Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Pendidikan Anti Korupsi
Hari, Tanggal         : Kamis, 10 September 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Tanggung Jawab
Pertemuan ke        : 13

Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu memahami dan membiasakan sikap tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari nilai-nilai antikorupsi, dengan melaksanakan tugas dan kewajiban, menjaga amanah, mengakui kesalahan, serta menggunakan barang atau sesuatu yang dipercayakan kepadanya dengan benar.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian tanggung jawab dengan benar.
  2. Menyebutkan contoh perilaku tanggung jawab di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  3. Mengidentifikasi perilaku yang menunjukkan dan tidak menunjukkan tanggung jawab.
  4. Menjelaskan pentingnya tanggung jawab sebagai salah satu nilai antikorupsi.

🌿Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak menyadari bahwa setiap tugas dan kewajiban yang diberikan kepada mereka harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Guru mengajak peserta didik mengingat pengalaman ketika mendapat tanggung jawab di rumah maupun di sekolah, seperti mengerjakan tugas, melaksanakan piket, menjaga barang, atau mengembalikan barang yang dipinjam. Peserta didik kemudian menyadari perasaan dan akibat yang muncul ketika mereka melaksanakan atau mengabaikan tanggung jawab. Melalui kegiatan refleksi sederhana, peserta didik memahami bahwa menjadi pribadi yang bertanggung jawab berarti berani melaksanakan tugas, menjaga amanah, mengakui kesalahan, dan memperbaiki kesalahan.

Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Peserta didik menghubungkan materi tanggung jawab dengan kehidupan nyata yang mereka alami sehari-hari. Guru memberikan contoh situasi sederhana, seperti bendahara kelas yang harus menjaga uang kas, siswa yang mendapat tugas piket, atau siswa yang meminjam barang milik temannya. Peserta didik berdiskusi untuk menentukan tindakan yang benar dan tidak benar serta menjelaskan alasannya. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa sikap tanggung jawab bukan hanya materi pelajaran, tetapi merupakan kebiasaan yang penting untuk membangun kejujuran, amanah, dan sikap antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Peserta didik belajar tentang tanggung jawab melalui kegiatan yang menyenangkan dan melibatkan mereka secara aktif. Guru dapat menggunakan permainan “Aku Bertanggung Jawab”, kartu situasi, kuis, atau permainan kelompok. Peserta didik diminta memilih tindakan yang tepat dari berbagai situasi yang diberikan, kemudian menyampaikan alasan pilihannya. Guru memberikan apresiasi terhadap keberanian peserta didik dalam menjawab dan menyampaikan pendapat. Pembelajaran diakhiri dengan membuat “Janji Tanggung Jawabku”, yaitu satu tindakan bertanggung jawab yang akan mereka biasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, peserta didik diharapkan lebih mudah memahami dan menerapkan nilai tanggung jawab.

Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Peserta didik memahami pengertian tanggung jawab dan pentingnya sikap bertanggung jawab sebagai nilai antikorupsi.

      Peserta didik mengidentifikasi berbagai contoh perilaku bertanggung jawab dan tidak bertanggung jawab di rumah, sekolah, dan masyarakat.

      Peserta didik menganalisis akibat dari perilaku tidak bertanggung jawab serta menentukan tindakan yang tepat dalam berbagai situasi sehari-hari.

      Peserta didik menunjukkan sikap bertanggung jawab dengan melaksanakan tugas dan kewajiban, menjaga amanah, mengakui kesalahan, serta berusaha memperbaikinya.

      Peserta didik membiasakan perilaku bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penerapan nilai antikorupsi.


  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.


Materi: Tanggung Jawab

A. Pengertian Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah sikap melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sungguh-sungguh serta berani menerima akibat dari perbuatan yang dilakukan.

Anak yang bertanggung jawab akan berusaha menyelesaikan tugasnya dengan baik, menjaga amanah, dan tidak menyalahkan orang lain ketika melakukan kesalahan.



Contoh:

  • Mengerjakan tugas sekolah tepat waktu.
  • Menjaga kebersihan kelas.
  • Mengembalikan barang yang dipinjam.
  • Melaksanakan piket sesuai jadwal.
  • Mengakui kesalahan jika melakukan kesalahan.
  • Menjaga barang milik sekolah.

B. Tanggung Jawab sebagai Nilai Antikorupsi

Tanggung jawab merupakan salah satu sikap penting dalam pendidikan antikorupsi.

Orang yang memiliki tanggung jawab akan berusaha menjalankan amanah dengan baik dan tidak menggunakan sesuatu yang dipercayakan kepadanya untuk kepentingan pribadi.

Sejak kecil, sikap tanggung jawab perlu dibiasakan agar kita tumbuh menjadi orang yang jujur, dapat dipercaya, disiplin, dan amanah.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Di rumah

  • Merapikan tempat tidur sendiri.
  • Membantu orang tua sesuai kemampuan.
  • Menjaga barang milik keluarga.
  • Mengakui jika melakukan kesalahan.

Di sekolah

  • Mengerjakan tugas sendiri.
  • Melaksanakan piket.
  • Menjaga fasilitas sekolah.
  • Mengembalikan buku perpustakaan tepat waktu.
  • Tidak menitipkan tugas kepada teman.

Di masyarakat

  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Mematuhi aturan.
  • Menjaga barang yang dititipkan orang lain.
  • Melaksanakan tugas dalam kegiatan bersama.

C. Ciri-Ciri Anak yang Bertanggung Jawab

Anak yang memiliki sikap tanggung jawab biasanya:

  1. Menyelesaikan tugas yang diberikan.
  2. Menepati janji kepada orang lain.
  3. Menjaga amanah yang diberikan.
  4. Berani mengakui kesalahan.
  5. Tidak menyalahkan orang lain atas kesalahannya.
  6. Menjaga barang milik sendiri dan orang lain.
  7. Melaksanakan kewajiban tanpa harus selalu diingatkan.
  8. Bersedia memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.

D. Hubungan Tanggung Jawab dengan Antikorupsi

Korupsi dapat terjadi ketika seseorang tidak menjalankan amanah dengan baik dan menggunakan sesuatu yang bukan haknya untuk kepentingan pribadi.

Oleh karena itu, sikap tanggung jawab harus dilatih sejak sekolah.

Misalnya:

Situasi:
Ketua kelas diberi uang oleh guru untuk membeli alat kebersihan. Setelah membeli barang, masih ada uang yang tersisa.

Sikap bertanggung jawab:
Ketua kelas mengembalikan sisa uang dan menunjukkan bukti pembelian kepada guru.

Sikap tidak bertanggung jawab:
Ketua kelas menggunakan sisa uang untuk membeli makanan tanpa izin.

Dari contoh tersebut, kita belajar bahwa uang atau barang yang dipercayakan kepada kita merupakan amanah yang harus dijaga dan digunakan sesuai tujuan.


E. Contoh Perilaku Bertanggung Jawab dan Tidak Bertanggung Jawab

Bertanggung JawabTidak Bertanggung Jawab
Mengerjakan tugas tepat waktuMenunda-nunda tugas
Mengakui kesalahanMenyalahkan teman
Mengembalikan barang pinjamanTidak mengembalikan barang
Melaksanakan piketMeninggalkan tugas piket
Menjaga uang yang dititipkanMenggunakan uang titipan tanpa izin
Menjaga fasilitas sekolahMerusak fasilitas sekolah
Mengembalikan kelebihan uangMenyimpan uang yang bukan haknya

F. Ayo Mengamati

Bacalah cerita berikut!

“Uang Kas Kelas”

Kelas V memiliki uang kas sebesar Rp100.000. Uang tersebut diberikan kepada Raka sebagai bendahara kelas untuk membeli alat kebersihan.

Raka membeli alat kebersihan seharga Rp75.000. Setelah membeli barang, Raka masih memiliki uang Rp25.000. Raka kemudian berpikir untuk menggunakan uang tersebut membeli makanan.

Pertanyaan:

  1. Siapakah yang bertanggung jawab menjaga uang kas kelas?
  2. Bolehkah Raka menggunakan sisa uang tersebut untuk kepentingan pribadi?
  3. Apa yang seharusnya dilakukan Raka?
  4. Sikap antikorupsi apa yang ditunjukkan dalam cerita tersebut?
  5. Apa akibatnya jika Raka menggunakan uang kas untuk kepentingan pribadi?

G. Ayo Berdiskusi

Diskusikan bersama kelompokmu!

Kasus 1

Kamu menemukan uang Rp20.000 di bawah meja kelas. Tidak ada seorang pun yang mengaku kehilangan uang tersebut.

Apa yang akan kamu lakukan? Mengapa?

Kasus 2

Guru memberikan tugas kelompok. Salah satu teman tidak mengerjakan tugas, tetapi meminta namanya tetap dicantumkan sebagai anggota yang ikut mengerjakan.

Apa yang sebaiknya kamu lakukan?

Kasus 3

Kamu tidak sengaja memecahkan penggaris milik teman.

Apa tindakan yang menunjukkan tanggung jawab?


H. Ayo Mencoba

Tuliskan 5 tanggung jawabmu sebagai seorang siswa!

  1. ........................................................................
  2. ........................................................................
  3. ........................................................................
  4. ........................................................................
  5. ........................................................................

Kemudian tuliskan satu tanggung jawab yang akan kamu biasakan mulai hari ini.

Saya akan:
..................................................................................

Alasannya:
..................................................................................


I. Pesan Antikorupsi

“Orang yang bertanggung jawab akan menjaga amanah, melaksanakan tugas dengan jujur, dan berani memperbaiki kesalahan.”

Mari kita biasakan sejak kecil:

Jujur dalam perkataan,
bertanggung jawab dalam tindakan,
dan amanah dalam menjalankan tugas.

Dengan membiasakan sikap tersebut, kita ikut membangun generasi Indonesia yang berintegritas dan antikorupsi.


J. Latihan Soal

Pilihan Ganda

1. Tanggung jawab berarti ....

A. melakukan sesuatu sesuka hati
B. melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik
C. menghindari semua tugas
D. menyalahkan orang lain

2. Contoh tanggung jawab seorang siswa adalah ....

A. menyontek pekerjaan teman
B. meninggalkan tugas piket
C. mengerjakan tugas tepat waktu
D. menyembunyikan buku teman

3. Ketika tidak sengaja merusakkan barang milik teman, sebaiknya kita ....

A. menyalahkan teman
B. pura-pura tidak tahu
C. mengakui kesalahan dan meminta maaf
D. meninggalkan tempat tersebut

4. Bendahara kelas menemukan kelebihan uang setelah berbelanja. Sikap yang tepat adalah ....

A. menggunakan uang untuk membeli makanan
B. menyimpan uang untuk diri sendiri
C. mengembalikan dan melaporkan sisa uang
D. memberikan uang kepada teman

5. Tanggung jawab penting dalam pendidikan antikorupsi karena ....

A. membuat seseorang bebas melakukan apa saja
B. membiasakan seseorang menjaga amanah dan menjalankan kewajiban
C. membuat seseorang selalu mendapatkan hadiah
D. membuat seseorang tidak perlu mengikuti aturan

Jawaban Singkat

6. Apa yang dimaksud dengan tanggung jawab?

7. Sebutkan dua contoh tanggung jawab di sekolah!

8. Mengapa kita harus mengembalikan barang yang dipinjam?

9. Apa yang harus dilakukan jika kita melakukan kesalahan?

10. Bagaimana hubungan sikap tanggung jawab dengan perilaku antikorupsi?

 Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal         : Kamis, 10 September 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Kalimat Langsung dan Tak Langsung
Pertemuan ke        : 14

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, dan menganalisis informasi dari teks naratif dan deskriptif yang dibaca atau didengar. Peserta didik mampu menemukan informasi penting, memahami struktur dan ciri-ciri teks, serta menyampaikan kembali isi teks secara lisan maupun tulisan. Peserta didik juga mampu menulis teks naratif dan deskriptif sederhana dengan menggunakan kosakata, kalimat, dan ejaan yang tepat serta sesuai dengan tujuan dan konteks.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian teks naratif dan teks deskriptif.
  2. Mengidentifikasi ciri-ciri teks naratif dan teks deskriptif.
  3. Menentukan struktur teks naratif dan teks deskriptif.
  4. Menemukan informasi penting dalam teks naratif dan deskriptif.
  5. Membedakan teks naratif dan teks deskriptif berdasarkan isi dan tujuannya.
  6. Menganalisis penggunaan kosakata dan kalimat dalam teks naratif dan deskriptif.
  7. Menceritakan kembali isi teks naratif dengan bahasa sendiri secara runtut.
  8. Mendeskripsikan orang, benda, tempat, atau suasana secara jelas dan terperinci.
  9. Menulis teks naratif sederhana berdasarkan pengalaman atau imajinasi.
  10. Menulis teks deskriptif sederhana dengan menggunakan kata-kata yang menggambarkan objek secara tepat.
  11. Menyajikan hasil tulisan secara lisan maupun tertulis dengan percaya diri dan santun.
🌿 Mindful Learning

Murid diajak untuk fokus dan sadar dalam menggunakan bahasa melalui kegiatan menyimak percakapan sederhana. Murid mendengarkan perkataan yang disampaikan oleh guru atau teman, kemudian mengamati perbedaan antara perkataan yang disampaikan secara langsung dan perkataan yang diceritakan kembali. Murid juga memperhatikan penggunaan tanda baca, terutama tanda petik, koma, tanda tanya, dan tanda seru.

💡 Meaningful Learning

Murid menghubungkan materi kalimat langsung dan tidak langsung dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, seperti percakapan dengan guru, orang tua, dan teman. Murid berlatih menyampaikan kembali informasi dari percakapan atau wawancara sederhana menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung sehingga memahami manfaatnya dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi dengan tepat.

🎉 Joyful Learning

Murid belajar dalam suasana menyenangkan melalui bermain peran, permainan kartu "Kalimat Langsung atau Tidak Langsung?", wawancara teman, dan kegiatan Reporter Cilik. Murid bekerja secara berpasangan atau berkelompok untuk membuat percakapan, mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung, dan mempresentasikan hasilnya. Guru memberikan apresiasi terhadap keberanian, kreativitas, dan kerja sama murid.

Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Menjelaskan pengertian kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.
    2. Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung.
    3. Membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.
    4. Menentukan penggunaan tanda baca pada kalimat langsung.
    5. Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung.
    6. Mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung.
    7. Membuat kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat 

  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.


Teks Naratif dan Teks Deskriptif



B. Teks Naratif

1. Pengertian Teks Naratif

Teks naratif adalah teks yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian secara runtut dari awal hingga akhir.

Teks naratif biasanya memiliki tokoh, tempat, waktu, peristiwa, dan alur cerita.

Cerita naratif dapat berupa pengalaman pribadi, cerita rakyat, dongeng, atau cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi.

2. Ciri-Ciri Teks Naratif

Ciri-ciri teks naratif antara lain:

  • Menceritakan suatu peristiwa atau kejadian.
  • Memiliki tokoh.
  • Memiliki latar tempat dan waktu.
  • Memiliki urutan kejadian atau alur.
  • Menggunakan kata kerja yang menunjukkan tindakan.
  • Peristiwa biasanya disampaikan secara berurutan.
  • Dapat mengandung pesan atau amanat.

3. Struktur Teks Naratif

Secara sederhana, teks naratif terdiri atas:

a. Orientasi
Bagian yang memperkenalkan tokoh, tempat, dan waktu terjadinya cerita.

b. Komplikasi
Bagian yang menceritakan munculnya masalah atau konflik.

c. Resolusi
Bagian yang menceritakan penyelesaian masalah.

d. Koda/Amanat
Bagian yang berisi pesan atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita.


4. Contoh Teks Naratif

Sepeda Baru Rani

Pada hari Minggu pagi, Rani pergi bersepeda bersama ayahnya. Mereka bersepeda di taman dekat rumah. Rani sangat senang karena ayah baru saja membelikannya sepeda.

Ketika sedang bersepeda, Rani melihat seorang anak kecil terjatuh. Anak itu tampak kesulitan mengangkat sepedanya. Rani segera menghampirinya dan membantu anak tersebut.

Setelah memastikan anak itu baik-baik saja, Rani melanjutkan perjalanan bersama ayahnya. Ayah memuji Rani karena mau membantu orang lain.

Rani merasa senang. Ia menyadari bahwa membantu orang lain adalah perbuatan yang baik.

Amanat: Kita harus peduli dan membantu orang lain yang membutuhkan.

5. Mari Menemukan Unsur Cerita

Dari cerita tersebut, kita dapat menemukan:

  • Tokoh: Rani, ayah, dan anak kecil.
  • Tempat: Taman.
  • Waktu: Minggu pagi.
  • Peristiwa: Rani bersepeda dan membantu anak yang terjatuh.
  • Amanat: Kita harus peduli dan suka membantu.

C. Teks Deskriptif

1. Pengertian Teks Deskriptif

Teks deskriptif adalah teks yang menggambarkan suatu objek secara jelas dan terperinci, sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakan objek tersebut.

Objek yang dideskripsikan dapat berupa:

  • orang,
  • hewan,
  • tumbuhan,
  • benda,
  • tempat,
  • suasana, atau
  • lingkungan.

2. Ciri-Ciri Teks Deskriptif

Ciri-ciri teks deskriptif antara lain:

  • Menggambarkan suatu objek secara jelas.
  • Menjelaskan ciri-ciri objek.
  • Menggunakan kata-kata yang menggambarkan bentuk, warna, ukuran, sifat, atau keadaan.
  • Menggunakan kata sifat, seperti indah, besar, kecil, bersih, harum, sejuk, dan sebagainya.
  • Membuat pembaca seolah-olah melihat atau merasakan objek yang digambarkan.

3. Struktur Teks Deskriptif

Teks deskriptif dapat disusun dengan struktur sederhana:

a. Identifikasi
Memperkenalkan objek yang akan dideskripsikan.

b. Deskripsi bagian
Menjelaskan ciri-ciri dan bagian-bagian objek secara terperinci.

c. Penutup/Kesan
Berisi kesan atau simpulan tentang objek yang dideskripsikan.


4. Contoh Teks Deskriptif

Taman Sekolahku

Taman sekolahku terletak di depan gedung kelas. Taman itu tidak terlalu luas, tetapi terlihat indah dan terawat.

Di dalam taman terdapat berbagai macam tanaman. Bunga-bunga berwarna merah, kuning, dan ungu tumbuh dengan rapi. Rumputnya berwarna hijau dan dipotong dengan teratur. Di tengah taman terdapat sebuah pohon rindang yang membuat suasana menjadi sejuk.

Setiap pagi, taman sekolah terlihat bersih dan menyegarkan. Aku senang berada di taman karena suasananya nyaman dan asri.

5. Kata-Kata Deskriptif

Perhatikan kata-kata berikut:

ObjekKata yang dapat digunakan
Bungaindah, harum, berwarna-warni
Rumahbesar, bersih, nyaman
Tamanhijau, sejuk, asri
Pantailuas, indah, berpasir putih
Kucinglucu, berbulu lembut, lincah

D. Perbedaan Teks Naratif dan Deskriptif

Teks NaratifTeks Deskriptif
Menceritakan suatu peristiwaMenggambarkan suatu objek
Memiliki tokoh dan alurMenjelaskan ciri-ciri objek
Peristiwa disampaikan secara runtutObjek dijelaskan secara terperinci
Bertujuan menghibur atau menyampaikan ceritaBertujuan memberikan gambaran kepada pembaca
Contoh: cerita pengalaman, dongengContoh: deskripsi rumah, hewan, tempat

Cara Mudah Mengingat

Naratif = bercerita tentang kejadian.
Deskriptif = menggambarkan sesuatu.


E. Ayo Mengamati

Bacalah kedua kalimat berikut.

1. "Pada hari Minggu, Dika pergi ke kebun bersama ayahnya. Mereka menanam pohon mangga."

2. "Pohon mangga itu memiliki daun berwarna hijau tua. Batangnya besar dan kulitnya kasar."

Kalimat 1 termasuk bagian dari teks naratif karena menceritakan kejadian.

Kalimat 2 termasuk bagian dari teks deskriptif karena menggambarkan ciri-ciri pohon mangga.


F. Ayo Berlatih

Pilihan Ganda

1. Teks yang menceritakan suatu peristiwa secara runtut disebut teks ....

A. deskriptif
B. naratif
C. prosedur
D. eksposisi

2. Tujuan utama teks deskriptif adalah ....

A. menceritakan pengalaman
B. memberikan petunjuk
C. menggambarkan suatu objek
D. mengajak pembaca bermain

3. Berikut yang merupakan ciri teks naratif adalah ....

A. menggambarkan warna benda
B. memiliki tokoh dan alur
C. menjelaskan bentuk benda
D. menjelaskan ciri-ciri tempat

4. Kata yang tepat untuk menggambarkan taman adalah ....

A. berlari
B. membaca
C. sejuk
D. berjalan

5. Bagian teks naratif yang berisi penyelesaian masalah disebut ....

A. orientasi
B. komplikasi
C. resolusi
D. identifikasi

Isian Singkat

  1. Teks yang menggambarkan suatu objek secara terperinci disebut teks ....
  2. Tokoh, tempat, waktu, dan peristiwa merupakan unsur dalam teks ....
  3. Kata indah, bersih, harum, dan sejuk banyak digunakan dalam teks ....
  4. Bagian awal teks naratif yang memperkenalkan tokoh dan latar disebut ....
  5. Teks naratif biasanya menceritakan kejadian secara ....

G. Ayo Mencoba

Kegiatan 1 – Menulis Teks Naratif

Tulislah sebuah cerita naratif sederhana dengan tema:

"Pengalaman Menolong Teman"

Tulislah minimal 3 paragraf dengan memperhatikan:

  • tokoh,
  • tempat,
  • waktu,
  • masalah,
  • penyelesaian, dan
  • amanat.

Kegiatan 2 – Menulis Teks Deskriptif

Pilih salah satu objek berikut:

🌳 lingkungan sekolah
🐱 hewan peliharaan
🏠 rumah
🌷 bunga
🏞️ tempat wisata

Kemudian tulislah teks deskriptif minimal 2–3 paragraf.

Gunakan kata-kata yang menggambarkan:

  • bentuk,
  • warna,
  • ukuran,
  • keadaan,
  • sifat,
  • suasana.

 Nama Guru          : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal         : Rabu, 9 September 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Norma,hak, dan kewajiban
Metode                   : Discovery Learning
Pertemuan ke        : 12

🌿 Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu memahami dan menerapkan norma, hak, dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat. Peserta didik mampu mengenali berbagai jenis norma, menjelaskan tujuan dan manfaat norma, mengidentifikasi perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan norma, serta menjelaskan akibat dari pelanggaran norma. Peserta didik juga mampu menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, santun, dan menghargai orang lain dalam kehidupan sehari-hari serta membiasakan diri menaati aturan yang berlaku di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

A. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Menuliskan pengertian norma.
  2. Menyebutkan tujuan norma.
  3. Mengidentifikasi contoh norma dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Menentukan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan norma.
  5. Menjelaskan akibat melanggar norma.
  6. Menuliskan contoh norma yang diterapkan di rumah dan di sekolah

Mindful Learning

Peserta didik menyadari pentingnya menaati norma dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diajak untuk mengingat aturan yang berlaku di rumah dan sekolah serta menyadari akibat dari perilaku yang tidak sesuai dengan norma.

Meaningful Learning

Peserta didik menghubungkan materi norma dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat menyebutkan contoh norma di rumah dan sekolah, membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai norma, serta menjelaskan akibat dari melanggar norma.

Joyful Learning

Peserta didik mempelajari norma melalui kegiatan yang menyenangkan dan melibatkan keaktifan. Peserta didik dapat belajar melalui permainan, diskusi, dan bermain peran tentang contoh perilaku yang sesuai dengan norma di rumah dan sekolah.

Alur Tujuan Pembelajaran

Peserta didik memahami pengertian norma dan tujuan norma dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, peserta didik mampu mengenali berbagai contoh norma yang berlaku di rumah dan sekolah. Peserta didik kemudian mampu membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan norma serta menjelaskan akibat dari pelanggaran norma. Pada akhirnya, peserta didik mampu menunjukkan dan membiasakan perilaku yang sesuai dengan norma dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.

Mengenal Norma

1. Pengertian Norma

Norma adalah aturan atau pedoman yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta kehidupan yang tertib, aman, dan harmonis.

Norma membantu kita mengetahui perbuatan yang boleh dilakukan dan perbuatan yang sebaiknya tidak dilakukan.

Contohnya:

  • Berbicara sopan kepada orang tua.
  • Menghormati guru.
  • Mengantre dengan tertib.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Tidak mengambil barang milik orang lain.

Dengan menaati norma, kehidupan bersama menjadi lebih nyaman dan teratur.


C. Tujuan Norma

Norma dibuat dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat untuk mencapai beberapa tujuan, yaitu:

1. Menciptakan ketertiban

Norma membantu setiap orang bertindak sesuai aturan sehingga kehidupan menjadi tertib.

Contoh:
Siswa masuk kelas tepat waktu sehingga kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan tertib.

2. Menciptakan keamanan

Norma membantu melindungi diri sendiri dan orang lain dari tindakan yang merugikan.

Contoh:
Mematuhi aturan lalu lintas dapat menjaga keselamatan pengguna jalan.

3. Mengatur perilaku manusia

Norma menjadi pedoman agar seseorang mengetahui bagaimana seharusnya bersikap.

Contoh:
Berbicara dengan sopan ketika berbicara kepada orang yang lebih tua.

4. Menciptakan kehidupan yang harmonis

Norma mengajarkan kita untuk saling menghormati dan menghargai.

Contoh:
Menghargai teman yang memiliki pendapat berbeda.

5. Mencegah terjadinya konflik

Jika setiap orang menaati norma, perselisihan dan pertengkaran dapat dikurangi.


D. Jenis-Jenis Norma dan Contohnya

Dalam kehidupan sehari-hari terdapat beberapa jenis norma.

1. Norma Agama

Norma agama adalah aturan yang bersumber dari ajaran Tuhan dan mengatur hubungan manusia dengan Tuhan serta sesama manusia.

Contoh:

  • Beribadah sesuai ajaran agama.
  • Bersyukur kepada Allah SWT.
  • Menolong orang yang membutuhkan.
  • Berkata jujur.
  • Tidak menyakiti orang lain.

2. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan adalah aturan yang berasal dari hati nurani manusia tentang baik dan buruknya suatu perbuatan.

Contoh:

  • Berkata jujur.
  • Menolong teman yang kesulitan.
  • Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
  • Tidak mencuri.
  • Tidak berbohong.

3. Norma Kesopanan

Norma kesopanan adalah aturan yang berasal dari kebiasaan dan tata krama dalam kehidupan masyarakat.

Contoh:

  • Mengucapkan salam ketika bertemu.
  • Berbicara dengan bahasa yang santun.
  • Menghormati orang yang lebih tua.
  • Tidak memotong pembicaraan orang lain.
  • Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan.

4. Norma Hukum

Norma hukum adalah aturan resmi yang dibuat oleh lembaga yang berwenang dan bersifat mengikat.

Contoh:

  • Mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
  • Menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor.
  • Tidak melakukan pencurian.
  • Mematuhi peraturan yang berlaku di masyarakat.

E. Perilaku Sesuai dan Tidak Sesuai Norma

Setiap hari kita melakukan berbagai kegiatan. Ada perilaku yang sesuai dengan norma dan ada pula yang tidak sesuai dengan norma.

Perilaku yang Sesuai Norma

Perilaku sesuai norma adalah tindakan yang mengikuti aturan dan nilai yang berlaku.

Contohnya:

  • Menghormati orang tua.
  • Mendengarkan guru saat menjelaskan.
  • Mengantre dengan tertib.
  • Membantu teman.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Melaksanakan piket kelas.
  • Mengembalikan barang yang dipinjam.
  • Berkata jujur.

Perilaku yang Tidak Sesuai Norma

Perilaku tidak sesuai norma adalah tindakan yang melanggar aturan atau nilai yang berlaku.

Contohnya:

  • Berbohong.
  • Berbicara kasar kepada orang lain.
  • Menyontek saat ujian.
  • Mengganggu teman belajar.
  • Membuang sampah sembarangan.
  • Datang terlambat ke sekolah.
  • Mengambil barang milik orang lain.
  • Tidak melaksanakan tugas piket.

F. Akibat Melanggar Norma

Setiap pelanggaran terhadap norma dapat menimbulkan akibat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Beberapa akibat melanggar norma:

  1. Mendapat teguran dari orang tua, guru, atau masyarakat.
  2. Mendapat sanksi sesuai aturan yang berlaku.
  3. Merugikan diri sendiri dan orang lain.
  4. Kehilangan kepercayaan dari orang lain.
  5. Menimbulkan pertengkaran atau konflik.
  6. Lingkungan menjadi tidak tertib dan tidak nyaman.
  7. Untuk pelanggaran hukum tertentu, seseorang dapat dikenai hukuman sesuai peraturan perundang-undangan.

Contoh:

Rani membuang sampah sembarangan di halaman sekolah. Akibatnya, halaman menjadi kotor dan dapat menyebabkan saluran air tersumbat. Rani juga dapat mendapat teguran dari guru.


G. Contoh Norma di Rumah

Di rumah terdapat aturan yang harus ditaati oleh seluruh anggota keluarga.

Contoh norma yang diterapkan di rumah:

  • Menghormati dan menyayangi orang tua.
  • Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.
  • Membantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan.
  • Merapikan tempat tidur setelah bangun.
  • Meminta izin ketika hendak keluar rumah.
  • Menjaga kebersihan rumah.
  • Tidak mengambil barang milik anggota keluarga tanpa izin.
  • Melaksanakan ibadah.
  • Menghargai anggota keluarga.
  • Meminta maaf jika melakukan kesalahan.

Contoh perilaku:

Setelah bangun tidur, Dika merapikan tempat tidurnya dan membantu ibu membersihkan rumah. Perilaku Dika menunjukkan sikap menaati norma di lingkungan keluarga.


H. Contoh Norma di Sekolah

Sekolah juga memiliki aturan yang harus ditaati agar kegiatan belajar berjalan dengan tertib.

Contoh norma yang diterapkan di sekolah:

  • Datang ke sekolah tepat waktu.
  • Menggunakan seragam sesuai ketentuan.
  • Menghormati guru dan warga sekolah.
  • Berbicara dengan sopan.
  • Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
  • Mengerjakan tugas dengan jujur.
  • Tidak menyontek.
  • Melaksanakan piket kelas.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Menjaga fasilitas sekolah.
  • Menghargai teman.
  • Tidak melakukan perundungan atau bullying.

Contoh perilaku:

Sebelum pembelajaran dimulai, Siti membersihkan meja dan kursinya serta membuang sampah ke tempat sampah. Perilaku Siti sesuai dengan norma menjaga kebersihan dan ketertiban sekolah.


I. Ayo Membedakan!

Perhatikan beberapa perilaku berikut.

No.PerilakuSesuai NormaTidak Sesuai Norma
1Menghormati guru
2Menyontek saat ujian
3Membantu orang tua
4Membuang sampah sembarangan
5Mengantre dengan tertib
6Berbicara kasar kepada teman
7Mengembalikan barang yang dipinjam
8Datang terlambat ke sekolah
9Melaksanakan piket kelas
10Mengambil barang teman tanpa izin

J. Ayo Berpikir!

Kasus:

Andi sedang bermain di kelas ketika guru belum datang. Ia melihat sampah di lantai. Namun, Andi membiarkan sampah tersebut dan justru mengajak teman-temannya bermain. Ketika guru datang, kelas terlihat kotor dan berantakan.

Pertanyaan:

  1. Apakah perilaku Andi sesuai dengan norma? Jelaskan!
  2. Norma apa yang seharusnya diterapkan Andi?
  3. Apa akibat dari perilaku Andi?
  4. Apa yang sebaiknya dilakukan Andi?

Jawaban yang diharapkan:

  1. Tidak, karena Andi tidak menjaga kebersihan dan ketertiban kelas.
  2. Norma kesopanan dan aturan sekolah tentang menjaga kebersihan.
  3. Kelas menjadi kotor dan kegiatan belajar menjadi tidak nyaman.
  4. Andi sebaiknya membuang sampah pada tempatnya dan membantu menjaga kebersihan kelas.

K. Kesimpulan

Norma adalah aturan atau pedoman yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Norma bertujuan untuk:

  • menciptakan ketertiban;
  • menciptakan keamanan;
  • mengatur perilaku;
  • menciptakan kehidupan yang harmonis; dan
  • mencegah terjadinya konflik.

Kita dapat menerapkan norma di rumah, di sekolah, dan di masyarakat. Dengan menaati norma, kita ikut menciptakan lingkungan yang tertib, aman, nyaman, dan harmonis.

Ingat!

“Anak yang baik bukan hanya mengetahui aturan, tetapi juga membiasakan diri menaati aturan.”