Nama Guru : Osnita Sari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Matematika
Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
Mata Pelajaran: Matematika
Kelas/Fase: V / C
Materi: Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
Menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan.
Menentukan hasil penjumlahan pecahan dengan penyebut yang sama dan berbeda.
Menentukan hasil pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama dan berbeda.
Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
B. Pengertian Pecahan
Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.
Bentuk pecahan ditulis sebagai berikut:
Keterangan:
disebut pembilang, yaitu angka yang berada di atas.
disebut penyebut, yaitu angka yang berada di bawah.
Contoh:
Artinya, satu benda dibagi menjadi 4 bagian sama besar, kemudian diambil 3 bagian.
C. Penjumlahan Pecahan
Penjumlahan pecahan dilakukan dengan menjumlahkan bagian-bagian pecahan sesuai dengan penyebutnya.
1. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama
Jika penyebutnya sama, kita cukup menjumlahkan pembilangnya. Penyebut tetap.
Contoh 1:
Jadi, hasilnya adalah .
Contoh 2:
Ingat! Jika penyebut sudah sama, tidak perlu mengubah penyebut.
2. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Berbeda
Jika penyebutnya berbeda, samakan terlebih dahulu penyebutnya. Kita dapat menggunakan KPK dari kedua penyebut.
Langkah-langkah:
Tentukan KPK dari kedua penyebut.
Ubahlah pecahan menjadi pecahan senilai dengan penyebut yang sama.
Jumlahkan pembilangnya.
Sederhanakan hasilnya jika memungkinkan.
Contoh 1:
KPK dari 2 dan 4 adalah 4.
Maka:
Jadi, hasilnya adalah .
Contoh 2:
KPK dari 3 dan 4 adalah 12.
Maka:
Jadi, hasilnya adalah .
D. Pengurangan Pecahan
Pengurangan pecahan dilakukan untuk mengetahui selisih atau sisa dari suatu bagian.
1. Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama
Jika penyebutnya sama, kurangkan pembilangnya. Penyebut tetap.
Contoh 1:
Contoh 2:
2. Pengurangan Pecahan Berpenyebut Berbeda
Jika penyebutnya berbeda, samakan terlebih dahulu penyebutnya menggunakan KPK.
Contoh 1:
KPK dari 4 dan 2 adalah 4.
Jadi, hasilnya adalah .
Contoh 2:
KPK dari 6 dan 4 adalah 12.
Maka:
Jadi, hasilnya adalah .
E. Pecahan Campuran
Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat dan pecahan biasa, misalnya .
Untuk menjumlahkan atau mengurangkan pecahan campuran, kita dapat mengubahnya menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.
Contoh penjumlahan:
Ubah pecahan campuran:
Kemudian jumlahkan:
Contoh pengurangan:
Ubah pecahan campuran:
Kemudian kurangkan:
F. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Contoh 1: Penjumlahan
Ibu memiliki liter susu. Kemudian, Ibu membeli lagi liter susu. Berapa liter susu Ibu sekarang?
Jawab:
Jadi, susu Ibu sekarang sebanyak liter.
Contoh 2: Pengurangan
Siti memiliki bagian kue. Ia memberikan bagian kepada adiknya. Berapa bagian kue yang tersisa?
Jawab:
Jadi, kue yang tersisa adalah bagian.
G. Latihan Soal
Ayo, Ananda yang saleh dan salehah, kerjakan soal-soal berikut dengan teliti!
I. Hitunglah hasilnya!
II. Selesaikan soal cerita berikut!
9. Rina membaca bagian buku pada pagi hari dan bagian pada sore hari. Berapa bagian buku yang telah dibaca Rina?
10. Ayah memiliki tali sepanjang meter. Sebanyak meter digunakan untuk mengikat tanaman. Berapa meter tali yang tersisa?
11. Ibu menggunakan kg tepung untuk membuat kue dan kg tepung untuk membuat roti. Berapa kilogram tepung yang digunakan seluruhnya?
12. Budi mempunyai pita sepanjang meter. Ia menggunakan meter untuk menghias kado. Berapa meter pita yang tersisa?
.gif)
