Nama Guru         : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : IPAS

Hari, Tanggal         :Rabu, 4 November 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Energi dan Penggunaannya
Pertemuan ke        : 23

Capaian Pembelajaran (CP)

Murid memahami berbagai sumber energi dan penggunaan energi dalam kehidupan sehari-hari sehingga menyadari bahwa energi merupakan sumber daya yang perlu digunakan secara bijaksana. Murid mampu mengidentifikasi berbagai sumber energi, menjelaskan manfaat energi bagi kehidupan, serta menunjukkan perilaku hemat energi dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

2. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan mengamati gambar, membaca bahan ajar, berdiskusi, dan menyelesaikan permasalahan kontekstual, murid diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi berbagai sumber energi yang terdapat di lingkungan sekitar dengan benar.

  2. Menjelaskan berbagai bentuk energi, seperti energi listrik, panas, gerak, cahaya, bunyi, dan kimia beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Menganalisis manfaat energi bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

  4. Membedakan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan beserta contohnya.

  5. Menentukan tindakan yang tepat untuk menghemat energi di rumah dan di sekolah.

  6. Menunjukkan sikap tanggung jawab dan kepedulian terhadap penggunaan energi serta kelestarian lingkungan.

3. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Murid diajak menyadari pentingnya energi dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan pengamatan lingkungan kelas. Guru mengajak murid memperhatikan lampu, kipas angin, cahaya matahari, dan peralatan lain yang menggunakan energi. Murid kemudian merefleksikan kebiasaan mereka dalam menggunakan energi serta menyadari bahwa energi perlu digunakan secara hemat, bijaksana, dan bertanggung jawab.

4. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Murid menghubungkan pengetahuan tentang energi dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan listrik untuk belajar, energi panas untuk memasak, dan energi gerak untuk bersepeda. Melalui diskusi dan pemecahan masalah, murid memahami dampak pemborosan energi serta menemukan solusi sederhana yang dapat diterapkan di rumah dan sekolah. Murid juga diajak mensyukuri karunia Allah SWT dengan menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

5. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Pembelajaran dilaksanakan melalui kegiatan yang menyenangkan, interaktif, dan melibatkan partisipasi aktif murid. Guru dapat mengajak murid bermain “Tebak Sumber Energi”, memasangkan gambar sumber energi dengan manfaatnya, mengikuti kuis kelompok, serta melakukan tantangan “Detektif Hemat Energi” untuk menemukan perilaku boros energi di lingkungan kelas. Kegiatan ini diharapkan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan rasa ingin tahu, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi murid.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mampu mengidentifikasi berbagai sumber energi di lingkungan sekitar, seperti matahari, angin, air, batu bara, minyak bumi, gas alam, dan biomassa.
  2. Murid mampu menjelaskan berbagai bentuk energi, meliputi energi listrik, panas, gerak, cahaya, bunyi, dan kimia beserta contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Murid mampu menganalisis manfaat energi bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan melalui pengamatan gambar dan diskusi.
  4. Murid mampu membedakan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan serta memberikan contoh pemanfaatannya.
  5. Murid mampu menganalisis permasalahan pemborosan energi di rumah dan sekolah serta mengusulkan solusi yang tepat.
  6. Murid mampu menunjukkan perilaku hemat energi dan menyusun ajakan sederhana untuk menggunakan energi secara bijaksana serta menjaga kelestarian lingkungan.

  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.

ENERGI dan PENGGUNAANNYA dalam KEHIDUPAN SEHARI-HARI

A. Pengertian Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan perubahan. Energi sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanpa energi, manusia tidak dapat melakukan aktivitas, kendaraan tidak dapat bergerak, dan berbagai peralatan tidak dapat digunakan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita menggunakan energi untuk menyalakan lampu, memasak makanan, menggerakkan kendaraan, belajar, bermain, dan melakukan berbagai kegiatan lainnya.


B. Berbagai Sumber Energi

Sumber energi adalah segala sesuatu yang dapat menghasilkan energi atau menyediakan energi untuk dimanfaatkan. Sumber energi dapat berasal dari alam dan berbagai bahan yang tersedia di sekitar kita.

1. Matahari

Matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan di Bumi. Energi matahari menghasilkan cahaya dan panas yang membantu menghangatkan Bumi, mengeringkan pakaian, membantu pertumbuhan tumbuhan, serta dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui panel surya.

2. Angin

Angin adalah udara yang bergerak. Energi angin dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir angin, membantu perahu layar bergerak, dan menghasilkan listrik melalui turbin angin.

3. Air

Air yang mengalir memiliki energi yang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin di pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Air juga membantu manusia dalam berbagai kegiatan, seperti mencuci, memasak, dan menyiram tanaman.

4. Batu Bara

Batu bara merupakan sumber energi yang berasal dari fosil dan membutuhkan waktu sangat lama untuk terbentuk. Batu bara digunakan sebagai bahan bakar di sejumlah pembangkit listrik dan industri. Penggunaannya perlu dikendalikan karena dapat menghasilkan polusi udara.

5. Minyak Bumi

Minyak bumi merupakan sumber energi fosil yang diolah menjadi berbagai bahan bakar, seperti bensin dan solar. Bahan bakar tersebut digunakan untuk menggerakkan kendaraan dan mesin. Minyak bumi termasuk sumber energi tidak terbarukan karena persediaannya terbatas.

6. Gas Alam

Gas alam merupakan sumber energi fosil yang dapat digunakan untuk memasak, menghasilkan listrik, dan mendukung kegiatan industri. Penggunaannya harus dilakukan secara aman dan hemat.

7. Biomassa

Biomassa adalah sumber energi yang berasal dari bahan organik, seperti kayu, sisa tumbuhan, dan kotoran hewan. Biomassa dapat diolah menjadi biogas dan biofuel untuk memenuhi kebutuhan energi.

C. Penggunaan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Energi memiliki berbagai bentuk dan kegunaan. Berikut beberapa contoh pemanfaatannya.

  • Energi listrik digunakan untuk menyalakan lampu, televisi, komputer, kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya.

  • Energi panas digunakan untuk memasak makanan, merebus air, dan menghangatkan tubuh.

  • Energi gerak digunakan untuk menggerakkan kendaraan, sepeda, mesin, serta membantu manusia melakukan aktivitas fisik.

  • Energi cahaya membantu manusia melihat benda dan membantu tumbuhan melakukan fotosintesis.

  • Energi bunyi dimanfaatkan untuk berkomunikasi, mendengarkan musik, menyampaikan informasi, dan belajar.

  • Energi kimia tersimpan dalam makanan, baterai, dan bahan bakar. Energi dalam makanan membantu tubuh bergerak dan melakukan berbagai aktivitas.

Dalam kehidupan sehari-hari, satu bentuk energi dapat berubah menjadi bentuk energi lainnya. Contohnya, lampu mengubah energi listrik menjadi energi cahaya dan panas, sedangkan kipas angin mengubah energi listrik menjadi energi gerak.

D. Manfaat Energi bagi Kehidupan

Energi memberikan banyak manfaat bagi manusia dan lingkungan. Energi membantu mempermudah pekerjaan, meningkatkan kenyamanan hidup, mendukung kegiatan belajar, menggerakkan alat transportasi, serta membantu perkembangan teknologi dan industri.

Bagi makhluk hidup, energi juga sangat penting. Manusia memperoleh energi dari makanan untuk bergerak dan berpikir. Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis. Sementara itu, hewan memperoleh energi dari makanan yang dikonsumsinya.

Oleh karena itu, energi merupakan sumber daya yang sangat berharga dan harus digunakan dengan penuh tanggung jawab.

E. Menggunakan Energi secara Bijaksana

Sebagian sumber energi, seperti matahari, angin, dan air, dapat diperbarui secara alami. Sementara itu, batu bara, minyak bumi, dan gas alam termasuk sumber energi tidak terbarukan yang persediaannya terbatas.

Penggunaan energi secara berlebihan dapat menyebabkan pemborosan sumber daya dan meningkatkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, kita perlu membiasakan perilaku hemat energi, antara lain:

  1. Mematikan lampu ketika tidak diperlukan.

  2. Mematikan televisi dan peralatan elektronik setelah digunakan.

  3. Menggunakan air secukupnya.

  4. Memanfaatkan cahaya matahari pada siang hari.

  5. Berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat jika aman.

  6. Menggunakan sumber energi terbarukan apabila memungkinkan.

  7. Menjaga lingkungan agar sumber daya alam tetap tersedia bagi generasi mendatang.

Kebiasaan hemat energi dapat dimulai dari rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi kelestarian lingkungan.

F. Energi sebagai Karunia Allah SWT

Energi dan sumber daya alam merupakan bagian dari karunia Allah SWT yang harus disyukuri. Sebagai manusia, kita memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan sumber daya tersebut dengan bijaksana, tidak berlebihan, dan tidak merusak lingkungan.

Sikap hemat energi merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Dengan menggunakan energi secara bertanggung jawab, kita turut menjaga alam agar tetap bermanfaat bagi kehidupan sekarang dan masa depan.

G. Kesimpulan

Energi merupakan kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan perubahan. Berbagai sumber energi, seperti matahari, angin, air, batu bara, minyak bumi, gas alam, dan biomassa, memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Energi digunakan untuk memasak, menerangi ruangan, menggerakkan kendaraan, menjalankan peralatan, dan mendukung kehidupan makhluk hidup.

Karena energi sangat penting, kita harus menggunakannya secara bijaksana. Menghemat listrik, menggunakan air secukupnya, memanfaatkan energi terbarukan, dan menjaga lingkungan merupakan tindakan nyata yang dapat dilakukan setiap hari.

H. Ayo Berlatih!

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan materi yang telah dipelajari.

  1. Apa yang dimaksud dengan energi?

  2. Sebutkan lima sumber energi yang kamu ketahui!

  3. Jelaskan tiga contoh penggunaan energi dalam kehidupan sehari-hari!

  4. Apa perbedaan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan? Berikan masing-masing dua contoh!

  5. Mengapa kita harus menghemat energi?

  6. Rina selalu menyalakan lampu pada siang hari meskipun sinar matahari sudah cukup menerangi kamarnya. Menurutmu, apa yang sebaiknya dilakukan Rina? Jelaskan alasannya!

  7. Sebutkan tiga tindakan nyata yang dapat kamu lakukan di sekolah untuk menghemat energi!

   Nama Guru         : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Matematika

Hari, Tanggal         : Rabu, 4 November 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Perkalian dan Pembagian Pecahan
Pertemuan ke        : 23

🌿 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami dan menggunakan pecahan dalam berbagai bentuk, membandingkan dan mengurutkan pecahan, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.


🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mempelajari materi ini, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan.
  2. Menjumlahkan pecahan berpenyebut sama dan berbeda.
  3. Mengurangkan pecahan berpenyebut sama dan berbeda.
  4. Menyelesaikan operasi pecahan campuran.
  5. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan.

🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak belajar dengan tenang, fokus, dan penuh perhatian. Guru mengajak peserta didik mengamati benda atau gambar yang menunjukkan pecahan, kemudian menyadari bahwa pecahan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengerjakan setiap langkah dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Contoh:
Guru menunjukkan sebuah kue yang dibagi menjadi beberapa bagian. Peserta didik mengamati jumlah seluruh bagian dan bagian yang diambil, kemudian menyebutkan pecahannya.


🌱 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Peserta didik menghubungkan konsep pecahan dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, menggunakan uang, mengukur bahan masakan, menentukan waktu, dan membagi sesuatu secara adil.

Contoh:
“Jika sebuah pizza dipotong menjadi 8 bagian dan kamu memakan 3 bagian, berapa bagian pizza yang kamu makan?”

Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa pecahan bukan hanya angka, tetapi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


🎉 Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan seperti:

  • permainan kartu pecahan;
  • mencocokkan gambar dengan pecahannya;
  • puzzle pecahan;
  • permainan kelompok;
  • kuis menggunakan Wordwall/Kahoot;
  • menggunakan benda konkret seperti kertas lipat, buah, atau makanan;
  • tantangan soal cerita pecahan.

Guru memberikan apresiasi atas usaha dan keberanian peserta didik dalam menjawab.


📚 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

PertemuanAlur Tujuan PembelajaranMateri/Kegiatan
1Peserta didik mampu menjelaskan pengertian pecahan serta menentukan pembilang dan penyebut.Mengenal pecahan melalui gambar dan benda konkret.
2Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan dan menentukan pecahan senilai.Pecahan biasa, campuran, desimal, persen, dan pecahan senilai.
3Peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan.Menggunakan tanda >, <, = serta mengurutkan pecahan.
4Peserta didik mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan.Penyebut sama dan berbeda serta soal cerita.
5Peserta didik mampu melakukan perkalian dan pembagian pecahan.Operasi perkalian dan pembagian pecahan serta latihan kontekstual.
6Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan.Soal cerita, diskusi kelompok, permainan/kuis pecahan, dan refleksi.


  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.

  2. Perkalian dan Pembagian Pecahan

    A. Tujuan Pembelajaran

    Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

    1. Memahami konsep perkalian pecahan.

    2. Menghitung hasil perkalian pecahan biasa dan pecahan campuran.

    3. Memahami konsep pembagian pecahan.

    4. Menghitung hasil pembagian pecahan biasa dan pecahan campuran.

    5. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian pecahan.

    B. Pengertian Pecahan

    Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan.

    Contoh:

    \[ \frac{3}{4} \]

    Keterangan:

    • 3 disebut pembilang, yaitu bagian yang diambil.

    • 4 disebut penyebut, yaitu jumlah seluruh bagian yang sama besar.

    C. Perkalian Pecahan

    1. Perkalian pecahan biasa dengan pecahan biasa

    Untuk mengalikan dua pecahan, kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

    Rumus:

    \[ \frac{a}{b}\times\frac{c}{d} =\frac{a\times c}{b\times d} \]

    Contoh 1:

    \[ \frac{2}{3}\times\frac{1}{4} =\frac{2\times1}{3\times4} =\frac{2}{12}=\frac{1}{6} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(\frac{1}{6}\).

    Contoh 2:

    \[ \frac{3}{5}\times\frac{2}{7} =\frac{3\times2}{5\times7} =\frac{6}{35} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(\frac{6}{35}\).

    2. Perkalian pecahan dengan bilangan bulat

    Bilangan bulat dapat ditulis sebagai pecahan dengan penyebut 1.

    Contoh:

    \[ \frac{2}{5}\times 3 =\frac{2}{5}\times\frac{3}{1} =\frac{6}{5}=1\frac{1}{5} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(1\frac{1}{5}\).

    Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

    Ibu memiliki 3 meter pita. Sebanyak \(\frac{2}{5}\) dari setiap meter pita digunakan untuk menghias kado. Berapa meter pita yang digunakan jika ada 3 meter pita?

    Penyelesaian:

    \[ 3\times\frac{2}{5}=\frac{6}{5}=1\frac{1}{5} \]

    Jadi, pita yang digunakan sepanjang \(1\frac{1}{5}\) meter.

    3. Perkalian pecahan campuran

    Pecahan campuran harus diubah menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.

    Contoh:

    \[ 1\frac{1}{2}\times\frac{2}{3} \]

    Langkah 1: Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

    \[ 1\frac{1}{2}=\frac{3}{2} \]

    Langkah 2: Kalikan kedua pecahan.

    \[ \frac{3}{2}\times\frac{2}{3} =\frac{6}{6}=1 \]

    Jadi, hasilnya adalah 1.

    D. Pembagian Pecahan

    Pembagian pecahan dilakukan dengan mengubah operasi pembagian menjadi perkalian, kemudian membalik pecahan pembagi.

    Ingat: Pecahan yang dibalik adalah pecahan kedua atau pecahan pembagi.

    1. Pembagian pecahan biasa dengan pecahan biasa

    Rumus:

    \[ \frac{a}{b}\div\frac{c}{d} =\frac{a}{b}\times\frac{d}{c} \]

    Contoh 1:

    \[ \frac{2}{3}\div\frac{1}{4} \]

    Langkah 1: Ubah tanda bagi menjadi tanda kali.

    Langkah 2: Balik pecahan kedua, dari \(\frac{1}{4}\) menjadi \(\frac{4}{1}\).

    \[ \frac{2}{3}\div\frac{1}{4} =\frac{2}{3}\times\frac{4}{1} =\frac{8}{3}=2\frac{2}{3} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(2\frac{2}{3}\).

    Contoh 2:

    \[ \frac{3}{5}\div\frac{2}{7} \]
    \[ =\frac{3}{5}\times\frac{7}{2} =\frac{21}{10}=2\frac{1}{10} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(2\frac{1}{10}\).

    2. Pembagian pecahan dengan bilangan bulat

    Bilangan bulat ditulis sebagai pecahan dengan penyebut 1.

    Contoh:

    \[ \frac{3}{4}\div 2 \]
    \[ =\frac{3}{4}\div\frac{2}{1} \]
    \[ =\frac{3}{4}\times\frac{1}{2} =\frac{3}{8} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(\frac{3}{8}\).

    3. Pembagian pecahan campuran

    Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.

    Contoh:

    \[ 1\frac{1}{2}\div\frac{3}{4} \]

    Langkah 1:

    \[ 1\frac{1}{2}=\frac{3}{2} \]

    Langkah 2: Balik pecahan pembagi.

    \[ \frac{3}{2}\div\frac{3}{4} =\frac{3}{2}\times\frac{4}{3} \]

    Langkah 3: Kalikan dan sederhanakan.

    \[ \frac{12}{6}=2 \]

    Jadi, hasilnya adalah 2.

    E. Perbedaan Perkalian dan Pembagian Pecahan

    Perkalian pecahan

    Pembagian pecahan

    Pembilang dikali pembilang.

    Pecahan pembagi dibalik terlebih dahulu.

    Penyebut dikali penyebut.

    Operasi bagi diubah menjadi kali.

    Hasil dapat lebih kecil atau lebih besar.

    Hasil dapat lebih kecil atau lebih besar.

    Perhatikan contoh berikut.

    • Perkalian: \(\frac{1}{2}\times\frac{1}{3}=\frac{1}{6}\)

    • Pembagian: \(\frac{1}{2}\div\frac{1}{3}=\frac{3}{2}=1\frac{1}{2}\)

    F. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Heat-resistant Glass measuring cup jigger for espr...  –  Vicedeal

    Contoh 1: Perkalian pecahan

    Ibu mempunyai 2 liter susu. Sebanyak \(\frac{3}{4}\) bagian digunakan untuk membuat kue. Berapa liter susu yang digunakan?

    Jawab:

    \[ 2\times\frac{3}{4}=\frac{6}{4}=1\frac{1}{2} \]

    Jadi, susu yang digunakan adalah \(1\frac{1}{2}\) liter.

    ¿El pan congelado es más saludable? Qué dice la evidencia científica - Infobae

    Contoh 2: Pembagian pecahan

    Tersedia \(\frac{3}{4}\) bagian roti. Roti tersebut akan dibagi menjadi beberapa potongan, masing-masing berukuran \(\frac{1}{8}\) bagian roti utuh. Berapa potongan yang diperoleh?

    Jawab:

    \[ \frac{3}{4}\div\frac{1}{8} =\frac{3}{4}\times\frac{8}{1}=6 \]

    Jadi, diperoleh 6 potongan.

    G. Latihan Soal

    Kerjakan soal berikut secara mandiri di buku tulis!

    A. Pilihan ganda

    Pilihlah jawaban yang benar.

    1. Hasil dari \(\frac{2}{5}\times\frac{3}{4}\) adalah ....

    A. \(\frac{5}{9}\)

    B. \(\frac{6}{20}\)

    C. \(\frac{6}{9}\)

    D. \(\frac{5}{20}\)

    2. Hasil dari \(\frac{3}{7}\times\frac{2}{3}\) adalah ....

    A. \(\frac{2}{7}\)

    B. \(\frac{5}{10}\)

    C. \(\frac{6}{10}\)

    D. \(\frac{3}{7}\)

    3. Hasil dari \(\frac{1}{2}\div\frac{1}{4}\) adalah ....

    A. \(\frac{1}{8}\)

    B. \(\frac{1}{2}\)

    C. 2

    D. 4

    4. Hasil dari \(\frac{2}{3}\div\frac{1}{6}\) adalah ....

    A. 2

    B. 3

    C. 4

    D. 6

    B. Isian

    5. Hitunglah \(\frac{4}{5}\times\frac{2}{3}=\ldots\)

    6. Hitunglah \(\frac{5}{6}\div\frac{2}{3}=\ldots\)

    7. Hitunglah \(2\frac{1}{4}\times\frac{2}{3}=\ldots\)

    8. Hitunglah \(1\frac{1}{2}\div\frac{3}{4}=\ldots\)

    C. Soal cerita

    9. Siti mempunyai pita sepanjang 4 meter. Sebanyak \(\frac{3}{8}\) dari pita tersebut digunakan untuk menghias kado. Berapa meter pita yang digunakan Siti?

    10. Pak Budi memiliki \(\frac{3}{4}\) kg tepung. Tepung tersebut akan dimasukkan ke dalam kantong kecil, masing-masing berisi \(\frac{1}{8}\) kg. Berapa kantong kecil yang dapat diisi?

    H. Kunci Jawaban

    Kunci jawaban latihan

    Lihat jawaban

    I. Kesimpulan

    • Perkalian pecahan: kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

    • Pembagian pecahan: ubah tanda bagi menjadi tanda kali, lalu balik pecahan pembagi.

    • Pecahan campuran diubah menjadi pecahan biasa sebelum dihitung.

    • Sederhanakan hasil akhir jika memungkinkan.

    Pesan untuk peserta didik: Ananda yang saleh dan salehah, marilah belajar matematika dengan tekun, teliti, jujur, dan penuh rasa syukur kepada Allah SWT atas ilmu yang kita peroleh.

 

 Nama Guru         : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : IPAS

Hari, Tanggal         :Selasa, 3 November 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Energi dan Penggunaannya
Pertemuan ke        : 22

Capaian Pembelajaran (CP)

Murid memahami berbagai sumber energi dan penggunaan energi dalam kehidupan sehari-hari sehingga menyadari bahwa energi merupakan sumber daya yang perlu digunakan secara bijaksana. Murid mampu mengidentifikasi berbagai sumber energi, menjelaskan manfaat energi bagi kehidupan, serta menunjukkan perilaku hemat energi dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

2. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan mengamati gambar, membaca bahan ajar, berdiskusi, dan menyelesaikan permasalahan kontekstual, murid diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi berbagai sumber energi yang terdapat di lingkungan sekitar dengan benar.

  2. Menjelaskan berbagai bentuk energi, seperti energi listrik, panas, gerak, cahaya, bunyi, dan kimia beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Menganalisis manfaat energi bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

  4. Membedakan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan beserta contohnya.

  5. Menentukan tindakan yang tepat untuk menghemat energi di rumah dan di sekolah.

  6. Menunjukkan sikap tanggung jawab dan kepedulian terhadap penggunaan energi serta kelestarian lingkungan.

3. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Murid diajak menyadari pentingnya energi dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan pengamatan lingkungan kelas. Guru mengajak murid memperhatikan lampu, kipas angin, cahaya matahari, dan peralatan lain yang menggunakan energi. Murid kemudian merefleksikan kebiasaan mereka dalam menggunakan energi serta menyadari bahwa energi perlu digunakan secara hemat, bijaksana, dan bertanggung jawab.

4. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Murid menghubungkan pengetahuan tentang energi dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan listrik untuk belajar, energi panas untuk memasak, dan energi gerak untuk bersepeda. Melalui diskusi dan pemecahan masalah, murid memahami dampak pemborosan energi serta menemukan solusi sederhana yang dapat diterapkan di rumah dan sekolah. Murid juga diajak mensyukuri karunia Allah SWT dengan menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

5. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Pembelajaran dilaksanakan melalui kegiatan yang menyenangkan, interaktif, dan melibatkan partisipasi aktif murid. Guru dapat mengajak murid bermain “Tebak Sumber Energi”, memasangkan gambar sumber energi dengan manfaatnya, mengikuti kuis kelompok, serta melakukan tantangan “Detektif Hemat Energi” untuk menemukan perilaku boros energi di lingkungan kelas. Kegiatan ini diharapkan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan rasa ingin tahu, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi murid.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mampu mengidentifikasi berbagai sumber energi di lingkungan sekitar, seperti matahari, angin, air, batu bara, minyak bumi, gas alam, dan biomassa.
  2. Murid mampu menjelaskan berbagai bentuk energi, meliputi energi listrik, panas, gerak, cahaya, bunyi, dan kimia beserta contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Murid mampu menganalisis manfaat energi bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan melalui pengamatan gambar dan diskusi.
  4. Murid mampu membedakan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan serta memberikan contoh pemanfaatannya.
  5. Murid mampu menganalisis permasalahan pemborosan energi di rumah dan sekolah serta mengusulkan solusi yang tepat.
  6. Murid mampu menunjukkan perilaku hemat energi dan menyusun ajakan sederhana untuk menggunakan energi secara bijaksana serta menjaga kelestarian lingkungan.

  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.

ENERGI dan PENGGUNAANNYA dalam KEHIDUPAN SEHARI-HARI

A. Pengertian Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan perubahan. Energi sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanpa energi, manusia tidak dapat melakukan aktivitas, kendaraan tidak dapat bergerak, dan berbagai peralatan tidak dapat digunakan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita menggunakan energi untuk menyalakan lampu, memasak makanan, menggerakkan kendaraan, belajar, bermain, dan melakukan berbagai kegiatan lainnya.


B. Berbagai Sumber Energi

Sumber energi adalah segala sesuatu yang dapat menghasilkan energi atau menyediakan energi untuk dimanfaatkan. Sumber energi dapat berasal dari alam dan berbagai bahan yang tersedia di sekitar kita.

1. Matahari

Matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan di Bumi. Energi matahari menghasilkan cahaya dan panas yang membantu menghangatkan Bumi, mengeringkan pakaian, membantu pertumbuhan tumbuhan, serta dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui panel surya.

2. Angin

Angin adalah udara yang bergerak. Energi angin dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir angin, membantu perahu layar bergerak, dan menghasilkan listrik melalui turbin angin.

3. Air

Air yang mengalir memiliki energi yang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin di pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Air juga membantu manusia dalam berbagai kegiatan, seperti mencuci, memasak, dan menyiram tanaman.

4. Batu Bara

Batu bara merupakan sumber energi yang berasal dari fosil dan membutuhkan waktu sangat lama untuk terbentuk. Batu bara digunakan sebagai bahan bakar di sejumlah pembangkit listrik dan industri. Penggunaannya perlu dikendalikan karena dapat menghasilkan polusi udara.

5. Minyak Bumi

Minyak bumi merupakan sumber energi fosil yang diolah menjadi berbagai bahan bakar, seperti bensin dan solar. Bahan bakar tersebut digunakan untuk menggerakkan kendaraan dan mesin. Minyak bumi termasuk sumber energi tidak terbarukan karena persediaannya terbatas.

6. Gas Alam

Gas alam merupakan sumber energi fosil yang dapat digunakan untuk memasak, menghasilkan listrik, dan mendukung kegiatan industri. Penggunaannya harus dilakukan secara aman dan hemat.

7. Biomassa

Biomassa adalah sumber energi yang berasal dari bahan organik, seperti kayu, sisa tumbuhan, dan kotoran hewan. Biomassa dapat diolah menjadi biogas dan biofuel untuk memenuhi kebutuhan energi.

C. Penggunaan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Energi memiliki berbagai bentuk dan kegunaan. Berikut beberapa contoh pemanfaatannya.

  • Energi listrik digunakan untuk menyalakan lampu, televisi, komputer, kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya.

  • Energi panas digunakan untuk memasak makanan, merebus air, dan menghangatkan tubuh.

  • Energi gerak digunakan untuk menggerakkan kendaraan, sepeda, mesin, serta membantu manusia melakukan aktivitas fisik.

  • Energi cahaya membantu manusia melihat benda dan membantu tumbuhan melakukan fotosintesis.

  • Energi bunyi dimanfaatkan untuk berkomunikasi, mendengarkan musik, menyampaikan informasi, dan belajar.

  • Energi kimia tersimpan dalam makanan, baterai, dan bahan bakar. Energi dalam makanan membantu tubuh bergerak dan melakukan berbagai aktivitas.

Dalam kehidupan sehari-hari, satu bentuk energi dapat berubah menjadi bentuk energi lainnya. Contohnya, lampu mengubah energi listrik menjadi energi cahaya dan panas, sedangkan kipas angin mengubah energi listrik menjadi energi gerak.

D. Manfaat Energi bagi Kehidupan

Energi memberikan banyak manfaat bagi manusia dan lingkungan. Energi membantu mempermudah pekerjaan, meningkatkan kenyamanan hidup, mendukung kegiatan belajar, menggerakkan alat transportasi, serta membantu perkembangan teknologi dan industri.

Bagi makhluk hidup, energi juga sangat penting. Manusia memperoleh energi dari makanan untuk bergerak dan berpikir. Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis. Sementara itu, hewan memperoleh energi dari makanan yang dikonsumsinya.

Oleh karena itu, energi merupakan sumber daya yang sangat berharga dan harus digunakan dengan penuh tanggung jawab.

E. Menggunakan Energi secara Bijaksana

Sebagian sumber energi, seperti matahari, angin, dan air, dapat diperbarui secara alami. Sementara itu, batu bara, minyak bumi, dan gas alam termasuk sumber energi tidak terbarukan yang persediaannya terbatas.

Penggunaan energi secara berlebihan dapat menyebabkan pemborosan sumber daya dan meningkatkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, kita perlu membiasakan perilaku hemat energi, antara lain:

  1. Mematikan lampu ketika tidak diperlukan.

  2. Mematikan televisi dan peralatan elektronik setelah digunakan.

  3. Menggunakan air secukupnya.

  4. Memanfaatkan cahaya matahari pada siang hari.

  5. Berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat jika aman.

  6. Menggunakan sumber energi terbarukan apabila memungkinkan.

  7. Menjaga lingkungan agar sumber daya alam tetap tersedia bagi generasi mendatang.

Kebiasaan hemat energi dapat dimulai dari rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi kelestarian lingkungan.

F. Energi sebagai Karunia Allah SWT

Energi dan sumber daya alam merupakan bagian dari karunia Allah SWT yang harus disyukuri. Sebagai manusia, kita memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan sumber daya tersebut dengan bijaksana, tidak berlebihan, dan tidak merusak lingkungan.

Sikap hemat energi merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Dengan menggunakan energi secara bertanggung jawab, kita turut menjaga alam agar tetap bermanfaat bagi kehidupan sekarang dan masa depan.

G. Kesimpulan

Energi merupakan kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan perubahan. Berbagai sumber energi, seperti matahari, angin, air, batu bara, minyak bumi, gas alam, dan biomassa, memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Energi digunakan untuk memasak, menerangi ruangan, menggerakkan kendaraan, menjalankan peralatan, dan mendukung kehidupan makhluk hidup.

Karena energi sangat penting, kita harus menggunakannya secara bijaksana. Menghemat listrik, menggunakan air secukupnya, memanfaatkan energi terbarukan, dan menjaga lingkungan merupakan tindakan nyata yang dapat dilakukan setiap hari.

H. Ayo Berlatih!

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan materi yang telah dipelajari.

  1. Apa yang dimaksud dengan energi?

  2. Sebutkan lima sumber energi yang kamu ketahui!

  3. Jelaskan tiga contoh penggunaan energi dalam kehidupan sehari-hari!

  4. Apa perbedaan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan? Berikan masing-masing dua contoh!

  5. Mengapa kita harus menghemat energi?

  6. Rina selalu menyalakan lampu pada siang hari meskipun sinar matahari sudah cukup menerangi kamarnya. Menurutmu, apa yang sebaiknya dilakukan Rina? Jelaskan alasannya!

  7. Sebutkan tiga tindakan nyata yang dapat kamu lakukan di sekolah untuk menghemat energi!

  Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Matematika

Hari, Tanggal         : Senin, 2 November 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Perkalian dan Pembagian Pecahan
Pertemuan ke        : 23

🌿 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami dan menggunakan pecahan dalam berbagai bentuk, membandingkan dan mengurutkan pecahan, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.


🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mempelajari materi ini, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan.
  2. Menjumlahkan pecahan berpenyebut sama dan berbeda.
  3. Mengurangkan pecahan berpenyebut sama dan berbeda.
  4. Menyelesaikan operasi pecahan campuran.
  5. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan.

🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak belajar dengan tenang, fokus, dan penuh perhatian. Guru mengajak peserta didik mengamati benda atau gambar yang menunjukkan pecahan, kemudian menyadari bahwa pecahan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengerjakan setiap langkah dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Contoh:
Guru menunjukkan sebuah kue yang dibagi menjadi beberapa bagian. Peserta didik mengamati jumlah seluruh bagian dan bagian yang diambil, kemudian menyebutkan pecahannya.


🌱 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Peserta didik menghubungkan konsep pecahan dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, menggunakan uang, mengukur bahan masakan, menentukan waktu, dan membagi sesuatu secara adil.

Contoh:
“Jika sebuah pizza dipotong menjadi 8 bagian dan kamu memakan 3 bagian, berapa bagian pizza yang kamu makan?”

Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa pecahan bukan hanya angka, tetapi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


🎉 Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan seperti:

  • permainan kartu pecahan;
  • mencocokkan gambar dengan pecahannya;
  • puzzle pecahan;
  • permainan kelompok;
  • kuis menggunakan Wordwall/Kahoot;
  • menggunakan benda konkret seperti kertas lipat, buah, atau makanan;
  • tantangan soal cerita pecahan.

Guru memberikan apresiasi atas usaha dan keberanian peserta didik dalam menjawab.


📚 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

PertemuanAlur Tujuan PembelajaranMateri/Kegiatan
1Peserta didik mampu menjelaskan pengertian pecahan serta menentukan pembilang dan penyebut.Mengenal pecahan melalui gambar dan benda konkret.
2Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan dan menentukan pecahan senilai.Pecahan biasa, campuran, desimal, persen, dan pecahan senilai.
3Peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan.Menggunakan tanda >, <, = serta mengurutkan pecahan.
4Peserta didik mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan.Penyebut sama dan berbeda serta soal cerita.
5Peserta didik mampu melakukan perkalian dan pembagian pecahan.Operasi perkalian dan pembagian pecahan serta latihan kontekstual.
6Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan.Soal cerita, diskusi kelompok, permainan/kuis pecahan, dan refleksi.


  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.

  2. Perkalian dan Pembagian Pecahan

    A. Tujuan Pembelajaran

    Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

    1. Memahami konsep perkalian pecahan.

    2. Menghitung hasil perkalian pecahan biasa dan pecahan campuran.

    3. Memahami konsep pembagian pecahan.

    4. Menghitung hasil pembagian pecahan biasa dan pecahan campuran.

    5. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian pecahan.

    B. Pengertian Pecahan

    Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan.

    Contoh:

    \[ \frac{3}{4} \]

    Keterangan:

    • 3 disebut pembilang, yaitu bagian yang diambil.

    • 4 disebut penyebut, yaitu jumlah seluruh bagian yang sama besar.

    C. Perkalian Pecahan

    1. Perkalian pecahan biasa dengan pecahan biasa

    Untuk mengalikan dua pecahan, kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

    Rumus:

    \[ \frac{a}{b}\times\frac{c}{d} =\frac{a\times c}{b\times d} \]

    Contoh 1:

    \[ \frac{2}{3}\times\frac{1}{4} =\frac{2\times1}{3\times4} =\frac{2}{12}=\frac{1}{6} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(\frac{1}{6}\).

    Contoh 2:

    \[ \frac{3}{5}\times\frac{2}{7} =\frac{3\times2}{5\times7} =\frac{6}{35} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(\frac{6}{35}\).

    2. Perkalian pecahan dengan bilangan bulat

    Bilangan bulat dapat ditulis sebagai pecahan dengan penyebut 1.

    Contoh:

    \[ \frac{2}{5}\times 3 =\frac{2}{5}\times\frac{3}{1} =\frac{6}{5}=1\frac{1}{5} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(1\frac{1}{5}\).

    Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

    Ibu memiliki 3 meter pita. Sebanyak \(\frac{2}{5}\) dari setiap meter pita digunakan untuk menghias kado. Berapa meter pita yang digunakan jika ada 3 meter pita?

    Penyelesaian:

    \[ 3\times\frac{2}{5}=\frac{6}{5}=1\frac{1}{5} \]

    Jadi, pita yang digunakan sepanjang \(1\frac{1}{5}\) meter.

    3. Perkalian pecahan campuran

    Pecahan campuran harus diubah menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.

    Contoh:

    \[ 1\frac{1}{2}\times\frac{2}{3} \]

    Langkah 1: Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

    \[ 1\frac{1}{2}=\frac{3}{2} \]

    Langkah 2: Kalikan kedua pecahan.

    \[ \frac{3}{2}\times\frac{2}{3} =\frac{6}{6}=1 \]

    Jadi, hasilnya adalah 1.

    D. Pembagian Pecahan

    Pembagian pecahan dilakukan dengan mengubah operasi pembagian menjadi perkalian, kemudian membalik pecahan pembagi.

    Ingat: Pecahan yang dibalik adalah pecahan kedua atau pecahan pembagi.

    1. Pembagian pecahan biasa dengan pecahan biasa

    Rumus:

    \[ \frac{a}{b}\div\frac{c}{d} =\frac{a}{b}\times\frac{d}{c} \]

    Contoh 1:

    \[ \frac{2}{3}\div\frac{1}{4} \]

    Langkah 1: Ubah tanda bagi menjadi tanda kali.

    Langkah 2: Balik pecahan kedua, dari \(\frac{1}{4}\) menjadi \(\frac{4}{1}\).

    \[ \frac{2}{3}\div\frac{1}{4} =\frac{2}{3}\times\frac{4}{1} =\frac{8}{3}=2\frac{2}{3} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(2\frac{2}{3}\).

    Contoh 2:

    \[ \frac{3}{5}\div\frac{2}{7} \]
    \[ =\frac{3}{5}\times\frac{7}{2} =\frac{21}{10}=2\frac{1}{10} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(2\frac{1}{10}\).

    2. Pembagian pecahan dengan bilangan bulat

    Bilangan bulat ditulis sebagai pecahan dengan penyebut 1.

    Contoh:

    \[ \frac{3}{4}\div 2 \]
    \[ =\frac{3}{4}\div\frac{2}{1} \]
    \[ =\frac{3}{4}\times\frac{1}{2} =\frac{3}{8} \]

    Jadi, hasilnya adalah \(\frac{3}{8}\).

    3. Pembagian pecahan campuran

    Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.

    Contoh:

    \[ 1\frac{1}{2}\div\frac{3}{4} \]

    Langkah 1:

    \[ 1\frac{1}{2}=\frac{3}{2} \]

    Langkah 2: Balik pecahan pembagi.

    \[ \frac{3}{2}\div\frac{3}{4} =\frac{3}{2}\times\frac{4}{3} \]

    Langkah 3: Kalikan dan sederhanakan.

    \[ \frac{12}{6}=2 \]

    Jadi, hasilnya adalah 2.

    E. Perbedaan Perkalian dan Pembagian Pecahan

    Perkalian pecahan

    Pembagian pecahan

    Pembilang dikali pembilang.

    Pecahan pembagi dibalik terlebih dahulu.

    Penyebut dikali penyebut.

    Operasi bagi diubah menjadi kali.

    Hasil dapat lebih kecil atau lebih besar.

    Hasil dapat lebih kecil atau lebih besar.

    Perhatikan contoh berikut.

    • Perkalian: \(\frac{1}{2}\times\frac{1}{3}=\frac{1}{6}\)

    • Pembagian: \(\frac{1}{2}\div\frac{1}{3}=\frac{3}{2}=1\frac{1}{2}\)

    F. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Heat-resistant Glass measuring cup jigger for espr...  –  Vicedeal

    Contoh 1: Perkalian pecahan

    Ibu mempunyai 2 liter susu. Sebanyak \(\frac{3}{4}\) bagian digunakan untuk membuat kue. Berapa liter susu yang digunakan?

    Jawab:

    \[ 2\times\frac{3}{4}=\frac{6}{4}=1\frac{1}{2} \]

    Jadi, susu yang digunakan adalah \(1\frac{1}{2}\) liter.

    ¿El pan congelado es más saludable? Qué dice la evidencia científica - Infobae

    Contoh 2: Pembagian pecahan

    Tersedia \(\frac{3}{4}\) bagian roti. Roti tersebut akan dibagi menjadi beberapa potongan, masing-masing berukuran \(\frac{1}{8}\) bagian roti utuh. Berapa potongan yang diperoleh?

    Jawab:

    \[ \frac{3}{4}\div\frac{1}{8} =\frac{3}{4}\times\frac{8}{1}=6 \]

    Jadi, diperoleh 6 potongan.

    G. Latihan Soal

    Kerjakan soal berikut secara mandiri di buku tulis!

    A. Pilihan ganda

    Pilihlah jawaban yang benar.

    1. Hasil dari \(\frac{2}{5}\times\frac{3}{4}\) adalah ....

    A. \(\frac{5}{9}\)

    B. \(\frac{6}{20}\)

    C. \(\frac{6}{9}\)

    D. \(\frac{5}{20}\)

    2. Hasil dari \(\frac{3}{7}\times\frac{2}{3}\) adalah ....

    A. \(\frac{2}{7}\)

    B. \(\frac{5}{10}\)

    C. \(\frac{6}{10}\)

    D. \(\frac{3}{7}\)

    3. Hasil dari \(\frac{1}{2}\div\frac{1}{4}\) adalah ....

    A. \(\frac{1}{8}\)

    B. \(\frac{1}{2}\)

    C. 2

    D. 4

    4. Hasil dari \(\frac{2}{3}\div\frac{1}{6}\) adalah ....

    A. 2

    B. 3

    C. 4

    D. 6

    B. Isian

    5. Hitunglah \(\frac{4}{5}\times\frac{2}{3}=\ldots\)

    6. Hitunglah \(\frac{5}{6}\div\frac{2}{3}=\ldots\)

    7. Hitunglah \(2\frac{1}{4}\times\frac{2}{3}=\ldots\)

    8. Hitunglah \(1\frac{1}{2}\div\frac{3}{4}=\ldots\)

    C. Soal cerita

    9. Siti mempunyai pita sepanjang 4 meter. Sebanyak \(\frac{3}{8}\) dari pita tersebut digunakan untuk menghias kado. Berapa meter pita yang digunakan Siti?

    10. Pak Budi memiliki \(\frac{3}{4}\) kg tepung. Tepung tersebut akan dimasukkan ke dalam kantong kecil, masing-masing berisi \(\frac{1}{8}\) kg. Berapa kantong kecil yang dapat diisi?

    H. Kunci Jawaban

    Kunci jawaban latihan

    Lihat jawaban

    I. Kesimpulan

    • Perkalian pecahan: kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

    • Pembagian pecahan: ubah tanda bagi menjadi tanda kali, lalu balik pecahan pembagi.

    • Pecahan campuran diubah menjadi pecahan biasa sebelum dihitung.

    • Sederhanakan hasil akhir jika memungkinkan.

    Pesan untuk peserta didik: Ananda yang saleh dan salehah, marilah belajar matematika dengan tekun, teliti, jujur, dan penuh rasa syukur kepada Allah SWT atas ilmu yang kita peroleh.