Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal         : Senin, 7 September 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Kalimat Langsung dan Tak Langsung
Pertemuan ke        : 13

Capaian Pembelajaran: peserta didik mampu memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi serta gagasan melalui berbagai bentuk teks secara lisan dan tulis. Peserta didik mampu memahami penggunaan kaidah kebahasaan dalam berkomunikasi, termasuk mengidentifikasi dan menggunakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dengan tepat sesuai konteks.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Murid dapat Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa

🌿 Mindful Learning

Murid diajak untuk fokus dan sadar dalam menggunakan bahasa melalui kegiatan menyimak percakapan sederhana. Murid mendengarkan perkataan yang disampaikan oleh guru atau teman, kemudian mengamati perbedaan antara perkataan yang disampaikan secara langsung dan perkataan yang diceritakan kembali. Murid juga memperhatikan penggunaan tanda baca, terutama tanda petik, koma, tanda tanya, dan tanda seru.

💡 Meaningful Learning

Murid menghubungkan materi kalimat langsung dan tidak langsung dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, seperti percakapan dengan guru, orang tua, dan teman. Murid berlatih menyampaikan kembali informasi dari percakapan atau wawancara sederhana menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung sehingga memahami manfaatnya dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi dengan tepat.

🎉 Joyful Learning

Murid belajar dalam suasana menyenangkan melalui bermain peran, permainan kartu "Kalimat Langsung atau Tidak Langsung?", wawancara teman, dan kegiatan Reporter Cilik. Murid bekerja secara berpasangan atau berkelompok untuk membuat percakapan, mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung, dan mempresentasikan hasilnya. Guru memberikan apresiasi terhadap keberanian, kreativitas, dan kerja sama murid.

Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Menjelaskan pengertian kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.
    2. Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung.
    3. Membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.
    4. Menentukan penggunaan tanda baca pada kalimat langsung.
    5. Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung.
    6. Mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung.
    7. Membuat kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat 

  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.


MATERI AJAR BAHASA INDONESIA

KALIMAT LANGSUNG DAN KALIMAT TIDAK LANGSUNG


A. Pengertian Kalimat Langsung

Kalimat langsung adalah kalimat yang mengutip perkataan seseorang secara persis atau apa adanya.

Kalimat langsung biasanya digunakan ketika kita ingin menyampaikan kembali perkataan seseorang tanpa mengubah kata-katanya.

Contoh:

Ibu berkata, "Jangan lupa membawa buku Bahasa Indonesia besok."

Perkataan Ibu ditulis sama seperti yang diucapkan, sehingga termasuk kalimat langsung.

Contoh lainnya:

Rani berkata, "Aku sudah mengerjakan tugas."

Ayah bertanya, "Kapan kamu pulang?"

Guru berkata, "Anak-anak, silakan membaca halaman 25."

B. Ciri-Ciri Kalimat Langsung

Kalimat langsung memiliki beberapa ciri, yaitu:

1. Menggunakan tanda petik ("...")

Contoh:

Dika berkata, "Saya ingin bermain sepak bola."

2. Kata-kata yang diucapkan ditulis apa adanya

Contoh:

Siti berkata, "Besok saya akan pergi ke rumah nenek."

3. Huruf pertama dalam petikan ditulis dengan huruf kapital

Contoh:

Ibu berkata, "Rapikan kamarmu!"

4. Biasanya terdapat tanda koma sebelum petikan

Contoh:

Ayah berkata, "Belajarlah dengan rajin."

5. Dapat menggunakan tanda tanya atau tanda seru

Contoh:

Budi bertanya, "Di mana bukuku?"

Ibu berkata, "Jangan berlari di dalam rumah!"


C. Pola Kalimat Langsung

Kalimat langsung dapat memiliki beberapa pola.

Pola 1

Pengiring + , + "Kalimat yang diucapkan."

Contoh:

Guru berkata, "Hari ini kita belajar kalimat langsung."

Pola 2

"Kalimat yang diucapkan," + kata pengiring.

Contoh:

"Saya sudah selesai mengerjakan tugas," kata Andi.

Pola 3

"Kalimat yang diucapkan!" + kata pengiring.

Contoh:

"Ayo, kita bermain!" ajak Rudi.


E. Pengertian Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali perkataan seseorang dengan menggunakan bahasa penulis atau pembicara sendiri.

Kata-kata asli dari orang yang berbicara tidak ditulis persis seperti aslinya.

Contoh:

Kalimat langsung:

Ibu berkata, "Jangan lupa membawa payung."

Kalimat tidak langsung:

Ibu berkata agar aku tidak lupa membawa payung.

Perkataan Ibu sudah disampaikan kembali menggunakan susunan kalimat sendiri.


F. Ciri-Ciri Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Tidak menggunakan tanda petik.
  2. Isi perkataan disampaikan kembali dengan bahasa penulis.
  3. Kata ganti orang dapat berubah.
  4. Biasanya menggunakan kata penghubung seperti bahwa, agar, supaya, untuk, atau apakah.
  5. Intonasinya tidak mengikuti perkataan asli.

Contoh:

Kalimat langsung:

Ayah berkata, "Kamu harus rajin belajar."

Kalimat tidak langsung:

Ayah berkata bahwa aku harus rajin belajar.


G. Perbedaan Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Kalimat LangsungKalimat Tidak Langsung
Mengutip perkataan secara langsungMenyampaikan kembali perkataan seseorang
Menggunakan tanda petikTidak menggunakan tanda petik
Kata-katanya sama dengan ucapan asliSusunan katanya dapat berubah
Dapat menggunakan tanda tanya/seru dalam petikanBiasanya menggunakan tanda titik
Contoh: Ibu berkata, "Belajarlah!"Contoh: Ibu berkata agar aku belajar.

H. Mengubah Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung

Perhatikan contoh berikut.

Contoh 1

Kalimat langsung:

Rina berkata, "Saya sedang membaca buku."

Kalimat tidak langsung:

Rina berkata bahwa ia sedang membaca buku.

Perubahan:

  • saya → ia
  • tanda petik dihilangkan
  • ditambahkan kata bahwa

Contoh 2

Kalimat langsung:

Ibu berkata, "Kamu harus menjaga kebersihan kamar."

Kalimat tidak langsung:

Ibu berkata bahwa aku harus menjaga kebersihan kamar.


Contoh 3

Kalimat langsung:

Guru berkata, "Kerjakan tugas ini dengan teliti!"

Kalimat tidak langsung:

Guru meminta murid mengerjakan tugas tersebut dengan teliti.


Contoh 4

Kalimat langsung:

Ayah bertanya, "Apakah kamu sudah makan?"

Kalimat tidak langsung:

Ayah bertanya apakah aku sudah makan.


I. Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung

Untuk mengubah kalimat tidak langsung menjadi langsung, kita perlu mengetahui perkataan asli yang disampaikan.

Contoh 1

Kalimat tidak langsung:

Ibu mengatakan bahwa aku harus segera tidur.

Kalimat langsung:

Ibu berkata, "Kamu harus segera tidur."


Contoh 2

Kalimat tidak langsung:

Guru meminta kami untuk mengumpulkan tugas hari ini.

Kalimat langsung:

Guru berkata, "Kumpulkan tugas kalian hari ini!"


Contoh 3

Kalimat tidak langsung:

Ayah bertanya apakah aku sudah mengerjakan pekerjaan rumah.

Kalimat langsung:

Ayah bertanya, "Apakah kamu sudah mengerjakan pekerjaan rumah?"


J. Ayo Mengamati!

Perhatikan percakapan berikut.

Dina: "Besok kita akan melakukan kerja bakti, ya."

Salsa: "Iya. Aku akan membawa sapu."

Dina: "Jangan lupa membawa sarung tangan."

Dari percakapan tersebut terdapat beberapa kalimat langsung.

Contohnya:

Dina berkata, "Besok kita akan melakukan kerja bakti."

Kalimat tersebut dapat diubah menjadi:

Dina berkata bahwa besok mereka akan melakukan kerja bakti.


K. Ayo Berlatih! ✏️

Latihan 1 Ubahlah Menjadi Kalimat Tidak Langsung

Ubahlah kalimat berikut menjadi kalimat tidak langsung!

  1. Ibu berkata, "Kamu harus rajin belajar."
  2. Rani berkata, "Aku akan pergi ke perpustakaan."
  3. Ayah berkata, "Jagalah adikmu."
  4. Guru berkata, "Kalian harus mengumpulkan tugas besok."
  5. Budi berkata, "Saya sudah membersihkan kelas."

Latihan 2 Ubahlah Menjadi Kalimat Langsung

Ubahlah kalimat berikut menjadi kalimat langsung!

  1. Ibu mengatakan bahwa aku harus merapikan tempat tidur.
  2. Guru meminta murid membaca buku pelajaran.
  3. Ayah bertanya apakah aku sudah mandi.
  4. Rina mengatakan bahwa ia akan mengikuti lomba.
  5. Kakak meminta aku untuk menutup pintu.

2 komentar:

Arno Belz mengatakan...

Arno sudah buu

Nauranisa fauzi wibowo mengatakan...

Naura hadir

Posting Komentar