Jumat, 9 Januari 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 

Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini


Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:
Murid Dapat Membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun (karya seni rupa 2 dimensi)

Materi Ajar Seni Rupa:

A. Pengertian Menggambar

Menggambar adalah kegiatan membuat gambar di atas bidang datar untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman dengan menggunakan berbagai unsur rupa.

B. Sumber Inspirasi Menggambar

Inspirasi gambar dapat berasal dari:

·         Alam (gunung, laut, tumbuhan, hewan)

·         Lingkungan sekitar (rumah, sekolah, pasar)

·         Pengalaman pribadi

·         Imajinasi atau khayalan

C. Unsur-Unsur Rupa dalam Menggambar

1. Garis

Garis adalah goresan yang membentuk gambar.
Contoh garis:

·         Garis lurus

·         Garis lengkung

·         Garis zig-zag

2. Warna

Warna membuat gambar terlihat hidup.
Jenis warna:

·         Warna primer: merah, kuning, biru

·         Warna sekunder: hijau, jingga, ungu

3. Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan pada gambar.
Contoh:

·         Halus

·         Kasar

4. Bentuk

Bentuk adalah rupa benda yang terlihat.
Contoh:

·         Lingkaran

·         Persegi

·         Segitiga

5. Bangun

Bangun adalah bentuk yang memiliki ukuran dan ruang.
Contoh:

·         Kubus

·         Balok

·         Tabung

E. Langkah-Langkah Menggambar

1.      Menentukan ide atau tema gambar

2.      Membuat sketsa ringan dengan pensil

3.      Menggambar garis dan bentuk utama

4.      Memberi detail dan tekstur

5.      Mewarnai gambar dengan rapi

D. Contoh Tema Gambar

·         Pemandangan alam

·         Kegiatan di sekolah

·         Rumah impian

·         Lingkungan bersih

E. Sikap dalam Berkarya Seni

·         Percaya diri

·         Teliti

·         Kreatif

·         Bertanggung jawab

F. Kesimpulan

Menggambar adalah kegiatan seni yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengekspresikan gagasan. Dengan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun, kita dapat menghasilkan karya gambar yang menarik dan bernilai estetis.

Video Pembelajaran:

Bahasa Indonesia
Cara Mengubah Kalimat Aktif menjadi Pasif
Untuk mengubah kalimat aktif (transitif) menjadi pasif, ikuti langkah berikut:
  1. Tukar posisi Subjek pada kalimat aktif menjadi Objek di kalimat pasif.
  2. Tukar posisi Objek pada kalimat aktif menjadi Subjek di kalimat pasif.
  3. Ubah imbuhan predikat dari me- menjadi di-
Kalimat Aktif (S-P-O) Kalimat Pasif (S-P-O/K)
Adik membaca buku.Buku dibaca oleh adik.
Petani menanam padi.     

Kamis, 8 Januari 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 

Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini

Bahasa Indonesia

Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif

1. Kalimat Aktif
Kalimat aktif adalah kalimat di mana subjek (S) melakukan suatu tindakan atau pekerjaan terhadap objek.

  • Ciri-ciri:
    • Subjek berperan sebagai pelaku.
    • Predikat biasanya menggunakan imbuhan me- atau ber-.
    • Memiliki struktur S-P-O atau S-P-K.
  • Contoh:
    • "Ibu memasak rendang di dapur."
    • "Kucing itu menangkap tikus.
2. Kalimat Pasif
Kalimat pasif adalah kalimat di mana subjek (S) dikenai suatu tindakan atau pekerjaan
  • Ciri-ciri:
    • Subjek berperan sebagai penderita atau penerima tindakan.
    • Predikat biasanya menggunakan imbuhan di-ter-, atau ke-an.
    • Seringkali menggunakan kata "oleh" untuk menunjukkan pelaku.
  • Contoh:
    • "Rendang itu dimasak oleh Ibu."
    • "Tikus itu ditangkap oleh kucing.
3. Cara Mengubah Kalimat Aktif menjadi Pasif
Untuk mengubah kalimat aktif (transitif) menjadi pasif, ikuti langkah berikut:
  1. Tukar posisi Subjek pada kalimat aktif menjadi Objek di kalimat pasif.
  2. Tukar posisi Objek pada kalimat aktif menjadi Subjek di kalimat pasif.
  3. Ubah imbuhan predikat dari me- menjadi di-
Kalimat Aktif (S-P-O) Kalimat Pasif (S-P-O/K)
Adik membaca buku.Buku dibaca oleh adik.
Petani menanam padi.     

Matematika

Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat mengkontruksi dan mengurai kubus dan balok

  • Mengonstruksi: Menyusun bangun datar (persegi/persegi panjang) menjadi bangun ruang kubus atau balok, seringkali menggunakan jaring-jaring.
  • Mengurai: Membongkar bangun ruang menjadi jaring-jaringnya untuk melihat susunan sisinya.


Rabu, 7 Januari 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 

Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini

Matematika

Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat mengkontruksi dan mengurai kubus dan balok

  • Mengonstruksi: Menyusun bangun datar (persegi/persegi panjang) menjadi bangun ruang kubus atau balok, seringkali menggunakan jaring-jaring.
  • Mengurai: Membongkar bangun ruang menjadi jaring-jaringnya untuk melihat susunan sisinya.


Tujuan Pembelajaran IPAS:
Murid dapat menganalisis peran pelaku ekonomi (produsen, distributor, dan konsumen) dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Jenis Kegiatan Ekonomi

1.      Produksi
Kegiatan menghasilkan barang atau jasa.
Contoh: petani menanam padi, tukang membuat meja.

2.      Distribusi
Kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.
Contoh: pedagang, agen, kurir.

3.      Konsumsi
Kegiatan menggunakan barang atau jasa.
Contoh: membeli makanan, menggunakan jasa ojek.

2. Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi adalah orang atau pihak yang melakukan kegiatan ekonomi.

a. Produsen

Produsen adalah pelaku ekonomi yang menghasilkan barang atau jasa.

Peran Produsen:

·         Menghasilkan barang/jasa

·         Menyediakan lapangan kerja

·         Menjaga kualitas barang

Contoh:
Petani, nelayan, penjahit, pabrik makanan

b. Distributor

Distributor adalah pelaku ekonomi yang menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.

Peran Distributor:

·         Menyampaikan barang ke pasar

·         Menjaga ketersediaan barang

·         Mempermudah konsumen memperoleh barang

Contoh:
Pedagang, agen, kurir

c. Konsumen

Konsumen adalah pelaku ekonomi yang menggunakan barang atau jasa.

Peran Konsumen:

·         Menggunakan hasil produksi

·         Menentukan kebutuhan barang

·         Menjaga barang yang digunakan

Contoh:
Siswa, keluarga, masyarakat

3. Hubungan Antar Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi saling membutuhkan dan tidak dapat berdiri sendiri.

📌 Contoh Alur:
Produsen → Distributor → Konsumen

Jika salah satu tidak ada, kegiatan ekonomi akan terganggu.

4. Pelaku Ekonomi di Lingkungan Sekitar

Pelaku ekonomi dapat ditemukan di:

·         Rumah

·         Sekolah

·         Pasar

·         Lingkungan desa/kota

Contoh di Sekolah:

·         Penjual kantin (produsen & distributor)

·         Guru dan siswa (konsumen)

·         Penjaga sekolah (jasa)