Nama Guru          : Osnita Sari, S.Pd. 

Mata Pelajaran      : Seni Rupa
Hari, Tanggal         : Jum'at, 11 September 2026
Fase/Kelas             : C / 5
Materi                     :Membuat dan Merefleksikan Karya Makrame
Pertemuan ke        : 15



Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu mengenal, mengeksplorasi, dan membuat karya kerajinan makramé menggunakan berbagai teknik simpul sederhana dengan memperhatikan unsur garis, bentuk, warna, tekstur, pola, kerapian, dan nilai guna. Peserta didik mampu mengembangkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan keterampilan motorik dalam proses berkarya serta mampu menghargai dan mempresentasikan hasil karya sendiri maupun karya teman.

Tujuan Pembelajaran : Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi makramé dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Mengidentifikasi alat dan bahan yang digunakan untuk membuat karya makramé.
  3. Mengenal dan menjelaskan jenis-jenis simpul dasar makramé, seperti simpul mati, simpul kepala, simpul persegi, dan simpul spiral.
  4. Mempraktikkan teknik membuat simpul dasar makramé dengan benar dan aman.
  5. Membuat karya makramé sederhana dengan memperhatikan pola, bentuk, warna, tekstur, dan kerapian.
  6. Mengembangkan kreativitas dan keterampilan melalui kegiatan membuat karya makramé.
  7. Mempresentasikan dan menghargai hasil karya sendiri maupun karya teman dengan percaya diri dan sikap positif.

Mindful (Berkesadaran)

  • Murid duduk dengan tenang dan mengamati karya makrame yang telah dibuat.
  • Murid memperhatikan bentuk, warna, tekstur, pola, dan kerapian karya.
  • Murid meraba tekstur tali dengan hati-hati dan menyebutkan apa yang dirasakan.
  • Murid mengingat kembali proses ketika membuat simpul dan menyusun pola.
  • Guru mengajak murid menyadari bahwa setiap kesalahan dalam membuat simpul merupakan bagian dari proses belajar.
  • Murid menarik napas dan menjawab pertanyaan reflektif sederhana:
  • Meaningful (Bermakna)

  • Guru menunjukkan berbagai contoh benda makrame yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti hiasan dinding, gantungan pot, dan gantungan kunci.
  • Murid menghubungkan karya yang dibuat dengan fungsi dan keindahan benda di lingkungan sekitar.
  • Murid menceritakan pengalaman selama membuat karya.
  • Murid mengidentifikasi unsur seni rupa yang terdapat pada karyanya, seperti garis, bentuk, warna, tekstur, pola, komposisi, dan keseimbangan.
  • Murid membandingkan hasil karya dengan rancangan atau ide awal.
  • Murid melakukan refleksi dengan menjelaskan kelebihan, kesulitan, dan hal yang perlu diperbaiki.
  • Murid menyadari bahwa proses berkarya membutuhkan kreativitas, ketekunan, ketelitian, dan keberanian untuk mencoba.
  • Joyful (Menyenangkan)

  • Guru mengadakan “Galeri Makrame Ceria” dengan memajang karya murid.
  • Murid berkeliling melihat karya teman.
  • Setiap murid memilih satu karya yang menarik perhatian dan menyampaikan alasannya.
  • Murid bermain “Detektif Seni”, yaitu mencari unsur seni rupa pada karya teman:
  • Murid memberikan apresiasi positif kepada teman dengan kalimat sederhana, misalnya:
  • Murid menceritakan pengalaman membuat makrame dengan suasana santai dan menyenangkan.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap proses dan usaha, bukan hanya hasil akhir.
  • Alur Tujuan Pembelajaran

    1. Murid dapat mengenal pengertian, fungsi, alat, bahan, dan teknik dasar makrame.

    2. Murid dapat mengidentifikasi unsur seni rupa yang terdapat pada karya makrame.

    3. Murid dapat menerapkan teknik simpul dasar untuk membuat karya makrame sederhana.

    4. Murid dapat menghasilkan karya makrame sederhana dengan memperhatikan unsur dan prinsip seni rupa.

    5. Murid dapat mengamati dan memberikan apresiasi terhadap karya sendiri dan karya teman dengan menggunakan kosakata seni rupa.

    6. Murid dapat merefleksikan proses pembuatan dan hasil karya makrame menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.


    1. Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.



    2. https://www.youtube.com/shorts/weLx_sVEQk8

    3. https://www.youtube.com/shorts/H4K7Zu5tfhw
    4.  Sejarah Singkat Makramé

      Makramé merupakan seni kerajinan yang sudah dikenal sejak dahulu. Keterampilan membuat simpul berkembang di berbagai tempat dan digunakan untuk membuat benda yang berguna maupun sebagai hiasan.

      Saat ini, makramé banyak digunakan untuk membuat berbagai kerajinan yang memiliki nilai keindahan dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


      Makramé dalam Kehidupan Sehari-hari

      Makramé dapat digunakan untuk membuat benda yang memiliki nilai keindahan sekaligus nilai guna, misalnya:

      • Gantungan kunci
      • Gelang
      • Hiasan dinding
      • Gantungan tanaman
      • Hiasan tas
      • Tempat botol
      • Hiasan pintu
      • Aksesori sederhana

      C. Alat dan Bahan

      Beberapa alat dan bahan yang dapat digunakan untuk membuat makramé sederhana adalah:

      1. Tali makramé atau tali katun.
      2. Gunting untuk memotong tali.
      3. Kayu atau stik sebagai tempat mengikat tali.
      4. Manik-manik sebagai hiasan tambahan.
      5. Meteran atau penggaris untuk mengukur panjang tali.
      6. Selotip untuk membantu menahan tali ketika membuat simpul.

      Catatan: Gunakan gunting dengan hati-hati dan ikuti petunjuk guru.

      D. Unsur Seni dalam Makramé

      Dalam membuat karya makramé, kita dapat memperhatikan beberapa unsur seni, yaitu:

      1. Garis
      Susunan tali dapat membentuk garis lurus, miring, atau melengkung.

      2. Bentuk
      Simpul-simpul yang dibuat dapat menghasilkan berbagai bentuk dan pola.

      3. Warna
      Pemilihan warna tali dapat membuat karya terlihat lebih menarik.

      4. Tekstur
      Tali dan simpul menghasilkan tekstur yang dapat dirasakan dengan tangan.

      5. Pola
      Pengulangan simpul dapat menghasilkan pola yang teratur dan indah.

      E. Mengenal Simpul Dasar Makramé

      1. Simpul Mati

      Simpul mati merupakan salah satu simpul dasar yang dibuat dengan cara menyilangkan dua bagian tali kemudian mengencangkannya.

      Kegunaan:
      Untuk mengikat atau mengunci tali agar tidak mudah terlepas.

      2. Simpul Kepala (Lark's Head)

      Simpul kepala digunakan untuk mengikat tali pada kayu atau benda lain sebagai dasar pembuatan makramé.

      Cara sederhananya:

      • Lipat tali menjadi dua.
      • Letakkan bagian lengkung tali pada kayu.
      • Masukkan ujung tali melalui bagian lengkung.
      • Tarik hingga kuat.

      3. Simpul Persegi

      Simpul persegi merupakan salah satu simpul yang sering digunakan dalam makramé.

      Simpul ini dibuat menggunakan beberapa tali yang disilangkan dan dikencangkan secara bergantian.

      Kegunaan: membuat pola utama pada karya makramé.

      4. Simpul Spiral

      Simpul spiral dibuat dengan cara melakukan pola simpul secara berulang sehingga menghasilkan bentuk seperti pilinan atau spiral.

      Kegunaan: memberikan variasi dan keindahan pada karya.

      F. Langkah-Langkah Membuat Makramé Sederhana

      Contoh karya yang dapat dibuat siswa kelas V adalah gantungan makramé sederhana.

      Langkah 1: Menyiapkan alat dan bahan
      Siapkan tali, gunting, stik kayu, dan hiasan jika diperlukan.

      Langkah 2: Mengukur tali
      Potong beberapa tali dengan panjang yang sama sesuai ukuran karya.

      Langkah 3: Memasang tali
      Ikatkan tali pada stik menggunakan simpul kepala.

      Langkah 4: Membuat simpul
      Gunakan simpul mati, simpul persegi, atau simpul spiral sesuai pola yang diinginkan.

      Langkah 5: Menyusun pola
      Buat simpul secara berulang dan teratur sehingga membentuk pola yang menarik.

      Langkah 6: Menambahkan hiasan
      Tambahkan manik-manik atau hiasan lainnya jika diperlukan.

      Langkah 7: Merapikan karya
      Potong bagian tali yang terlalu panjang dan pastikan semua simpul terikat kuat.

      Langkah 8: Menampilkan karya
      Tunjukkan hasil karya kepada teman-teman dan ceritakan proses pembuatannya.

      G. Prinsip Membuat Karya Makramé

      Agar karya makramé terlihat baik, perhatikan:

      • Kerapian dalam membuat simpul.
      • Ketelitian saat mengikuti pola.
      • Kekuatan ikatan agar karya tidak mudah terlepas.
      • Keserasian warna tali.
      • Keseimbangan bentuk karya.
      • Kreativitas dalam membuat pola.

      H. Sikap yang Dikembangkan

      Kegiatan membuat makramé dapat melatih:

      1. Kreativitas – menciptakan pola dan bentuk baru.
      2. Kesabaran – membuat simpul membutuhkan ketekunan.
      3. Ketelitian – setiap simpul harus dibuat dengan tepat.
      4. Kemandirian – berusaha menyelesaikan karya sendiri.
      5. Tanggung jawab – menjaga alat dan bahan.
      6. Kerja sama – saling membantu ketika bekerja dalam kelompok.
      7. Menghargai karya – menghargai hasil karya sendiri dan teman.

      J. Refleksi

      Setelah membuat karya makramé, jawablah pertanyaan berikut.

      1.  Apa yang dimaksud dengan makramé?
      2. Apa saja alat dan bahan yang digunakan?
      3. Sebutkan tiga jenis simpul makramé yang kamu ketahui!
      4. Simpul apa yang paling mudah kamu buat?
      5. Apa kesulitan yang kamu alami saat membuat makramé?
      6. Bagaimana cara kamu mengatasi kesulitan tersebut?
      7. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membuat karya makramé?

    0 komentar:

    Posting Komentar