Nama Guru : Osnita Sari, S.Pd.
Mata Pelajaran : IPAS
🌟 Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase C, murid mampu memahami berbagai fenomena alam di lingkungan sekitar melalui kegiatan mengamati, menyelidiki, melakukan percobaan sederhana, serta mengomunikasikan hasil pengamatannya. Murid mampu menjelaskan sifat-sifat cahaya dan menghubungkannya dengan berbagai peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.
🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, murid mampu:
- Menjelaskan bahwa cahaya merupakan bentuk energi yang memungkinkan manusia melihat benda.
- Menjelaskan sifat cahaya yang merambat lurus melalui pengamatan dan percobaan sederhana.
- Mengidentifikasi benda yang dapat ditembus cahaya dan benda yang tidak dapat ditembus cahaya.
- Mengelompokkan benda menjadi transparan, translusen, dan tidak tembus cahaya berdasarkan hasil pengamatan.
- Menyimpulkan sifat cahaya berdasarkan hasil percobaan.
- Menghubungkan sifat cahaya dengan peristiwa yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Pembelajaran dilakukan dengan mengajak murid fokus, sadar, dan teliti terhadap apa yang sedang diamati.
Kegiatan mindful:
- Guru mengajak murid mengamati cahaya di dalam kelas secara tenang.
- Murid memperhatikan arah datangnya cahaya matahari atau cahaya senter.
- Murid mengamati perubahan cahaya ketika melewati berbagai benda.
- Murid melakukan percobaan dengan penuh perhatian dan mengikuti langkah-langkah secara tertib.
- Murid mencatat hasil pengamatan berdasarkan apa yang benar-benar mereka lihat.
💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata yang dekat dengan kehidupan murid.
Murid diajak menemukan bahwa sifat cahaya digunakan dalam berbagai kehidupan, misalnya:
- Cahaya matahari masuk melalui kaca jendela.
- Cahaya senter bergerak lurus.
- Kita dapat melihat benda melalui kaca bening.
- Tirai tipis masih dapat meneruskan sebagian cahaya.
- Dinding dan buku tidak dapat ditembus cahaya.
- Bayangan terbentuk ketika cahaya terhalang benda.
🎉 Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)
Pembelajaran dibuat menyenangkan melalui eksperimen, permainan, kerja kelompok, dan tantangan sederhana.
🔦 Kegiatan “Detektif Cahaya”
Murid dibagi menjadi beberapa kelompok dan mendapatkan beberapa benda, misalnya:
- kaca bening,
- plastik bening,
- kertas,
- kain,
- kardus,
- buku.
Setiap kelompok menggunakan senter untuk menyelidiki:
“Apakah cahaya dapat menembus benda ini?”
📚 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1 Murid mampu mengenal cahaya dan mengidentifikasi sumber cahaya di lingkungan sekitar.
2 Murid mampu menjelaskan bahwa cahaya merambat lurus melalui percobaan sederhana.
3 Murid mampu mengidentifikasi benda yang dapat ditembus cahaya dan yang tidak dapat ditembus cahaya.
4 Murid mampu mengelompokkan benda menjadi transparan, translusen, dan tidak tembus cahaya.
5
Murid mampu menghubungkan sifat cahaya dengan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.
6 Murid mampu menyimpulkan sifat cahaya berdasarkan hasil percobaan dan mengomunikasikan hasilnya.
| 1 | Murid mampu mengenal cahaya dan mengidentifikasi sumber cahaya di lingkungan sekitar. | |||
| 2 | Murid mampu menjelaskan bahwa cahaya merambat lurus melalui percobaan sederhana. | |||
| 3 | Murid mampu mengidentifikasi benda yang dapat ditembus cahaya dan yang tidak dapat ditembus cahaya. | |||
| 4 | Murid mampu mengelompokkan benda menjadi transparan, translusen, dan tidak tembus cahaya. | |||
| 5 |
| |||
| 6 | Murid mampu menyimpulkan sifat cahaya berdasarkan hasil percobaan dan mengomunikasikan hasilnya. |
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
📚 SIFAT-SIFAT CAHAYA
Cahaya Merambat Lurus dan Dapat Menembus Benda Tertentu
💡 A. Apa Itu Cahaya?
Cahaya adalah energi yang memungkinkan kita melihat benda-benda di sekitar kita.
Cahaya berasal dari sumber cahaya. Contohnya:
- ☀️ Matahari
- 💡 Lampu
- 🕯️ Lilin
- 🔦 Senter
- 🔥 Api
Tanpa cahaya, kita akan kesulitan melihat benda di sekitar kita.
➡️ B. Cahaya Merambat Lurus
Salah satu sifat cahaya adalah cahaya merambat lurus.
Artinya, cahaya bergerak mengikuti garis lurus selama tidak terhalang oleh suatu benda.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
🔦 Ketika kita menyalakan senter, cahaya senter terlihat bergerak ke arah depan dalam jalur yang lurus.
☀️ Sinar matahari yang masuk melalui celah jendela juga tampak membentuk garis lurus.
🌳 Cahaya matahari yang masuk melalui celah-celah daun dapat terlihat seperti garis-garis cahaya.
🔎 Percobaan Sederhana: Cahaya Merambat Lurus
Alat dan bahan:
- Senter
- 3 lembar karton
- Gunting
- Meja
Langkah-langkah:
- Buat lubang kecil di tengah ketiga karton.
- Letakkan ketiga karton secara berjajar.
- Pastikan ketiga lubang berada pada posisi yang sama lurus.
- Letakkan senter di belakang karton pertama.
- Nyalakan senter.
- Amati apakah cahaya dapat melewati ketiga lubang.
- Geser salah satu karton sedikit ke samping.
- Amati kembali cahaya senter.
💭 Kesimpulan
Ketika ketiga lubang berada dalam satu garis lurus, cahaya dapat melewatinya.
Ketika salah satu karton digeser sehingga lubangnya tidak sejajar, cahaya tidak dapat melewati semua lubang.
Jadi, percobaan tersebut menunjukkan bahwa cahaya merambat lurus.
🔍 C. Cahaya Dapat Menembus Benda Tertentu
Selain merambat lurus, cahaya juga dapat menembus benda tertentu.
Namun, tidak semua benda dapat ditembus cahaya.
Berdasarkan kemampuan benda dalam meneruskan cahaya, benda dapat dikelompokkan menjadi tiga.
1. Benda Transparan
Benda transparan adalah benda yang dapat ditembus cahaya dengan baik sehingga benda di belakangnya dapat terlihat dengan jelas.
Contoh:
- Kaca jendela bening
- Air jernih
- Plastik bening
- Gelas bening
🔎 Contoh: Kita dapat melihat benda di balik kaca jendela karena cahaya dapat melewati kaca tersebut.
2. Benda Translusen
Benda translusen adalah benda yang hanya dapat meneruskan sebagian cahaya. Benda di baliknya biasanya terlihat samar-samar.
Contoh:
- Kaca buram
- Kertas minyak
- Tirai tipis
- Plastik agak buram
🔎 Contoh: Cahaya dapat melewati tirai tipis, tetapi benda di balik tirai tidak terlihat dengan jelas.
3. Benda Opaque atau Tidak Tembus Cahaya
Benda tidak tembus cahaya adalah benda yang tidak dapat ditembus cahaya.
Contoh:
- Kayu
- Buku
- Kardus
- Batu
- Dinding
- Besi
🔎 Contoh: Cahaya senter tidak dapat menembus buku atau dinding.
📊 D. Pengelompokan Benda Berdasarkan Kemampuan Menembus Cahaya
Jenis Benda Kemampuan Menembus Cahaya Contoh Transparan Cahaya dapat menembus dengan baik Kaca bening, air jernih, plastik bening Translusen Sebagian cahaya dapat menembus Kaca buram, kertas minyak, tirai Tidak tembus cahaya Cahaya tidak dapat menembus Kayu, buku, kardus, dinding
🔬 E. Percobaan: Benda Apa yang Dapat Ditembus Cahaya?
Alat dan bahan:
- Senter
- Gelas bening
- Kertas
- Plastik bening
- Kardus
- Buku
- Kain tipis
Langkah kegiatan:
- Nyalakan senter.
- Arahkan cahaya senter ke setiap benda.
- Amati apakah cahaya dapat melewati benda tersebut.
- Catat hasil pengamatan.
- Kelompokkan benda menjadi transparan, translusen, dan tidak tembus cahaya.
Tabel Pengamatan
No. Benda Cahaya Menembus? Jenis Benda 1 Kaca bening Ya, jelas Transparan 2 Kertas minyak Sebagian Translusen 3 Kardus Tidak Tidak tembus cahaya 4 Plastik bening Ya, jelas Transparan 5 Kain tipis Sebagian Translusen
🌈 F. Contoh Sifat Cahaya dalam Kehidupan
Sifat cahaya merambat lurus dan dapat menembus benda tertentu banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya:
-
🔦 Senter
Cahaya senter bergerak lurus ke arah benda yang disinari. -
🪟 Jendela kaca
Cahaya matahari dapat masuk melalui kaca jendela. -
☀️ Sinar matahari melalui celah
Cahaya tampak membentuk garis lurus ketika melewati celah kecil. -
🕶️ Kacamata
Lensa tertentu dapat meneruskan cahaya sehingga kita dapat melihat. -
🏠 Atap atau dinding
Cahaya tidak dapat menembus dinding sehingga terbentuk daerah gelap atau bayangan.
🧠 G. Ayo Berpikir!
Bayangkan kamu berada di ruangan yang gelap. Kemudian kamu menyalakan senter.
Pertanyaan:
- Mengapa cahaya senter dapat membantu kita melihat?
- Apakah cahaya senter dapat menembus buku?
- Mengapa cahaya dapat melewati kaca jendela?
- Apa yang terjadi jika salah satu karton pada percobaan cahaya digeser?
- Mengapa benda transparan berbeda dengan benda translusen?
⭐ Kesimpulan
Cahaya memiliki beberapa sifat, di antaranya:
➡️ Cahaya merambat lurus.
Cahaya bergerak mengikuti garis lurus.➡️ Cahaya dapat menembus benda tertentu.
Tidak semua benda dapat ditembus cahaya.Berdasarkan kemampuan meneruskan cahaya, benda dibedakan menjadi:
Transparan → cahaya dapat menembus dengan jelas.
Translusen → sebagian cahaya dapat menembus.
Tidak tembus cahaya → cahaya tidak dapat menembus.🌟 Pesan untuk Murid
“Ayo menjadi peneliti cilik! Amati benda-benda di sekitarmu dan temukan benda mana yang dapat ditembus cahaya dan mana yang tidak. Belajar melalui percobaan membuat kita semakin memahami kebesaran Allah SWT melalui berbagai sifat cahaya yang ada di alam.”
.gif)

0 komentar:
Posting Komentar