Senin 6 Oktober 2025

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas. Bagaimana kabarnya hari ini ? Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan bersemangat dalam belajar Aamiin Yaa Robb.

Pembelajaran Pendidikan Pancasila
Penilaian Sumatif Harian


Pembelajaran IPAS

Sistem Gerak Manusia



🧠 A. Pengantar Sistem Gerak

Sistem gerak adalah sistem dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk membantu manusia bergerak. Dengan adanya sistem gerak, kita bisa berjalan, berlari, menulis, menendang bola, dan melakukan aktivitas lainnya.

Sistem gerak terdiri dari dua bagian utama:

1.      Alat gerak pasif → Tulang

2.      Alat gerak aktif → Otot

Keduanya bekerja sama dengan sendi agar tubuh bisa bergerak dengan leluasa.

🦴 B. Tulang (Rangka)

1. Pengertian:

Tulang adalah organ yang membentuk kerangka tubuh manusia. Kerangka berfungsi sebagai penopang dan pelindung tubuh.

2. Fungsi Tulang:

·         Menopang tubuh

·         Memberi bentuk tubuh

·         Melindungi organ dalam (misalnya, tengkorak melindungi otak)

·         Tempat melekatnya otot

·         Tempat pembentukan sel darah (di sumsum tulang)

3. Jenis Tulang (Berdasarkan Bentuk):

Jenis Tulang

Contoh

Tulang Panjang

Tulang lengan, tulang paha

Tulang Pendek

Tulang pergelangan tangan

Tulang Pipih

Tulang tengkorak, tulang rusuk

Tulang Tak Beraturan

Tulang belakang

 

💪 C. Otot

1. Pengertian:

Otot adalah alat gerak aktif, artinya otot dapat berkontraksi (menegang) dan relaksasi (mengendur) untuk menggerakkan tulang.

2. Fungsi Otot:

·         Menggerakkan tulang

·         Membantu mempertahankan postur tubuh

·         Menghasilkan panas tubuh saat bergerak

3. Jenis Otot:

Jenis Otot

Ciri-ciri

Contoh

Otot Lurik

Melekat pada tulang, bekerja sadar

Otot lengan, otot kaki

Otot Polos

Bekerja tidak sadar, lambat

Dinding usus, pembuluh darah

Otot Jantung

Bekerja terus menerus tanpa sadar

Jantung

 

🤝 D. Sendi

1. Pengertian:

Sendi adalah penghubung antar tulang yang memungkinkan tulang bergerak.

2. Fungsi:

·         Menghubungkan dua tulang atau lebih

·         Memberikan fleksibilitas gerak pada tubuh

3. Jenis Sendi:

Jenis Sendi

Fungsi Gerak

Contoh

Sendi Engsel

Gerak satu arah

Siku, lutut

Sendi Peluru

Gerak ke segala arah

Bahu, panggul

Sendi Putar

Gerak memutar

Leher (antara kepala dan tulang belakang)

Sendi Geser

Gerak menggeser

Pergelangan tangan/kaki

💪 2. Sistem Gerak

Fungsi Utama:

  • Membantu tubuh bergerak.

  • Memberi bentuk dan menjaga postur tubuh.

  • Melindungi organ dalam tubuh.


Jum'at 3 Oktober 2025

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas. Bagaimana kabarnya hari ini ? Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan bersemangat dalam belajar Aamiin Yaa Robb.


Bahasa Indonesia:
Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat Memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya
Materi Pembelajaran:

Pengertian Norma Sosial dan Budaya



Norma sosial dan budaya adalah aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku dan komunikasi dalam masyarakat, termasuk dalam pemilihan kata.

2. Pentingnya Memilih Kata yang Tepat

  • Menunjukkan rasa hormat.

  • Menjaga keharmonisan hubungan sosial.

  • Menghindari konflik atau kesalahpahaman.

3. Contoh Situasi dan Pilihan Kata

SituasiKata Tidak TepatKata yang Tepat
Menyapa guru"Hei, Pak!""Selamat pagi, Pak"
Berbicara dengan teman"Lu/Gue" (kasual, untuk teman sebaya)"Saya/Kamu" (lebih sopan)
Menyampaikan kritik"Ini jelek banget!""Mungkin bisa diperbaiki di bagian ini."
Menolak permintaan"Nggak mau!""Maaf, saya belum bisa membantu."

4. Kata-Kata yang Perlu Dihindari

  • Kata kasar: bodoh, goblok, tolol.

  • Kata yang bersifat diskriminatif: menyebut etnis, agama, atau kondisi fisik secara negatif.

  • Kata gaul yang tidak pantas digunakan dalam situasi formal.

5. Menyesuaikan Kata dengan Lawan Bicara

Lawan BicaraContoh Pilihan Kata
Orang Tua / Guru"Permisi", "Mohon maaf", "Terima kasih"
Teman Sebaya"Hai", "Apa kabar?" (santai tapi tetap sopan)
Orang Baru DikenalGunakan bahasa formal sampai tahu situasinya


Materi menganyam kelas 6 meliputi pengertian anyaman, macam-macam bahan yang digunakan (daun kelapa, bambu, kertas, rotan), teknik dasar menganyam (tunggal, ganda, dan kombinasi), jenis-jenis motif anyaman, contoh produk kerajinan anyaman (tikar, topi, keranjang, bakul nasi, hiasan dinding), serta prinsip kerja lusi dan pakan yang menyilang untuk membentuk anyaman yang kuat. 
1. Pengertian Anyaman 
  • Menganyam adalah proses menyilangkan atau menindih-menindihkan lembaran bahan (seperti bilah atau helai) secara teratur dan silang-menyilang untuk membentuk satu kesatuan yang kuat dan padat.
2. Bahan untuk Menganyam
  • Bahan Alam: Daun kelapa (untuk ketupat), daun pandan, rotan, bambu (untuk keranjang, topi), kulit binatang, lidi, dan akar. 
  • Bahan Buatan: Kertas, yang umumnya digunakan untuk membuat benda hiasan atau pajangan. 
3. Teknik Dasar Menganyam 
  • Teknik Tunggal: Satu helai pakan menumpang atau menyilang satu helai lungsi.
  • Teknik Ganda: Menganyam dengan dua helai pakan atau lebih menyilang dua helai lungsi atau lebih secara bersamaan.
  • Teknik Kombinasi/Istimewa: Gabungan dari motif anyaman tunggal dan ganda yang membentuk pola yang lebih kompleks.
4. Prinsip Lusi dan Pakan 
  • Lusi: 
    Bahan (helai atau bilah) yang posisinya vertikal, berfungsi sebagai penahan bentuk selama proses menganyam.
  • Pakan: 
    Bahan (helai atau bilah) yang posisinya horizontal, berfungsi untuk menyilang dan mengikat lungsi sehingga membentuk ikatan yang kuat.
5. Motif Anyaman
  • Motif Tunggal: Terbentuk dari satu helai pakan yang menyilang satu helai lungsi. 
  • Motif Ganda: Terbentuk dari satu helai pakan yang menyilang dua helai lungsi, atau sebaliknya. 
  • Motif Kombinasi: Gabungan dari berbagai motif untuk menciptakan pola yang lebih rumit. 
6. Contoh Hasil Anyaman 

  • Tikar: Terbuat dari pandan, rotan, atau rumput.
  • Topi: Topi caping untuk petani, topi pramuka.
  • Wadah: Bakul nasi, keranjang, besek.
  • Pajangan: Hiasan dinding, kipas.


Kamis 2 Oktober 2025

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas. Bagaimana kabarnya hari ini ? Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan bersemangat dalam belajar Aamiin Yaa Robb.

Pembelajaran Matematika

Materi 

Kalimat Matematika dengan Nilai Tak Diketahui

Kalimat matematika dengan nilai tak diketahui, fokus utama adalah menggunakan konsep operasi kebalikan untuk menemukan nilai yang hilang, khususnya pada operasi penjumlahan dan perkalianUntuk soal penjumlahan seperti titik-titik + A = B, nilai yang hilang didapatkan dengan B - A, sedangkan untuk perkalian A x titik-titik = B, nilai yang hilang dicari dengan B : A.

Langkah-langkah untuk Menyelesaikan Kalimat Matematika dengan Nilai Tak Diketahui:
  1. Identifikasi Operasi yang Digunakan
    Perhatikan operasi matematika (penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian) yang ada dalam kalimat tersebut.
  2. Gunakan Operasi Kebalikan (Inverse Operation):
    • Untuk PenjumlahanJika ada kalimat A + x = B, maka nilai x adalah B - A.
      • Contoh: 30 + x = 50 maka x = 50 - 30 = 20.
    • Untuk PerkalianJika ada kalimat A x x = B, maka nilai x adalah B : A (atau B / A).
      • Contoh: 2 x a = 6 maka a = 6 : 2 = 3.
    • Untuk Pengurangan (opsional)Jika ada kalimat A - x = B, maka nilai x adalah A - B. Jika x - A = B, maka x = B + A.
  3. Substitusikan dan Hitung
    Masukkan nilai yang ditemukan ke dalam kalimat matematika untuk memeriksa apakah hasilnya benar. 


  4. Bahasa Indonesia:



  5. Tujuan Pembelajaran:
    Murid dapat Memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya
    Materi Pembelajaran:

    Pengertian Norma Sosial dan Budaya Norma sosial dan budaya adalah aturan tidak tertulis yang mengatur perilaku dan komunikasi dalam masyarakat, termasuk dalam pemilihan kata.

    2. Pentingnya Memilih Kata yang Tepat

    • Menunjukkan rasa hormat.

    • Menjaga keharmonisan hubungan sosial.

    • Menghindari konflik atau kesalahpahaman.

    3. Contoh Situasi dan Pilihan Kata

    SituasiKata Tidak TepatKata yang Tepat
    Menyapa guru"Hei, Pak!""Selamat pagi, Pak"
    Berbicara dengan teman"Lu/Gue" (kasual, untuk teman sebaya)"Saya/Kamu" (lebih sopan)
    Menyampaikan kritik"Ini jelek banget!""Mungkin bisa diperbaiki di bagian ini."
    Menolak permintaan"Nggak mau!""Maaf, saya belum bisa membantu."

    4. Kata-Kata yang Perlu Dihindari

    • Kata kasar: bodoh, goblok, tolol.

    • Kata yang bersifat diskriminatif: menyebut etnis, agama, atau kondisi fisik secara negatif.

    • Kata gaul yang tidak pantas digunakan dalam situasi formal.

    5. Menyesuaikan Kata dengan Lawan Bicara

    Lawan BicaraContoh Pilihan Kata
    Orang Tua / Guru"Permisi", "Mohon maaf", "Terima kasih"
    Teman Sebaya"Hai", "Apa kabar?" (santai tapi tetap sopan)
    Orang Baru DikenalGunakan bahasa formal sampai tahu situasinya