Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : IPAS
Hari, Tanggal         : Selasa, 1 September 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Hubungan Komponen Biotik dan Abiotik dalam Ekosistem
Pertemuan ke        : 12


ร˜ Capaian Pembelajaran: Murid mampu merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya terhadap ekosistem; menjelaskan fenomena

gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; menghasilkan upaya penghematan energi, serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; menjelaskan letak dan kondisi geografis negara

Indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital; meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; menemukan keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal; serta menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.

ร˜  Tujuan Pembelajaran: 

o    Menjelaskan hubungan antara komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem.

o    Menganalisis saling ketergantungan antar makhluk hidup dan lingkungannya. 
Menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem agar seluruh makhluk hidup dapat bertahan hidup

    - Mindful (Berkesadaran) : Peserta didik dapat secara sadar mengenali, mengamati, dan merefleksikan simbol-simbol Pancasila pada lambang negara Garuda Pancasila serta memahami hubungan setiap simbol dengan sila-sila Pancasila. Peserta didik menyadari bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

    - Meaningful (Bermakna) : Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan makna setiap simbol Pancasila dengan sila-sila Pancasila serta menghubungkannya dengan contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari, seperti beribadah, menghargai teman, bekerja sama, bermusyawarah, dan bersikap adil. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

    - Joyful (Menyenangkan) : Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan mengenai simbol dan sila-sila Pancasila melalui berbagai aktivitas seperti permainan mencocokkan simbol dengan sila, bernyanyi lagu tentang Pancasila, kuis interaktif bertema simbol-simbol Pancasila.


ร˜  Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya terhadap ekosistem;

๐Ÿ“Œ MATERI IPAS

ร˜  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
ร˜  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran, gambar 



Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.


๐ŸŒฟ A. Apa Itu Ekosistem?

Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan di sekitarnya.

Di dalam ekosistem terdapat dua komponen utama, yaitu:



1. Komponen Biotik

Komponen biotik adalah semua makhluk hidup yang terdapat dalam suatu ekosistem.

Contohnya:

๐ŸŒณ Tumbuhan
๐ŸŸ Ikan
๐Ÿฆ Burung
๐Ÿœ Semut
๐Ÿฆ‹ Kupu-kupu
๐Ÿ„ Hewan ternak
๐Ÿ‘จ‍๐ŸŒพ Manusia
๐Ÿ„ Jamur
๐Ÿฆ  Mikroorganisme

Komponen biotik dapat dikelompokkan menjadi:

a. Produsen
Makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri, terutama tumbuhan hijau melalui fotosintesis.

Contoh: rumput, padi, pohon mangga, dan tanaman sayuran.

b. Konsumen
Makhluk hidup yang memperoleh makanan dari makhluk hidup lain.

Contoh: belalang memakan rumput, ayam memakan biji-bijian, dan manusia memakan tumbuhan maupun hewan.

c. Pengurai (dekomposer)
Makhluk hidup yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati.

Contoh: jamur dan bakteri.


2. Komponen Abiotik

Komponen abiotik adalah benda atau faktor tidak hidup yang memengaruhi kehidupan makhluk hidup dalam ekosistem.

Contohnya:

☀️ Cahaya matahari
๐Ÿ’ง Air
๐ŸŒฌ️ Udara
๐ŸŒก️ Suhu
๐Ÿชจ Tanah
๐Ÿ’ฆ Kelembapan
๐ŸŒง️ Curah hujan
⛰️ Batu dan mineral


๐ŸŒฑ B. Hubungan Komponen Biotik dan Abiotik

Makhluk hidup tidak dapat hidup sendiri. Mereka membutuhkan komponen abiotik untuk bertahan hidup.

Contohnya:

Komponen AbiotikManfaat bagi Makhluk Hidup
☀️ Cahaya matahariMembantu tumbuhan melakukan fotosintesis
๐Ÿ’ง AirDibutuhkan tumbuhan, hewan, dan manusia
๐ŸŒฌ️ UdaraDibutuhkan untuk pernapasan
๐ŸŒฑ TanahTempat tumbuhan tumbuh dan memperoleh mineral
๐ŸŒก️ SuhuMemengaruhi aktivitas dan pertumbuhan makhluk hidup
๐ŸŒง️ Air hujanMenyediakan air bagi makhluk hidup

๐Ÿ’ก Contoh

Padi → membutuhkan air, tanah, cahaya matahari, dan udara.

Sebaliknya, keberadaan tumbuhan juga memberikan pengaruh terhadap lingkungan. Tumbuhan menghasilkan oksigen, membantu menahan air di dalam tanah, dan dapat mencegah erosi.

Jadi, komponen biotik dan abiotik saling memengaruhi.


๐Ÿ› C. Saling Ketergantungan Antar Makhluk Hidup

Antarmakhluk hidup juga memiliki hubungan saling ketergantungan.

Contohnya:

๐ŸŒพ Padi → Belalang → Katak → Ular → Elang

Padi dimakan belalang.
Belalang dimakan katak.
Katak dimakan ular.
Ular dapat dimakan elang.

Hubungan makan dan dimakan tersebut disebut rantai makanan.

Jika salah satu organisme jumlahnya berubah secara drastis, organisme lainnya dapat ikut terdampak.

Contoh:

Jika penggunaan pestisida berlebihan menyebabkan jumlah belalang berkurang, maka:

Belalang ↓ → Katak kekurangan makanan → Katak ↓ → Ular kekurangan makanan

Hal tersebut menunjukkan bahwa makhluk hidup dalam ekosistem saling bergantung.


๐ŸŒณ D. Saling Ketergantungan dengan Lingkungan

Makhluk hidup tidak hanya bergantung pada makhluk hidup lain, tetapi juga bergantung pada lingkungan.

Contoh di sawah:

๐ŸŒพ Padi membutuhkan:

  • Air
  • Tanah
  • Cahaya matahari
  • Udara

๐Ÿธ Katak membutuhkan:

  • Air
  • Tempat hidup
  • Serangga sebagai makanan

๐Ÿชฑ Cacing membutuhkan:

  • Tanah
  • Kelembapan
  • Sisa-sisa organisme sebagai sumber makanan

๐Ÿฆ… Elang membutuhkan:

  • Tempat untuk bertengger
  • Udara
  • Hewan sebagai makanan

Jika lingkungan mengalami perubahan, kehidupan makhluk hidup juga dapat terganggu.


⚖️ E. Keseimbangan Ekosistem

Keseimbangan ekosistem adalah keadaan ketika komponen-komponen dalam ekosistem berada dalam kondisi yang relatif stabil sehingga makhluk hidup dapat menjalankan kehidupannya dengan baik.

Keseimbangan ekosistem dapat terganggu karena:

Faktor alam

๐ŸŒ‹ Letusan gunung
๐ŸŒŠ Banjir
๐ŸŒช️ Angin kencang
☀️ Kekeringan
๐Ÿ”ฅ Kebakaran hutan secara alami

Aktivitas manusia

๐Ÿ—‘️ Membuang sampah sembarangan
๐ŸŒณ Penebangan hutan secara berlebihan
๐Ÿญ Pencemaran air dan udara
๐ŸŽฃ Penangkapan ikan secara berlebihan
๐Ÿงช Penggunaan bahan kimia secara berlebihan
๐Ÿ—️ Pembangunan yang merusak habitat


๐Ÿšจ F. Apa yang Terjadi Jika Ekosistem Tidak Seimbang?

Perhatikan contoh berikut:

Hutan ditebang secara berlebihan

⬇️

Habitat hewan berkurang

⬇️

Jumlah beberapa hewan menurun

⬇️

Rantai makanan terganggu

⬇️

Tanah mudah mengalami erosi

⬇️

Risiko banjir dan longsor meningkat

⬇️

Kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya ikut terganggu.

Kesimpulan: Kerusakan satu bagian ekosistem dapat memengaruhi bagian ekosistem lainnya.


๐ŸŒ G. Mengapa Kita Harus Menjaga Ekosistem?

Ekosistem yang seimbang memberikan banyak manfaat bagi kehidupan.

๐ŸŒณ Tumbuhan menghasilkan oksigen.
๐Ÿ’ง Lingkungan menyediakan air.
๐Ÿ Hewan membantu penyerbukan tumbuhan.
๐Ÿชฑ Pengurai membantu menyuburkan tanah.
๐ŸŒพ Tumbuhan menyediakan makanan.
๐ŸŒฒ Hutan membantu menjaga keseimbangan lingkungan.

Oleh karena itu, kita harus menjaga lingkungan agar manusia, hewan, dan tumbuhan dapat terus hidup berdampingan.


๐Ÿ’š H. Cara Menjaga Keseimbangan Ekosistem

Murid dapat ikut menjaga ekosistem dengan cara:

  1. ๐ŸŒฑ Menanam dan merawat tumbuhan.
  2. ๐Ÿ—‘️ Membuang sampah pada tempatnya.
  3. ♻️ Mengurangi penggunaan plastik.
  4. ๐Ÿ’ง Menghemat air.
  5. ๐Ÿ’ก Menghemat energi.
  6. ๐ŸŒณ Tidak menebang pohon sembarangan.
  7. ๐Ÿฆ Tidak menangkap atau menyakiti hewan secara sembarangan.
  8. ๐Ÿž️ Menjaga kebersihan sungai dan lingkungan.
  9. ๐Ÿšฏ Tidak membuang limbah ke sungai.
  10. ๐Ÿค Mengajak orang lain untuk menjaga lingkungan.

๐Ÿ”Ž I. Ayo Mengamati

Perhatikan lingkungan di sekitar sekolah.

Temukan:

  • 3 contoh komponen biotik.
  • 3 contoh komponen abiotik.
  • Hubungan antara komponen biotik dan abiotik.
  • Contoh saling ketergantungan antarmakhluk hidup.

Kemudian lengkapi tabel berikut.

No.Komponen BiotikKomponen Abiotik yang DibutuhkanBentuk Hubungan
1TumbuhanCahaya matahariFotosintesis
2__________________
3__________________
4__________________

๐Ÿง  J. Ayo Berpikir

Kasus:

Di sebuah kolam terdapat ikan, tumbuhan air, katak, serangga, dan mikroorganisme. Air kolam kemudian tercemar oleh sampah dan limbah.

Pertanyaan:

  1. Komponen biotik apa saja yang terdapat di kolam?
  2. Apa saja komponen abiotiknya?
  3. Bagaimana pencemaran air dapat memengaruhi ikan?
  4. Apa yang mungkin terjadi jika ikan banyak yang mati?
  5. Apa yang dapat dilakukan untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem kolam?

๐Ÿ“Œ K. Kesimpulan

Ekosistem terdiri atas komponen biotik dan abiotik.

Komponen biotik berupa makhluk hidup, sedangkan komponen abiotik berupa benda atau faktor tidak hidup.

Keduanya saling berhubungan dan saling memengaruhi. Makhluk hidup juga saling bergantung dalam memperoleh makanan, tempat hidup, dan kebutuhan lainnya.

Jika salah satu komponen ekosistem mengalami perubahan besar, keseimbangan ekosistem dapat terganggu.

Oleh karena itu, kita harus menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya alam dengan bijaksana agar seluruh makhluk hidup dapat bertahan hidup.

๐ŸŒฟ "Menjaga alam berarti menjaga kehidupan."


✏️ L. Evaluasi

A. Pilihan Ganda

1. Semua makhluk hidup yang terdapat dalam ekosistem disebut komponen ....
A. abiotik
B. biotik
C. lingkungan
D. habitat

2. Berikut yang termasuk komponen abiotik adalah ....
A. burung
B. rumput
C. air
D. cacing

3. Tumbuhan membutuhkan cahaya matahari untuk ....
A. bergerak
B. bernapas
C. melakukan fotosintesis
D. berpindah tempat

4. Organisme yang berfungsi menguraikan sisa makhluk hidup disebut ....
A. produsen
B. konsumen
C. predator
D. pengurai

5. Salah satu tindakan yang dapat menjaga keseimbangan ekosistem adalah ....
A. membuang sampah ke sungai
B. menebang pohon secara liar
C. menangkap semua ikan di sungai
D. menanam dan merawat pohon

B. Isian

  1. Komponen ekosistem yang berupa makhluk hidup disebut ....
  2. Air, tanah, udara, dan cahaya matahari merupakan komponen ....
  3. Makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri disebut ....
  4. Hubungan makan dan dimakan antarmakhluk hidup disebut ....
  5. Sampah dan limbah yang mencemari lingkungan dapat menyebabkan keseimbangan ekosistem ....

C. Uraian

  1. Jelaskan perbedaan komponen biotik dan abiotik!
  2. Mengapa tumbuhan membutuhkan air, tanah, dan cahaya matahari?
  3. Jelaskan contoh saling ketergantungan antara hewan dan tumbuhan!
  4. Apa akibatnya jika salah satu komponen dalam rantai makanan berkurang secara drastis?
  5. Sebutkan tiga kegiatan yang dapat kamu lakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem!

๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B
  2. C
  3. C
  4. D
  5. D

Isian:

  1. Biotik
  2. Abiotik
  3. Produsen
  4. Rantai makanan
  5. Terganggu

Uraian: jawaban disesuaikan dengan ketepatan penjelasan murid.