Bahan Ajar Tema 1 Subtema 1 Pb 3 & 4

Bahan Ajar Tema 1 Subtema 1 Pb 3 & 4

Tujuan Pembelajaran :
1.Dengan diberikan teks lagu berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menyebutkan ungkapan tersebut dengan benar.
 2.Dengan diberikan teks lagu berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menuliskan kembali ungkapan tersebut dalam kalimat dengan benar.
 3.Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat membedakan panjang pendek bunyi pada lagu dengan benar.
4. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu dengan benar.
5. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menentukan kuat lemah bunyi pada lagu dengan benar.
6. Dengandiberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menampilkan kuat lemah bunyi pada lagu dengan benar.
7.Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat membaca bilangan cacah sampai 999.
8. Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat menyebutkan bilangan yang bersesuaian dengan kumpulan objek.

Media dan Alat Pembelajaran :
Teks lagu Peramah dan Sopan
Teks tentang Hidup Rukun

Bahasa Indonesia
3.1  Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun
4.1  Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun
Sekarang coba perhatikan lagu Peramah dan Sopan Ciptaan Pak Dal dibawah ini!
Apa ungkapan Tinggi Hati memiliki arti yang serupa pada salah satu lirik lagu Peramah dan Sopan dibawah ini?

SBdP
3.2  Mengenal pola irama sederhana melalui lagu anak-anak
4.2  Menampilkan pola irama sederhana melalui lagu anak-anak
Silahkan copy link youtube dibawah ini dan dengarkan lagu Peramah dan Sopan
https://www.youtube.com/watch?v=-BItu402n1s

Bagian yang tebal mendapat penekanan kuat. Nyanyikan bagian tersebut sambil bertepuk.
Bu-kan-nya  cong-kak
Bu-kan-nya  som-bong
Yang  di-sa-yang-i  han-dai  dan  tau-lan
Ha-nya  a-nak  yang  tak  per-nah  bo-hong
Ra-jin  be–ker–ja
Pe-ra-mah   dan  so- pan
Matematika
3.1  Menjelaskan makna bilangan cacah dan menentukan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret serta cara membacanya
4.1  Membaca dan menyajikan bilangan cacah dan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret


345 dibaca tiga ratus empat puluh lima.


476 dibaca empat ratus tujuh puluh enam.


TUGAS
1.

Bu – kan nya   cong-kak
 ●       ●     ●     __     __
Bu-kan-nya  som-bong
…  …   …     …  …
Yang di-sa-yang-i han-dai dan tau-lan
…   …  …    …  …   …   …    …   …   …
Ha-nya  a-nak  yang  tak  per-nah  bo-hong
… … … …     …      …   …   …     …   …
Ra-jin  be-ker-ja
… … … … …
Pe-ra-mah  dan   so- pan
…   …   …    …    …   …

2. Tulislah lambang bilangannya!

   Seratus tujuh belas = ....
Dua ratus empat puluh enam = ....

3. Tulislah nama bilangannya!
632 = _______________________
784 =________________________

BAHASA LAMPUNG (21 Juli 2020)

BAHASA LAMPUNG (21 Juli 2020)


Dialek A
KELUARGA LUKMAN
Pak Lukman nikah jama Marhamah.
Tiyan ghua nikah guwai ngebentuk keluarga sai sejahtegha.
Ganta Pak Lukaman ngemik ghua anak, gelaghni Maryam ghik Ridwan.
Tiyan sangamiyanak ughik seandanan.
Pak Lukman ghik maju ni Marhamah gehging jama sanak-sanak ni.
Tiyan ghua ngejaga ghik ngedidikni kenyin jadi sanak-sanak si bubakti.
Sanak tiyan ghadu sekula.
Maryan ghadu kelas empak ghik Ridwan ampai kelas ghua.
 Waktu pagi sampai dawah tiyan belajagh di sekula.
Waktu dibi tiyan belajagh ngaji Al-Qur’an jama Ustadz di mesejid.
Tiyan ghua hughmat ghik patuh jama peghetah ulun tuha ni.

Terjemahan
KELUARGA LUKMAN
Pak Lukman menikah dengan Marhamah.
Mereka berdua menikah untuk membentuk keluarga yang sejahtera.
Sekarang, Pak Lukman memiliki 2 anak, namanya Maryam dan Ridwan.  
Mereka sekeluarga hidup bersama.
Pak Lukman dan istrinya Marhamah sayang dengan anak-anak nya.
Mereka berdua menjaga dan mendidiknya agar menjadi anak-anak yang berbakti.
Anak mereka sudah sekolah.
Maryam sudah kelas 4 dan Ridwan sampai kelas 2.
Waktu pagi sampai siang mereka belajar di sekolah.
Waktu sore mereka belajar mengaji Al-Qur’an dengan Ustadz di Masjid.
Mereka berdua umat yang patuh pada peritah orang tua nya.


TUGAS
1. Sapa gelaghni anak  Pak Lukman?
2. Api kegiatan anak ni Pak Lukman waktu debi?
3. Kelas pigha Maryam ghik Ridwan?

Bahan Ajar Tema 1 Subtema 1 Pb 2

Tujuan Pembelajaran :


1.Dengan diberikan gambar perisai burung Garuda, siswa dapat memasangkan simbol dengan bunyi sila-sila pada Pancasila dengan benar.
2.Dengan diberikan gambar contoh penerapan sila pertama Pancasila, siswa dapat menyebutkan bunyi sila pertama Pancasila dengan benar.
3.Dengan  diberikan contoh penerapan sila pertama Pancasila pada gambar, siswa dapat menceritakan pengalaman penerapan sila pertama pada Pancasila dengan benar.
4.Dengan diberikan teks percakapan yang mengandung ungkapan, siswa dapat menentukan bagian yang termasuk ungkapan dan artinya dengan tepat.
5.Dengan  diberikan contoh penerapan sila kedua Pancasila pada teks percakapan, siswa dapat menceritakan pengalaman penerapan sila kedua pada Pancasila dengan benar.
6.Dengan diberi contoh gerakan dasar berjalan, siswa dapat menjelaskan gerak dasar berjalan dalam permainan sederhana dengan benar.
7.Dengan diberi contoh gerakan dasar berjalan, siswa dapat melakukan gerak dasar berjalan dalam permainan sederhana dengan benar.

Media dan Alat Pembelajaran :
1.Gambar burung Garuda
2.Gambar simbol-simbol sila pada Pancasila
3.Teks percakapan Udin dan Mutiara
4.Gambar gerak dasar berjalan

PPKN
3.1  Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila.
4.1  Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan  sila-sila Pancasila.
Memasangkan simbol dengan bunyi sila pada Pancasila.
Menyebutkan bunyi sila yang sesuai dengan gambar pengamalannya.
Menceritakan pengalaman penerapan sila pertama Pancasila di rumah.

 Anak-anak coba perhatikan gambar diatas. Gambar apakah itu?
Ya benar, gambar Burung Garuda. Jika diperhatikan secara seksama, terdapat perisai Burung Garuda.
Nah, perisai Burung Garuda ini merupakansimbol-simbol pada Pancasila.
Simbol Bintang adalah symbol Sila ke-1 Pancasila yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa


 Simbol Rantai adalah symbol Sila ke-2 Pancasila yang berbunyi Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Simbol Pohon Beringin adalah symbol Sila ke-3 Pancasila yang berbunyi Persatuan Indonesia

 Simbol Kepala Banteng adalah symbol Sila ke-4 Pancasila yang berbunyi Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

Simbol Padi dan Kapas adalah simbol Sila ke-5 Pancasila yang berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Penerapan sila pertama dengan cara melakukan beberapa hal, contohnya:
Beribadah sesuai dengan kepercayaan yang dianut.
Menghargai orang lain yang agamanya berbeda dengan kita.
Tolong menolong, meski memiliki agama yang berbeda.
Penerapan sila kedua dengan melakukan hal-hal di bawah ini:
Tidak membeda-bedakan orang yang ada di sekitar kita.
Saling membantu, misalnya melakukan kerja bakti atau memberi bantuan pada korban bencana alam.

Penerapan Sila ketiga ini dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan hal ini:
Mencintai negara Indonesia dengan cara menjaga warisan budaya yang ada.
Menjaga hubungan baik dengan teman-teman satu negara, meski beda suku, agama, dan bahasa.
Penerapan sila keempat dengan melakukan beberapa hal, misalnya:
Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.
Tidak memaksakan kehendak kita saat bermusyawarah.
Menerima hasil musyawarah dengan lapang dada.
Penerapan Sila Kelima melambangkan pangan dan sandang yang merupakan kebutuhan pokok semua rakyat Indonesia tanpa melihat status atau kedudukan.

Bahasa Indonesia
3.1  Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun
4.1  Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun
Menentukan isi teks yang termasuk ungkapan.

Udin  : “Buku Kakak banyak sekali.”
Mutiara  : “Kakak memang senang membaca buku.”
Udin  : “Wah, Kakak memang pantas dijuluki kutu buku.”
Mutiara : “Ayo, kamu juga harus rajin membaca. Ini ada buku cerita bagus, judulnya  Bintang Lapangan.”
Udin  : “Ceritanya tentang apa, Kak?”
Mutiara  : “Cerita tentang pemain sepak bola yang rendah hati, meskipun sudah terkenal.”
Udin  : “Berarti dia tidak besar kepala ya, Kak. Terima kasih ya, Kak. Saya boleh meminjam buku Kakak.”
Mutiara : “Sama-sama, Dik.”
Percakapan di atas mengajarkan kita mengenal kata ungkapan baru lainnya. diantaranya adalah : kutu buku, bintang lapangan, rendah hati dan besar kepala. Dari percakapan di atas bisa kita analisis bahwa arti dari kata ungkapan tersebut memiliki arti yang berbeda. Perhatikan kotak di bawah ini !
Tugas
1.Kirimkan video Ananda menghapal Sila-Sila Pancasila beserta simbolnya!

2.Sebutkan 5 kata ungkapan yang kamu ketahui beserta arti ungkapannya!


Bahan Ajar dan Materi Pembelajaran Tema 1 Hidup Rukun Subtema 1 Hidup Rukun di Rumah

Tema 1 Sub tema 1 Pembelajaran 1


Tujuan Pembelajaran :
Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun yang mengandung
ungkapan, siswa dapat menyebutkan ungkapan yang terdapat pada teks
cerita tersebut dengan tepat
Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun yang
mengandung ungkapan, siswa dapat mengucapkan ungkapan yang
terdapat pada teks percakapan tersebut dengan tepat.
Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat
menyatakan kumpulan objek dengan bilangan sampai dengan 999
dengan benar.
Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat membaca.
Dengan diberikan lagu anak, siswa dapat membedakan panjang pendek
bunyi pada lagu anak dengan tepat.
Dengan diberikan lagu anak, siswa dapat menampilkan panjang pendek
bunyi pada lagu anak dengan tepat.

Materi Ajar :
Menyebutkan ungkapan dan arti ungkapan dalam teks cerita tentang hidup rukun.
Menirukan ungkapan pada teks percakapan.
Menyatakan lambang bilangan tiga angka dengan menggunakan gambar.
Membaca bilangan tiga angka sampai 999.
Membedakan panjang dan pendek bunyi pada lagu anak.
Menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu anak.



Kita semua menginginkan suasana damai di rumah. Kedamaian terjadi karena adanya kerukunan. Ayah dan ibu rukun. Kakak dan adik rukun. Semua anggota keluarga menjaga kerukunan di rumah.



Ayah dan Ibu Menyayangi
Mutiara dan Udin
Suatu hari ayah membawakan buah tangan untuk
Mutiara dan Udin.
Mutiara mendapatkan buku cerita.
Udin mendapatkan mainan.
Mutiara dan Udin berterima kasih kepada ayah dan
ibu.
Mutiara dan Udin tidak saling berebut oleh-oleh.
Ayah dan ibu bahagia melihat buah hati mereka
selalu rukun.
Buah tangan = oleh-oleh
Buah hati = anak

Bilangan Cacah merupakan bilangan yang dimulai dari angka nol dan selalu bertambah satu dengan bilangan setelahnya. Bilangan-bilangan lain yang termasuk bilangan cacah yakni 0,1,2,3,4,5....980,981,982,983,984,985,986,987,988,989,990,991,992,993,994,995,99,997,998,999.

1 kubus satuan

Kubus satuan berjumlah
sepuluh digambarkan
menjadi satu kubus
puluhan
   
Kubus puluhan berjumlah sepuluh dapat diganti dengan satu kubus ratusan.

Kubus ratusan digambarkan dengan kubus satuan berjumlah seratus.


Berilah tanda •  pada bagian yang dinyanyikan
pendek.
Berilah tanda ___ pada bagian yang dinyanyikan
panjang.

Tugas








3. Kumpulkan fotomu bersama dengan orang tua yang telah diberi teks percakapan singkat mengandung ungkapan “ Buah Tangan” !

Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah


Identitas diri


Nama : OSNITASARI, S.Pd
NIP/NIK :
Pendidikan: S1
Unit Kerja : SD AL-AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG
Guru Bid.Study : Guru Kelas 2.A
Kelas yg diajar :
      (1)........
      (2)........
      (3) dst

Tempat Tgl Lahir: Bungkuk, 19 Oktober 1984
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Jl. Rajabasa I Perumnas Way Halim
No.HP/WA: 081272661602
Medsos yg dimiliki:
   1. Instagram ( @osnita_sari)
   2. Twiter (@nitasari)
   3. Dst
Prestasi yg pernah didapat *Jika ada* :
1......
2..... Dst

Evaluasi Daring 1

Evaluasi Daring 1

Assalamualaikum Mama/Bunda dan ananda, bu guru akan menyampaikan teknis pelaksanan evaluasi daring, sesuai pengumuman yang diedarkan oleh sekolah.

1. Evaluasi daring bertujuan mengetahui pembelajaran daring yg sudah berlangsung dari bulan Maret-Mei 2020.

2. Evaluasi daring dilaksanakan tanggal 12, 13, dan 14 Mei 2020.

3. Evaluasi daring terdiri dari 20 soal pilihan ganda, terdiri dari 15 materi daring dan 5 soal tentang covid-19. Setiap daring akan disisipi materi dari pembelajaran tema dan bid studi.
- Daring 1 : tema 6 + agama/akhlak + olahraga
- Daring 2 : tema 7 + bahasa lampung + bahasa inggris
- Daring 3 : tema 8 + TIK

4. Soal dikerjakan secara online melalui link google form yang akan dibagikan oleh guru pada hari pelaksanaan evaluasi daring, mulai pukul 08.00

5. Hasil skor dapat langsung dilihat setelah ananda mengerjakan soal evaluasi daring.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama mama/bunda, wassalamualaikum wr wb.