Hari/tgl : Selasa 11 Agustus 2026
Nama Guru : Osnita Sari,S.Pd
Fase/Kelas : C / 5
Mapel : IPAS
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.
1. Matematika
TP :
Peserta didik dapat Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma). |
Materi Pokok : bilangan desimal dan persen
Metode / Model : Tanya jawab, demonstrasi / PBL
Media / Alat peraga : Video, kartu persen dan desimal
“Anak-anak, pernahkah kalian melihat tulisan 25% diskon, 0,5 liter, atau 75% nilai keberhasilan? Menurut kalian, apa arti angka-angka tersebut?” “Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan bilangan desimal dan persen. Misalnya, ketika sebuah toko memberikan diskon 20%, kita perlu memahami berapa bagian harga yang dikurangi. Begitu juga ketika kita mengukur sesuatu, kita dapat menggunakan bilangan desimal.”
“Allah Swt. mengajarkan manusia untuk bersikap adil dan tidak berlebihan dalam menggunakan sesuatu. Salah satu contohnya terdapat dalam QS. Al-A'raf ayat 31, yang mengingatkan kita agar tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum.”
“Jika kita memiliki 1 liter air dan menggunakan 0,25 liter, berapa bagian air yang telah kita gunakan dalam bentuk persen? Jika kita menggunakan 25%, berapa banyak air yang tersisa?”
“Hari ini kita akan belajar tentang bilangan desimal dan persen, serta bagaimana menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan belajar matematika, kita juga dapat belajar menjadi pribadi yang teliti, hemat, dan tidak berlebihan, sesuai dengan nilai yang diajarkan dalam Al-Qur'an.”
IPAS
Tujuan Pembelajaran : Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang
dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya;
Bagian 1: Gangguan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan
Sistem pencernaan manusia terdiri dari organ-organ yang bekerja memproses makanan. Jika salah satu organ mengalami infeksi, iritasi, atau disfungsi, maka akan timbul penyakit. [
1]
Berikut adalah beberapa penyakit pencernaan yang paling sering terjadi:
1. Diare
- Definisi: Kondisi di mana buang air besar (BAB) menjadi encer dan terjadi lebih sering dari biasanya.
- Penyebab: Infeksi bakteri (seperti E. coli), virus, makanan terkontaminasi, atau alergi makanan.
- Dampak: Tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit secara cepat (berisiko dehidrasi). [1, 2, 3]
2. Maag (Gastritis)
- Definisi: Peradangan atau iritasi pada lapisan dinding lambung.
- Penyebab: Pola makan tidak teratur, stres, konsumsi makanan asam/pedas berlebih, atau infeksi bakteri Helicobacter pylori.
- Gejala: Nyeri ulu hati, mual, muntah, dan perut terasa kembung. [1, 2, 3, 4, 5]
3. Konstipasi (Sembelit)
- Definisi: Kesulitan buang air besar karena feses bertekstur keras dan kering.
- Penyebab: Kurang mengonsumsi makanan berserat (sayur dan buah), kurang minum air, dan sering menunda buang air besar. [1, 2, 3, 4]
4. Apendisitis (Usus Buntu)
- Definisi: Peradangan pada umbai cacing (apendiks) atau usus buntu.
- Penyebab: Penyumbatan pada usus buntu oleh feses yang mengeras, benda asing, atau infeksi bakteri.
- Penanganan: Umumnya memerlukan tindakan operasi pemotongan usus buntu (apendektomi). [1, 2, 3]
5. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
- Definisi: Penyakit asam lambung kronis di mana asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus).
- Penyebab: Melemahnya otot katup (sfingter) bagian bawah kerongkongan.
- Gejala: Rasa terbakar di dada (heartburn) dan rasa asam atau pahit di mulut. [1]
🍏 Bagian 2: Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Untuk mencegah timbulnya gangguan di atas, siswa perlu menerapkan kebiasaan hidup sehat berikut:
🌾 1. Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat
- Makan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan secara rutin.
- Serat membantu melunakkan feses agar usus besar dapat mengeluarkannya dengan lancar (mencegah sembelit). [1, 2, 3, 4, 5]
💧 2. Minum Air Putih yang Cukup
- Minum minimal 8 gelas atau sekitar 2 liter air putih setiap hari.
- Air membantu melarutkan nutrisi dan mencegah feses mengeras di dalam usus. [1, 2, 3, 4]
🕒 3. Menerapkan Pola Makan Teratur
- Makanlah tepat waktu (sarapan, makan siang, makan malam).
- Hindari membiarkan lambung kosong terlalu lama untuk mencegah asam lambung mengikis dinding lambung. [1]
🧼 4. Menjaga Kebersihan Makanan dan Tangan
- Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet.
- Pastikan makanan dicuci bersih dan dimasak hingga matang untuk membunuh bakteri penyebab diare. [1]
🚴 5. Rutin Berolahraga dan Mengelola Stres
- Aktivitas fisik merangsang otot-otot usus untuk berkontraksi secara alami.
- Stres dapat memicu produksi asam lambung berlebih, sehingga menenangkan pikiran sangat penting untuk lambung yang sehat. [1, 2]
✍️ Evaluasi Pembelajaran (Kuis Singkat)
Silakan gunakan pertanyaan berikut untuk menguji pemahaman siswa setelah materi disampaikan:
- Pertanyaan: Apa perbedaan utama antara penyakit Maag dan GERD berdasarkan gejalanya?
- Kunci Jawaban: Maag berfokus pada nyeri dan mual di ulu hati/lambung, sedangkan GERD ditandai dengan asam lambung yang naik ke kerongkongan hingga memicu rasa terbakar di dada.
- Pertanyaan: Mengapa kurang minum air putih dapat memicu terjadinya konstipasi?
- Kunci Jawaban: Usus besar akan menyerap terlalu banyak cairan dari sisa makanan jika tubuh kekurangan air, sehingga feses menjadi kering, keras, dan sulit dikeluarkan. [1]
- Pertanyaan: Sebutkan 3 langkah preventif agar kita terhindar dari penyakit diare!
- Kunci Jawaban: Mencuci tangan sebelum makan, memastikan kebersihan makanan/minuman, dan menghindari makanan yang dihinggapi lalat atau tidak higienis