Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Hari ini Kunjungan ke SMP Al-Azhar 1 Bandar Lampung, dalam Acara OPEN HOUSE SPALTU
Selasa, 3 Februari 2026
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini
Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila:
Murid dapat Menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan masyarakat.
Materi Pembelajaran:
1. Pengertian Keberagaman Budaya
Indonesia adalah negara yang memiliki keberagaman budaya, seperti:
Suku bangsa
Bahasa daerah
Pakaian adat
Rumah adat
Tarian daerah
Lagu daerah
Upacara adat
Keberagaman ini merupakan kekayaan bangsa yang harus kita jaga bersama.
2. Arti Bhinneka Tunggal Ika
Bhinneka Tunggal Ika berarti:
Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Artinya, walaupun masyarakat Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda, kita tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia.
3. Sikap Menghormati Keberagaman Budaya
Contoh sikap menghormati:
Menghargai teman yang memiliki adat dan kebiasaan berbeda
Tidak mengejek budaya daerah lain
Menghormati upacara adat yang sedang berlangsung
Bersikap sopan terhadap semua orang tanpa membedakan suku atau budaya
4. Sikap Menjaga Keberagaman Budaya
Contoh sikap menjaga:
Tidak merusak benda budaya seperti rumah adat atau cagar budaya
Menggunakan bahasa daerah dengan baik dan sopan
Menjaga toleransi antarwarga masyarakat
Ikut menjaga ketertiban saat acara budaya
5. Sikap Melestarikan Keberagaman Budaya
Contoh sikap melestarikan:
Mempelajari tarian atau lagu daerah
Mengikuti kegiatan budaya di lingkungan masyarakat
Memakai pakaian adat saat acara tertentu
Mengenalkan budaya daerah kepada orang lain
6. Contoh di Lingkungan Masyarakat
Ikut serta dalam perayaan hari besar adat
Menghormati tetangga yang memiliki kebiasaan berbeda
Bekerja sama tanpa membedakan latar belakang budaya
Menonton dan mendukung pertunjukan seni daerah
7. Kegiatan untuk Murid
Tugas sederhana:
Amati keberagaman budaya di lingkungan sekitarmu.
Tuliskan:
Bentuk keberagaman budaya yang kamu temui
Sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan yang dapat dilakukan
8. Kesimpulan
Keberagaman budaya adalah anugerah dari Tuhan. Dengan sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan budaya, kita telah menerapkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Senin, 2 Februari 2026
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini
Tujuan Pembelajaran IPAS:
Murid dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab perubahan sosial dan budaya serta dampaknya bagi masyarakat
Materi IPAS:
Perubahan Sosial dan Budaya
A. Pengertian Perubahan Sosial dan Budaya
Perubahan sosial dan budaya adalah perubahan yang terjadi dalam cara hidup masyarakat, baik pada nilai, kebiasaan, norma, maupun pola perilaku dari waktu ke waktu.
Contoh sederhana: Dulu orang berkomunikasi lewat surat, sekarang menggunakan HP dan media sosial.
B. Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sosial dan Budaya
1. Faktor Internal (dari dalam masyarakat)
a. Perubahan jumlah penduduk
Bertambah atau berkurangnya penduduk memengaruhi kebutuhan dan cara hidup masyarakat.
b. Penemuan baru (inovasi)
Contoh: internet, mesin cuci, kendaraan bermotor.
c. Perubahan sikap dan pola pikir masyarakat
Masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap hal baru.
2. Faktor Eksternal (dari luar masyarakat)
a. Pengaruh budaya lain
Masuknya budaya asing melalui televisi, internet, dan media sosial.
b. Peristiwa alam
Bencana alam dapat mengubah cara hidup masyarakat.
c. Perkembangan teknologi dan globalisasi
Informasi dari seluruh dunia mudah diakses.
C. Dampak Perubahan Sosial dan Budaya
1. Dampak Positif
Mempermudah aktivitas manusia
Meningkatkan pengetahuan dan wawasan
Mendorong kemajuan pendidikan dan teknologi
Mempercepat komunikasi dan transportasi
Contoh: Belajar bisa dilakukan secara daring (online).
2. Dampak Negatif
Lunturnya budaya lokal
Munculnya sikap individualisme
Ketergantungan pada teknologi
Perilaku tidak sesuai norma (misalnya kecanduan gawai)
D. Sikap Menghadapi Perubahan Sosial dan Budaya
Bersikap selektif terhadap budaya asing
Tetap melestarikan budaya daerah
Menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab
E. Contoh Soal Pemahaman
Sebutkan dua faktor internal penyebab perubahan sosial dan budaya!
Apa dampak positif perkembangan teknologi bagi masyarakat?
Mengapa kita harus bersikap selektif terhadap budaya asing?
Video Pembelajaran IPAS:
Pendidikan Pancasila
Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang terdiri atas 17.506. Pulau-pulau tersebut menyebar di sekitar khatulistiwa. Pulau-pulau besar yang ada di Indonesia antara lain Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Secara administrasi wilayah Indonesia terdiri atas pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terdiri atas pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa.
Jumlah provinsi di Indonesia pada saat ini adalah 34 provinsi. Provinsi yang ada di Indonesia mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 jumlah provinsi di Indonesia ada delapan. Provinsi yang ada pada saat itu adalah Provinsi Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Maluku.
Pada tahun 1945–1949 Indonesia mengalami perkembangan wilayah. Hal ini disebabkan masuknya kembali Belanda untuk menguasai Indonesia. Berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda tahun 1949, Belanda mengakui Indonesia dalam bentuk serikat. Pada saat itu Indonesia terdiri atas lima belas negara bagian. Republik Indonesia adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat.
Pada tahun 1950 kita kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada kurun waktu 1950–1966 di Indonesia telah terjadi pemekaran beberapa provinsi sebagai berikut:
Pada tahun 1950 Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan. Pada tahun ini Yogyakarta mendapatkan status daerah istimewa.
Pada tahun 1956 Provinsi Kalimantan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Pada tahun 1957 Provinsi Sumatra Tengah dipecah menjadi Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatra Barat. Pada tahun ini Jakarta mendapatkan status sebagai daerah khusus ibu kota. Selain itu, Aceh menjadi provinsi tersendiri lepas dari Sumatra Utara.
Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan.
Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara dan Selatan.
Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.
Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan).
Jumlah provinsi di Indonesia bertambah ketika Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-26. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya.
Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepaskan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste.
Jum'at, 30 Januari 2026
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini
Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:
Murid Dapat Membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun (karya seni rupa 2 dimensi)
Materi Ajar Seni Rupa: (sumatif harian ke-1)
A. Pengertian Menggambar
Menggambar adalah kegiatan membuat gambar di atas bidang datar untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman dengan menggunakan berbagai unsur rupa.
B. Sumber Inspirasi Menggambar
Inspirasi gambar dapat berasal dari:
·Alam (gunung, laut, tumbuhan, hewan)
·Lingkungan sekitar (rumah, sekolah, pasar)
·Pengalaman pribadi
·Imajinasi atau khayalan
C. Unsur-Unsur Rupa dalam Menggambar
1. Garis
Garis adalah goresan yang membentuk gambar. Contoh garis:
·Garis lurus
·Garis lengkung
·Garis zig-zag
2. Warna
Warna membuat gambar terlihat hidup. Jenis warna:
·Warna primer: merah, kuning, biru
·Warna sekunder: hijau, jingga, ungu
3. Tekstur
Tekstur adalah kesan permukaan pada gambar. Contoh:
·Halus
·Kasar
4. Bentuk
Bentuk adalah rupa benda yang terlihat. Contoh:
·Lingkaran
·Persegi
·Segitiga
5. Bangun
Bangun adalah bentuk yang memiliki ukuran dan ruang. Contoh:
·Kubus
·Balok
·Tabung
E. Langkah-Langkah Menggambar
1.Menentukan ide atau tema gambar
2.Membuat sketsa ringan dengan pensil
3.Menggambar garis dan bentuk utama
4.Memberi detail dan tekstur
5.Mewarnai gambar dengan rapi
D. Contoh Tema Gambar
·Pemandangan alam
·Kegiatan di sekolah
·Rumah impian
·Lingkungan bersih
E. Sikap dalam Berkarya Seni
·Percaya diri
·Teliti
·Kreatif
·Bertanggung jawab
F. Kesimpulan
Menggambar adalah kegiatan seni yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengekspresikan gagasan. Dengan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun, kita dapat menghasilkan karya gambar yang menarik dan bernilai estetis.
Video Pembelajaran:
Kamis 29 Januari 2026
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini
Matematika
Menjelaskan makna lokasi suatu objek. Membaca posisi suatu benda pada denah atau petak koordinat
MATERI
Membaca dan menentukan lokasi
sistem koordinat kartesius adalah sebuah sistem yang menunjukkan titik-titik dalam sebuah bidang dengan menggunakan beberapa bilangan pada garis koordinat.
Sistem ini umumnya digunakan untuk mengetahui letak atau posisi dari suatu titik atau benda pada suatu bidang. Oleh karena itu, sistem ini banyak dimanfaatkan pada proses pemetaan.
Bidang kartesius adalah sebuah bidang yang di dalamnya terdapat sistem koordinat kartesius, sedangkan sistem koordinat kartesius adalah sebuah sistem yang ada di dalam bidang tersebut.
Cara Menentukan Titik Koordinat pada Bidang Kartesius
Untuk menentukan titik koordinat pada bidang kartesius, perhatikan gambar berikut.
Pada bidang kartesius, potongan sumbu x dan y disebut dengan pangkal koordinat. Foto: Buku Kumpulan Materi dan Rumus Matematika SD/MI Kelas 4, 5, 6 karya Muklis
Berdasarkan gambar tersebut, dapat dilihat bahwa:
Sumbu x dan sumbu y berpotongan tegak lurus di titik O. Titik O ini dinamakan pangkal koordinat.
Bilangan-bilangan pada daerah atas x dan daerah kanan y bernilai positif.
Bilangan-bilangan pada daerah bawah x dan daerah kiri y bernilai negatif.
Letak suatu titik koordinat pada bidang kartesius dinyatakan sebagai A(x,y).
Bilangan x pada bidang kartesius disebut absis, sedangkan y adalah ordinat.
Selanjutnya perhatian bidang kartesius di bawah ini.
Bahasa Indonsia
Tujuan
Murid dapat Menulis teks berdasarkan gagasan pribadi.
Murid dapat Menuliskanhasilpengamatanyangmenjelaskanhubungankausalitas(sebabakibat)untukmeyakinkanpembaca
hubungan kausalitas adalah konsep yang menjelaskan kaitan sebab-akibat antara dua peristiwa atau fenomena,
Kausalitas menunjukkan bahwa suatu peristiwa terjadi sebagai akibat dari peristiwa lainnya. Dalam sebuah cerita, tindakan atau sifat tokoh sering kali menjadi penyebab (sebab) munculnya rangkaian kejadian tertentu (akibat)
Siswa belajar mengidentifikasi dan menggunakan kata hubung untuk menyambungkan sebab dan akibat dalam kalimat. Beberapa contohnya adalah