Senin 10 Agustus 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 

Mengenal Proses Perumusan Pancasila

1. Apa itu Pancasila?

Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia. Pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila terdiri atas lima sila:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pancasila tidak lahir secara tiba-tiba. Pancasila dirumuskan melalui proses yang panjang dengan melibatkan beberapa tokoh bangsa.


C. Sidang BPUPKI

Apa itu BPUPKI?

BPUPKI adalah singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

BPUPKI dibentuk untuk mempersiapkan hal-hal penting yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia, termasuk membahas dasar negara.

Dalam sidang BPUPKI, para tokoh bangsa menyampaikan gagasan mengenai dasar negara Indonesia.

Sidang Pertama BPUPKI

Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada 29 Mei–1 Juni 1945.

Salah satu hal penting yang dibahas adalah dasar negara Indonesia.

Beberapa tokoh menyampaikan gagasannya, yaitu:

  • Mohammad Yamin
  • Soepomo
  • Soekarno

D. Tokoh-Tokoh yang Mengusulkan Dasar Negara

1. Mohammad Yamin



4

Mohammad Yamin merupakan salah satu tokoh yang menyampaikan gagasan mengenai dasar negara dalam sidang BPUPKI.

Dalam gagasannya, ia menekankan pentingnya:

  • persatuan;
  • kebangsaan;
  • kemanusiaan;
  • kerakyatan;
  • kesejahteraan rakyat.

Peran:
Memberikan gagasan tentang dasar negara dalam sidang BPUPKI.


2. Soepomo



Soepomo adalah seorang ahli hukum yang menjadi anggota BPUPKI.

Ia menyampaikan gagasan mengenai negara yang mengutamakan:

  • persatuan;
  • kekeluargaan;
  • keseimbangan lahir dan batin;
  • musyawarah;
  • keadilan rakyat.

Peran:
Menyampaikan pemikiran tentang dasar dan bentuk negara Indonesia.


3. Soekarno


5

Soekarno menyampaikan pidato penting pada 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI.

Dalam pidatonya, Soekarno mengusulkan lima dasar negara. Ia kemudian menyebut lima dasar tersebut dengan nama Pancasila.

Karena itu, tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Peran:
Mengusulkan lima dasar negara dan memperkenalkan istilah Pancasila.


E. Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta

Setelah sidang pertama BPUPKI, pembahasan mengenai dasar negara terus dilakukan.

Untuk merumuskan dasar negara secara lebih lanjut, dibentuk Panitia Sembilan.

Beberapa anggota Panitia Sembilan antara lain:

  • Ir. Soekarno
  • Drs. Mohammad Hatta
  • A.A. Maramis
  • Ahmad Soebardjo
  • Abdul Kahar Muzakir
  • Abikusno Tjokrosuyoso
  • Abdul Wahid Hasyim
  • Agus Salim
  • Mohammad Yamin

Pada 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menghasilkan sebuah rumusan yang dikenal dengan nama Piagam Jakarta.

Piagam Jakarta menjadi salah satu tahap penting dalam proses perumusan Pancasila.


F. Pengesahan Pancasila

Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, proses penetapan dasar negara dilanjutkan.

Pada 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidang.

Dalam sidang tersebut, PPKI mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945.

Rumusan Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 kemudian menjadi rumusan Pancasila yang sah sebagai dasar negara Indonesia.


G. Timeline Proses Perumusan Pancasila

TanggalPeristiwaKeterangan
29 Mei 1945Sidang BPUPKI dimulaiMohammad Yamin menyampaikan gagasan dasar negara
31 Mei 1945Gagasan dasar negaraSoepomo menyampaikan gagasannya
1 Juni 1945Pidato SoekarnoSoekarno menyampaikan lima dasar negara dan istilah Pancasila
22 Juni 1945Piagam JakartaPanitia Sembilan menyusun rumusan dasar negara
17 Agustus 1945Proklamasi KemerdekaanIndonesia menyatakan kemerdekaannya
18 Agustus 1945Pengesahan UUD 1945PPKI mengesahkan UUD 1945 beserta rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

Ingat!

29 Mei → Yamin
31 Mei → Soepomo
1 Juni → Soekarno
22 Juni → Piagam Jakarta
17 Agustus → Proklamasi
18 Agustus → Pengesahan UUD 1945


H. Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila dan Perannya

TokohPeran
Mohammad YaminMenyampaikan gagasan mengenai dasar negara dalam sidang BPUPKI
SoepomoMenyampaikan gagasan tentang dasar dan bentuk negara
SoekarnoMenyampaikan pidato 1 Juni 1945 dan memperkenalkan istilah Pancasila
Mohammad HattaBerperan dalam proses perumusan dan penyempurnaan dasar negara serta persiapan kemerdekaan
Ahmad SoebardjoAnggota Panitia Sembilan yang ikut merumuskan dasar negara
A.A. MaramisAnggota Panitia Sembilan
Agus SalimAnggota Panitia Sembilan
Abdul Wahid HasyimAnggota Panitia Sembilan
Abdul Kahar MuzakirAnggota Panitia Sembilan
Abikusno TjokrosuyosoAnggota Panitia Sembilan
Mohammad YaminAnggota Panitia Sembilan

I. Sikap yang Dapat Diteladani

Dari para tokoh perumus Pancasila, kita dapat belajar beberapa sikap, yaitu:

🤝 1. Mengutamakan persatuan

Para tokoh memiliki perbedaan pendapat, tetapi tetap mengutamakan kepentingan bangsa.

💬 2. Mau bermusyawarah

Perumusan dasar negara dilakukan melalui pembahasan dan musyawarah.

❤️ 3. Menghargai perbedaan

Para tokoh berasal dari berbagai latar belakang. Mereka tetap bekerja sama untuk Indonesia.

🇮🇩 4. Mengutamakan kepentingan bangsa

Para tokoh rela mengesampingkan kepentingan pribadi demi kepentingan bangsa dan negara.

⭐ 5. Bertanggung jawab

Para tokoh menjalankan tugasnya dengan sungguh-sungguh dalam mempersiapkan Indonesia merdeka.

Jum'at 7 Agustus 2026 Seni Rupa

Jum'at 7 Agustus 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 

Pengertian dan Prinsip Komposisi
Komposisi adalah cara menyusun objek gambar agar tampak seimbang dan indah. Tata letak yang baik membuat gambar tidak berat sebelah.
  • Keseimbangan (Balance): Berat visual objek di sisi kiri dan kanan terlihat sama atau selaras.
  • Kesatuan (Unity): Semua benda tampak saling mendukung dan membentuk satu tema.
  • Proporsi (Proportion): Perbandingan ukuran antar objek sesuai dengan kenyataan.
  • Pusat Perhatian (Center of Interest): Bagian gambar yang paling menarik perhatian penonton.
Objek Gambar Bentuk
  • Alam Benda (Still Life): Benda mati seperti kendi, gelas, piring, atau buah tiruan.
  • Tumbuhan (Flora): Daun, bunga, tangkai pohon, atau pot tanaman di sekitar rumah.
  • Alam Sekitar: Batu, kayu, atau pemandangan alam dekat.
Langkah-Langkah Menggambar Objek
  1. Pengamatan (Observasi): Amati bentuk dasar objek (lingkaran, tabung, atau kubus).
  2. Sketsa Kasar: Buat garis tipis untuk menentukan letak dan ukuran objek di kertas.
  3. Penyempurnaan Garis: Pertegas bentuk objek sesuai wujud aslinya secara perlahan.
  4. Pemberian Arsir/Warna: Beri gelap terang dengan pensil atau cat untuk memberi kesan tiga dimensi.
  5. Penyelesaian (Finishing): Periksa kembali keseimbangan dan kerapian gambar secara keseluruhan.
Latihan Siswa
  • Siapkan satu benda di atas meja (seperti gelas atau buah).
  • Buat sketsa dengan memperhatikan posisi terang dan gelap.
  • Terapkan aturan komposisi simetris atau asimetris pada bidang kertas.

Kamis 6 Agustus 2026 Bahasa Indonesia

Kamis 6 Agustus 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 


Materi Pembelajaran

1. Pengertian Singkatan

Singkatan adalah bentuk pendek yang terdiri atas satu huruf atau lebih yang mewakili sebuah kata atau beberapa kata.

Contoh Singkatan

Singkatan

Kepanjangan

Yth.

Yang terhormat

dsb.

dan sebagainya

dll.

dan lain-lain

No.

Nomor

hlm.

halaman

Prof.

Profesor

S.Pd.

Sarjana Pendidikan

Ciri-ciri Singkatan

o    Bentuknya lebih pendek daripada kata atau frasa asal.

o    Ada yang menggunakan tanda titik, ada pula yang tidak.

o    Banyak digunakan dalam surat, buku, papan informasi, dan media massa.

Pengertian Akronim

Akronim adalah singkatan yang dibentuk dari gabungan huruf atau suku kata yang dilafalkan sebagai sebuah kata.

Contoh Akronim

Akronim

Kepanjangan

OSIS

Organisasi Siswa Intra Sekolah

Pemilu

Pemilihan Umum

Rudal

Peluru Kendali

Posyandu

Pos Pelayanan Terpadu

SIM

Surat Izin Mengemudi

Ciri-ciri Akronim

o    Dibaca seperti kata biasa.

o    Dibentuk dari huruf atau suku kata.

o    Mudah diucapkan.

Perbedaan Singkatan dan Akronim

Singkatan

Akronim

Tidak selalu dibaca sebagai kata.

Dibaca sebagai sebuah kata.

Contoh: Yth., dll., No.

Contoh: OSIS, Pemilu, Posyandu

Ada yang memakai tanda titik.

Umumnya tidak memakai tanda titik.

Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Singkatan dan akronim dapat ditemukan di berbagai tempat.

Di Sekolah

o    OSIS

o    UKS

o    Pramuka

o    Lab.

Di Jalan

o    Jl.

o    No.

o    SIM

o    STNK

Di Media Massa

o    DPR

o    KPK

o    WHO

o    UNESCO

Di Buku

o    hlm.

o    dst.

o    dll.

o    dsb.

Kaidah Penulisan Singkatan dan Akronim

Singkatan Nama Orang

Huruf awal setiap unsur ditulis dengan huruf kapital.

Contoh:

o    M. Hatta

o    A. H. Nasution

Singkatan Gelar

Menggunakan tanda titik.

Contoh:

o    Dr.

o    S.Pd.

o    M.Pd.

Singkatan Umum

Menggunakan tanda titik.

Contoh:

o    hlm.

o    dst.

o    dll.

o    dsb.

Singkatan Nama Lembaga

Semua huruf kapital tanpa tanda titik.

Contoh:

o    DPR

o    PGRI

o    UNESCO

o    WHO

Akronim

Ditulis sesuai bentuk katanya.

Contoh:

o    Pemilu

o    Posyandu

o    Rudal

o    Bappenas

F. Contoh dalam Kalimat

40.Ketua OSIS mengumumkan jadwal kegiatan sekolah.

41.Bacalah materi pada hlm. 35.

42.Ayah memperpanjang SIM di kantor kepolisian.

43.Rapat dihadiri oleh anggota DPR.

44.Pemerintah menyelenggarakan Pemilu setiap lima tahun.

G. Aktivitas Peserta Didik

Aktivitas 1

Tentukan apakah kata berikut termasuk singkatan atau akronim!

Kata

Singkatan

Akronim

OSIS

dll.

Pemilu

DPR

Posyandu

hlm.

UKS

Rudal

Aktivitas 2

Lengkapilah tabel berikut!

Singkatan/Akronim

Kepanjangan

OSIS

.................

UKS

.................

DPR

.................

Yth.

.................

hlm.

.................

Pemilu

.................

Aktivitas 3

Temukan minimal 10 singkatan atau akronim yang ada di lingkungan sekolah, buku pelajaran, papan informasi, atau media massa. Tuliskan kepanjangannya.

No

Singkatan/Akronim

Kepanjangan

Tempat Ditemukan

1

2

3

4

5

H. Rangkuman

o    Singkatan adalah bentuk pendek dari satu kata atau lebih.

o    Akronim adalah singkatan yang dibaca sebagai sebuah kata.

o    Singkatan dan akronim banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

o    Penulisan singkatan dan akronim harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia agar komunikasi tertulis menjadi jelas dan benar.


I. Asesmen

A. Pilihan Ganda

49.Yang termasuk akronim adalah ....
a. hlm.
b. dll.
c. Pemilu
d. Yth.

o    Kepanjangan OSIS adalah ....
a. Organisasi Siswa Indonesia Sejahtera
b. Organisasi Siswa Intra Sekolah
c. Organisasi Sekolah Indonesia
d. Organisasi Siswa Sekolah

3.    Penulisan singkatan gelar yang benar adalah ....
a. Spd
b. S.Pd.
c. S.pd.
d. SPd

4.    Singkatan yang menggunakan tanda titik adalah ....
a. DPR
b. WHO
c. hlm.
d. PGRI

5.    Yang termasuk singkatan nama lembaga adalah ....
a. Pemilu
b. Posyandu
c. DPR
d. Rudal

B. Uraian

6.            Jelaskan perbedaan singkatan dan akronim!

7.            Sebutkan lima singkatan yang sering kamu jumpai di sekolah beserta kepanjangannya!

8.            Buatlah tiga kalimat yang menggunakan singkatan atau akronim secara tepat.