Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : STS Day 2

Hari, Tanggal         : Jum'at 9 Oktober 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     :  Agama dan P. Pancasila
Pertemuan ke        : 



       

  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.


Berikut Kisi-Kisi Pendidikan Pancasila

No.

Materi

Indikator Soal

 

1

Sejarah Pancasila

Menentukan tanggal lahir Pancasila

 

2

Perumus Pancasila

Mengidentifikasi tokoh perumus Pancasila

 

3

Dasar Negara

Menjelaskan tujuan perumusan dasar negara

 

4

Pancasila

Menjelaskan arti Pancasila

 

5

Rumusan Dasar Negara

Menentukan usulan Mohammad Yamin yang berkaitan dengan persatuan

 

6

BPUPKI

Menentukan ketua BPUPKI

 

7

Sikap Perumus Pancasila

Menentukan sikap teladan para perumus Pancasila

 

8

Sikap Perumus Pancasila

Menentukan sikap menghargai pendapat

 

9

Gotong Royong

Menjelaskan manfaat gotong royong

 

10

Pengamalan Pancasila

Mengidentifikasi nilai Pancasila berdasarkan gambar

 

11

Sikap Menghargai

Menentukan contoh menghargai teman

 

12

Sila Kedua

Menentukan contoh pengamalan sila kedua

 

13

Sila Ketiga

Menentukan bunyi sila sesuai ilustrasi

 

14

Sila Ketiga

Menentukan contoh sikap persatuan

 

15

Sila Kelima

Menentukan makna keadilan sosial

 

16

Sila Pertama

Menentukan contoh pengamalan sila pertama

 

17

Sila Keempat

Menentukan sikap saat menyampaikan pendapat

 

18

Musyawarah

Menentukan tindakan yang sesuai dengan musyawarah

 

19

Sila Kedua

Menentukan contoh sikap kemanusiaan

 

20

Gotong Royong

Menentukan manfaat kerja sama dalam keluarga

 

21

Norma Hukum

Mengidentifikasi contoh pelanggaran norma hukum

 

22

Norma Kesopanan

Menentukan contoh norma kesopanan

 

23

Norma Hukum

Menjelaskan tujuan norma hukum

 

24

Macam-Macam Norma

Memasangkan jenis norma dengan contohnya

 

25

Manfaat Norma

Menjelaskan manfaat norma dalam masyarakat

 

26

Kewajiban Siswa

Menentukan kewajiban siswa di sekolah

 

27

Kewajiban Membayar Pajak

Menentukan manfaat membayar pajak

 

28

Hak Siswa

Menentukan contoh hak siswa di sekolah

 

29

Hak Anak

Menentukan hak anak di rumah

 

30

Kewajiban Menjaga Kebersihan

Menentukan akibat tidak melaksanakan kewajiban

 

31

Kewajiban Anak

Menentukan kewajiban anak di rumah

 

32

Pembukaan UUD 1945

Menjelaskan tujuan Pembukaan UUD 1945

 

33

Pembukaan UUD 1945

Menjelaskan makna alinea ketiga

 

34

Pembukaan UUD 1945

Menentukan sikap sesuai makna alinea pertama

 

35

Tujuan Negara

Menentukan dampak tidak tercapainya tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa

 

KISI-KISI SOAL ISIAN/URAIAN

No.

Materi

Indikator Soal

 

1

PPKI

Menyebutkan ketua PPKI

 

2

Menghargai Perbedaan

Menjelaskan tujuan menghargai perbedaan

 

3

Sila Ketiga

Menyebutkan contoh perilaku persatuan

 

4

Sila Pertama

Menentukan sila dan bunyinya berdasarkan ilustrasi

 

5

Sila Keempat

Menentukan sila dan lambangnya

 

6

Norma Kesopanan

Menjelaskan alasan suatu perilaku termasuk norma kesopanan

 

7

Norma Kesusilaan

Menjelaskan alasan perilaku termasuk pelanggaran norma kesusilaan

 

8

Kewajiban Anak

Menentukan kewajiban merawat tanaman

 

9

Hak Anak

Menyebutkan hak anak untuk bermain dan beristirahat

 

10

Pembukaan UUD 1945

Menyebutkan tujuan negara dalam alinea keempat

 

KISI-KISI SOAL URAIAN

No.

Materi

Indikator Soal

 

1

Perumusan Pancasila

Menyebutkan tiga tokoh yang mengusulkan dasar negara

 

2

Sikap Perumus Pancasila

Menjelaskan sikap teladan para perumus Pancasila

 

3

Sila Ketiga

Memberikan contoh perilaku persatuan dalam kehidupan sehari-hari

 

4

Macam-Macam Norma

Menyebutkan empat macam norma dan contohnya

 

5

Program Pemerintah

Menganalisis dampak positif dan negatif program pemerintah bagi siswa

 

 

Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : STS Day 1

Hari, Tanggal         : Kamis, 8 Oktober 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     :  TIK & B. Arab
Pertemuan ke        : 



       

  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.




 Nama Guru            : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Matematika

Hari, Tanggal         : Rabu, 7 Oktober 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     : Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
Pertemuan ke        : 20

🌿 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu memahami dan menggunakan pecahan dalam berbagai bentuk, membandingkan dan mengurutkan pecahan, serta melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.


🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mempelajari materi ini, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan.
  2. Menjumlahkan pecahan berpenyebut sama dan berbeda.
  3. Mengurangkan pecahan berpenyebut sama dan berbeda.
  4. Menyelesaikan operasi pecahan campuran.
  5. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan.

🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Peserta didik diajak belajar dengan tenang, fokus, dan penuh perhatian. Guru mengajak peserta didik mengamati benda atau gambar yang menunjukkan pecahan, kemudian menyadari bahwa pecahan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengerjakan setiap langkah dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Contoh:
Guru menunjukkan sebuah kue yang dibagi menjadi beberapa bagian. Peserta didik mengamati jumlah seluruh bagian dan bagian yang diambil, kemudian menyebutkan pecahannya.


🌱 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Peserta didik menghubungkan konsep pecahan dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, menggunakan uang, mengukur bahan masakan, menentukan waktu, dan membagi sesuatu secara adil.

Contoh:
“Jika sebuah pizza dipotong menjadi 8 bagian dan kamu memakan 3 bagian, berapa bagian pizza yang kamu makan?”

Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa pecahan bukan hanya angka, tetapi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


🎉 Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan seperti:

  • permainan kartu pecahan;
  • mencocokkan gambar dengan pecahannya;
  • puzzle pecahan;
  • permainan kelompok;
  • kuis menggunakan Wordwall/Kahoot;
  • menggunakan benda konkret seperti kertas lipat, buah, atau makanan;
  • tantangan soal cerita pecahan.

Guru memberikan apresiasi atas usaha dan keberanian peserta didik dalam menjawab.


📚 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

PertemuanAlur Tujuan PembelajaranMateri/Kegiatan
1Peserta didik mampu menjelaskan pengertian pecahan serta menentukan pembilang dan penyebut.Mengenal pecahan melalui gambar dan benda konkret.
2Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan dan menentukan pecahan senilai.Pecahan biasa, campuran, desimal, persen, dan pecahan senilai.
3Peserta didik mampu membandingkan dan mengurutkan pecahan.Menggunakan tanda >, <, = serta mengurutkan pecahan.
4Peserta didik mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan.Penyebut sama dan berbeda serta soal cerita.
5Peserta didik mampu melakukan perkalian dan pembagian pecahan.Operasi perkalian dan pembagian pecahan serta latihan kontekstual.
6Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pecahan.Soal cerita, diskusi kelompok, permainan/kuis pecahan, dan refleksi.


  1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.

Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

Giant Magnetic Fraction Circles & Bars at Lakeshore Learning

Mata Pelajaran: Matematika

Kelas/Fase: V / C

Materi: Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan.

  2. Menentukan hasil penjumlahan pecahan dengan penyebut yang sama dan berbeda.

  3. Menentukan hasil pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama dan berbeda.

  4. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

B. Pengertian Pecahan

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.

Bentuk pecahan ditulis sebagai berikut:

ab\frac{a}{b}

Keterangan:

  • aa disebut pembilang, yaitu angka yang berada di atas.

  • bb disebut penyebut, yaitu angka yang berada di bawah.

Contoh:

34\frac{3}{4}

Artinya, satu benda dibagi menjadi 4 bagian sama besar, kemudian diambil 3 bagian.

Site2wouf.fr - Les fractions au cycle 3

C. Penjumlahan Pecahan

Penjumlahan pecahan dilakukan dengan menjumlahkan bagian-bagian pecahan sesuai dengan penyebutnya.

1. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama

Jika penyebutnya sama, kita cukup menjumlahkan pembilangnya. Penyebut tetap.

Contoh 1:

25+15=2+15=35\frac{2}{5}+\frac{1}{5} =\frac{2+1}{5} =\frac{3}{5}

Jadi, hasilnya adalah 35\frac{3}{5}.

Contoh 2:

38+28=3+28=58\frac{3}{8}+\frac{2}{8} =\frac{3+2}{8} =\frac{5}{8}

Ingat! Jika penyebut sudah sama, tidak perlu mengubah penyebut.

2. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Berbeda

Jika penyebutnya berbeda, samakan terlebih dahulu penyebutnya. Kita dapat menggunakan KPK dari kedua penyebut.

Langkah-langkah:

  1. Tentukan KPK dari kedua penyebut.

  2. Ubahlah pecahan menjadi pecahan senilai dengan penyebut yang sama.

  3. Jumlahkan pembilangnya.

  4. Sederhanakan hasilnya jika memungkinkan.

Contoh 1:

12+14\frac{1}{2}+\frac{1}{4}

KPK dari 2 dan 4 adalah 4.

12=24\frac{1}{2}=\frac{2}{4}

Maka:

24+14=34\frac{2}{4}+\frac{1}{4} =\frac{3}{4}

Jadi, hasilnya adalah 34\frac{3}{4}.

Contoh 2:

13+14\frac{1}{3}+\frac{1}{4}

KPK dari 3 dan 4 adalah 12.

13=41214=312\frac{1}{3}=\frac{4}{12} \qquad \frac{1}{4}=\frac{3}{12}

Maka:

412+312=712\frac{4}{12}+\frac{3}{12} =\frac{7}{12}

Jadi, hasilnya adalah 712\frac{7}{12}.

D. Pengurangan Pecahan

Pengurangan pecahan dilakukan untuk mengetahui selisih atau sisa dari suatu bagian.

1. Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama

Jika penyebutnya sama, kurangkan pembilangnya. Penyebut tetap.

Contoh 1:

47−27=4−27=27\frac{4}{7}-\frac{2}{7} =\frac{4-2}{7} =\frac{2}{7}

Contoh 2:

79−39=7−39=49\frac{7}{9}-\frac{3}{9} =\frac{7-3}{9} =\frac{4}{9}

2. Pengurangan Pecahan Berpenyebut Berbeda

Jika penyebutnya berbeda, samakan terlebih dahulu penyebutnya menggunakan KPK.

Contoh 1:

34−12\frac{3}{4}-\frac{1}{2}

KPK dari 4 dan 2 adalah 4.

34−24=14\frac{3}{4}-\frac{2}{4} =\frac{1}{4}

Jadi, hasilnya adalah 14\frac{1}{4}.

Contoh 2:

56−14\frac{5}{6}-\frac{1}{4}

KPK dari 6 dan 4 adalah 12.

56=1012\frac{5}{6}=\frac{10}{12}
14=312\frac{1}{4}=\frac{3}{12}

Maka:

1012−312=712\frac{10}{12}-\frac{3}{12} =\frac{7}{12}

Jadi, hasilnya adalah 712\frac{7}{12}.

E. Pecahan Campuran

Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat dan pecahan biasa, misalnya 1121\frac{1}{2}.

Untuk menjumlahkan atau mengurangkan pecahan campuran, kita dapat mengubahnya menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.

Contoh penjumlahan:

112+141\frac{1}{2}+\frac{1}{4}

Ubah pecahan campuran:

112=32=641\frac{1}{2}=\frac{3}{2}=\frac{6}{4}

Kemudian jumlahkan:

64+14=74=134\frac{6}{4}+\frac{1}{4} =\frac{7}{4}=1\frac{3}{4}

Contoh pengurangan:

213−162\frac{1}{3}-\frac{1}{6}

Ubah pecahan campuran:

213=73=1462\frac{1}{3}=\frac{7}{3}=\frac{14}{6}

Kemudian kurangkan:

146−16=136=216\frac{14}{6}-\frac{1}{6} =\frac{13}{6}=2\frac{1}{6}

F. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

✏️ Página no encontrada

Contoh 1: Penjumlahan

Ibu memiliki 12\frac{1}{2} liter susu. Kemudian, Ibu membeli lagi 14\frac{1}{4} liter susu. Berapa liter susu Ibu sekarang?

Jawab:

12+14=24+14=34\frac{1}{2}+\frac{1}{4} =\frac{2}{4}+\frac{1}{4} =\frac{3}{4}

Jadi, susu Ibu sekarang sebanyak 34\frac{3}{4} liter.

Numbers | OLCreate

Contoh 2: Pengurangan

Siti memiliki 34\frac{3}{4} bagian kue. Ia memberikan 14\frac{1}{4} bagian kepada adiknya. Berapa bagian kue yang tersisa?

Jawab:

34−14=24=12\frac{3}{4}-\frac{1}{4} =\frac{2}{4} =\frac{1}{2}

Jadi, kue yang tersisa adalah 12\frac{1}{2} bagian.

G. Latihan Soal

Ayo, Ananda yang saleh dan salehah, kerjakan soal-soal berikut dengan teliti!

I. Hitunglah hasilnya!

  1. 27+37=…\frac{2}{7}+\frac{3}{7}=\ldots

  2. 38+18=…\frac{3}{8}+\frac{1}{8}=\ldots

  3. 12+13=…\frac{1}{2}+\frac{1}{3}=\ldots

  4. 25+14=…\frac{2}{5}+\frac{1}{4}=\ldots

  5. 69−29=…\frac{6}{9}-\frac{2}{9}=\ldots

  6. 78−38=…\frac{7}{8}-\frac{3}{8}=\ldots

  7. 34−16=…\frac{3}{4}-\frac{1}{6}=\ldots

  8. 56−13=…\frac{5}{6}-\frac{1}{3}=\ldots

II. Selesaikan soal cerita berikut!

9. Rina membaca 25\frac{2}{5} bagian buku pada pagi hari dan 15\frac{1}{5} bagian pada sore hari. Berapa bagian buku yang telah dibaca Rina?

10. Ayah memiliki tali sepanjang 56\frac{5}{6} meter. Sebanyak 13\frac{1}{3} meter digunakan untuk mengikat tanaman. Berapa meter tali yang tersisa?

11. Ibu menggunakan 12\frac{1}{2} kg tepung untuk membuat kue dan 34\frac{3}{4} kg tepung untuk membuat roti. Berapa kilogram tepung yang digunakan seluruhnya?

12. Budi mempunyai pita sepanjang 1121\frac{1}{2} meter. Ia menggunakan 34\frac{3}{4} meter untuk menghias kado. Berapa meter pita yang tersisa?