Nama Guru : Osnita Sari, S.Pd.
Mata Pelajaran : IPAS
🌟 Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami konsep bunyi dan sifat-sifatnya melalui kegiatan mengamati, menyelidiki, dan melakukan percobaan sederhana. Peserta didik dapat mengidentifikasi bahwa bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar serta menemukan berbagai sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.
🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian bunyi dengan benar.
- Menjelaskan bahwa bunyi berasal dari benda yang bergetar.
- Mengidentifikasi berbagai benda yang dapat menghasilkan bunyi.
- Menemukan berbagai sumber bunyi di lingkungan sekitar.
- Melakukan percobaan sederhana untuk membuktikan bahwa benda yang bergetar dapat menghasilkan bunyi.
- Menyampaikan hasil pengamatan tentang sumber bunyi secara lisan maupun tertulis.
🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Murid diajak berhenti sejenak dan memusatkan perhatian pada bunyi yang ada di sekitarnya. Murid mendengarkan dengan tenang berbagai bunyi, seperti suara teman, kendaraan, burung, kipas angin, atau bel sekolah. Setelah itu, murid menyadari bahwa setiap bunyi memiliki sumber dan dihasilkan oleh benda yang bergetar.
Pertanyaan pemantik:
“Bunyi apa saja yang dapat kamu dengar saat kamu diam dan mendengarkan dengan saksama?”
💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Murid menghubungkan konsep bunyi dengan pengalaman sehari-hari. Misalnya, ketika memetik gitar, memukul drum, berbicara, membunyikan bel, atau mendengar suara kendaraan. Melalui percobaan sederhana, murid menemukan sendiri bahwa benda yang bergetar dapat menghasilkan bunyi.
Pembelajaran menjadi bermakna karena murid memahami bahwa bunyi yang mereka dengar setiap hari memiliki sumber dan terjadi karena adanya getaran.
🎉 Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)
Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan “Berburu Sumber Bunyi”. Murid bekerja secara berkelompok untuk menemukan berbagai sumber bunyi di kelas atau lingkungan sekolah. Murid juga melakukan permainan tebak bunyi dan percobaan sederhana menggunakan penggaris, karet gelang, botol, atau benda lainnya.
Murid dapat menyampaikan hasil temuannya dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
🌸 Slogan kegiatan:
“Dengar Bunyi, Cari Sumbernya, Temukan Getarannya!”
📚 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1 Murid mengenali berbagai bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar.
2 Murid menjelaskan pengertian bunyi dengan bahasa sederhana.
3 Murid memahami bahwa bunyi berasal dari benda yang bergetar.
4 Murid mengidentifikasi berbagai sumber bunyi.
5 Murid menemukan berbagai sumber bunyi di lingkungan sekitar.
6 Murid mengomunikasikan hasil pengamatan tentang bunyi dan sumber bunyi.
| 1 | Murid mengenali berbagai bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. | |
| 2 | Murid menjelaskan pengertian bunyi dengan bahasa sederhana. | |
| 3 | Murid memahami bahwa bunyi berasal dari benda yang bergetar. | |
| 4 | Murid mengidentifikasi berbagai sumber bunyi. | |
| 5 | Murid menemukan berbagai sumber bunyi di lingkungan sekitar. | |
| 6 | Murid mengomunikasikan hasil pengamatan tentang bunyi dan sumber bunyi. |
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
📚 Bunyi Dapat Merambat melalui Medium
🎯 Tujuan Pembelajaran
Murid dapat memahami bahwa bunyi dapat merambat melalui medium tertentu dan menghubungkannya dengan peristiwa sehari-hari.
🌷 A. Apa Itu Bunyi?
Bunyi adalah getaran yang dapat didengar oleh telinga.
Bunyi berasal dari benda yang bergetar. Ketika benda bergetar, getaran tersebut dapat merambat melalui suatu medium hingga sampai ke telinga kita.
Contoh:
- Senar gitar yang dipetik menghasilkan bunyi karena senar bergetar.
- Ketika berbicara, pita suara kita bergetar sehingga menghasilkan bunyi.
- Drum menghasilkan bunyi ketika permukaannya dipukul dan bergetar.
🌿 Ingat: Bunyi berasal dari benda yang bergetar dan membutuhkan medium untuk merambat.
🌼 B. Apa yang Dimaksud dengan Medium?
Medium adalah zat atau benda yang menjadi perantara bagi bunyi untuk merambat.
Bunyi dapat merambat melalui:
1. 💨 Benda Gas
Udara merupakan medium yang paling sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh:
- Kita dapat mendengar suara guru karena bunyi merambat melalui udara.
- Kita dapat mendengar suara teman ketika berbicara.
- Suara burung dapat terdengar dari kejauhan.
Udara → telinga kita → terdengar bunyi
2. 💧 Benda Cair
Bunyi juga dapat merambat melalui benda cair, misalnya air.
Contoh:
- Dua batu yang dibenturkan di dalam air dapat menghasilkan bunyi yang dapat dideteksi di dalam air.
- Hewan seperti lumba-lumba menggunakan bunyi untuk berkomunikasi dan mengetahui keadaan di sekitarnya.
💡 Fakta menarik: Bunyi dapat merambat di dalam air sehingga hewan yang hidup di air dapat berkomunikasi menggunakan bunyi.
3. 🪵 Benda Padat
Bunyi juga dapat merambat melalui benda padat.
Contoh:
- Menempelkan telinga pada meja dan meminta teman mengetuk meja dari ujung yang lain.
- Kita dapat mendengar ketukan melalui meja.
- Suara kereta api dapat terdengar melalui rel ketika telinga didekatkan pada rel.
Ketukan → meja → telinga → terdengar bunyi
🌻 C. Apakah Bunyi Dapat Merambat Tanpa Medium?
Tidak.
Bunyi membutuhkan medium untuk merambat. Medium tersebut dapat berupa:
Padat → Cair → Gas
Bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa karena tidak ada medium yang membawa getaran bunyi.
🚀 Contoh: Di luar angkasa terdapat ruang yang hampir hampa. Oleh karena itu, suara tidak dapat merambat seperti suara di udara.
🌱 D. Contoh Peristiwa Bunyi dalam Kehidupan Sehari-hari
Peristiwa Medium Perambatan Berbicara dengan teman Udara Mendengar suara guru Udara Mendengar suara burung Udara Mendengar ketukan melalui meja Benda padat Mendengar bunyi di dalam air Air Lumba-lumba berkomunikasi Air Mendengar suara melalui dinding Benda padat 🔎 E. Percobaan Sederhana: Bunyi Merambat melalui Benda Padat
Alat dan bahan:
- 1 meja
- 2 orang murid
Langkah kegiatan:
- Mintalah satu murid duduk di salah satu ujung meja.
- Murid lainnya menempelkan telinga pada permukaan meja.
- Murid pertama mengetuk meja secara perlahan.
- Amati apakah bunyi ketukan dapat terdengar melalui meja.
- Bandingkan dengan mendengarkan ketukan tanpa menempelkan telinga pada meja.
💭 Kesimpulan
Bunyi dapat merambat melalui benda padat. Meja menjadi medium yang membantu merambatkan getaran bunyi hingga sampai ke telinga.
🌟 F. Hubungan dengan Kehidupan Sehari-hari
Coba perhatikan beberapa peristiwa berikut.
1. Mengapa kita dapat mendengar suara teman?
Karena getaran bunyi dari suara teman merambat melalui udara hingga sampai ke telinga.2. Mengapa suara ketukan dapat terdengar melalui meja?
Karena getaran bunyi dapat merambat melalui benda padat.3. Mengapa kita dapat mendengar suara ketika berada di dalam air?
Karena bunyi dapat merambat melalui air.4. Mengapa suara tidak dapat merambat di ruang hampa?
Karena tidak terdapat medium yang dapat membawa getaran bunyi.🧠 G. Ayo Mengingat!
Bunyi berasal dari benda yang bergetar. Bunyi dapat merambat melalui medium berupa benda padat, cair, dan gas. Bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa.
✨ Kata Kunci
Bunyi – Getaran – Merambat – Medium – Padat – Cair – Gas
🌸 H. Ayo Berpikir!
Bayangkan kamu sedang berada di kolam renang. Dua orang teman menyelam ke dalam air. Salah satu teman mengetukkan dua batu di dalam air.
Pertanyaan:
- Apakah bunyi ketukan dapat merambat di dalam air?
- Apa yang menjadi medium perambatan bunyi?
- Sebutkan dua contoh peristiwa bunyi yang merambat melalui benda padat!
- Mengapa bunyi membutuhkan medium untuk merambat?
- Sebutkan contoh bunyi yang merambat melalui udara dalam kehidupan sehari-hari.
.gif)

0 komentar:
Posting Komentar