Nama Guru : Osnita Sari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Hari, Tanggal : Jum'at, 16 Oktober 2026
Fase/Kelas : C / 5
Materi :Membuat dan Merefleksikan Karya Anyaman
Pertemuan ke : , 20
Capaian Pembelajaran: Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically) Mengenali dan menguji coba variasi teknik penggunaan alat dan/atau bahan.
Tujuan Pembelajaran: Murid dapat Merefleksikan proses dan hasil karya yang telah dibuat dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesua
Mindful (Berkesadaran)
Murid duduk dengan tenang dan mengamati karya makrame yang telah dibuat.Murid memperhatikan bentuk, warna, tekstur, pola, dan kerapian karya.Murid meraba tekstur tali dengan hati-hati dan menyebutkan apa yang dirasakan.Murid mengingat kembali proses ketika membuat simpul dan menyusun pola.Guru mengajak murid menyadari bahwa setiap kesalahan dalam membuat simpul merupakan bagian dari proses belajar.Murid menarik napas dan menjawab pertanyaan reflektif sederhana:- Apa yang saya rasakan saat membuat makrame?
- Bagian mana yang paling membutuhkan kesabaran?
- Apa yang sudah saya lakukan dengan baik?
Meaningful (Bermakna)
Guru menunjukkan berbagai contoh benda makrame yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti hiasan dinding, gantungan pot, dan gantungan kunci.Murid menghubungkan karya yang dibuat dengan fungsi dan keindahan benda di lingkungan sekitar.Murid menceritakan pengalaman selama membuat karya.Murid mengidentifikasi unsur seni rupa yang terdapat pada karyanya, seperti garis, bentuk, warna, tekstur, pola, komposisi, dan keseimbangan.Murid membandingkan hasil karya dengan rancangan atau ide awal.Murid melakukan refleksi dengan menjelaskan kelebihan, kesulitan, dan hal yang perlu diperbaiki.Murid menyadari bahwa proses berkarya membutuhkan kreativitas, ketekunan, ketelitian, dan keberanian untuk mencoba sehari-hari, seperti hiasan dinding, gantungan pot, dan gantungan kunciJoyful (Menyenangkan)
Guru mengadakan “Galeri Makrame Ceria” dengan memajang karya murid.Murid berkeliling melihat karya teman.Setiap murid memilih satu karya yang menarik perhatian dan menyampaikan alasannya.Murid bermain “Detektif Seni”, yaitu mencari unsur seni rupa pada karya teman:Murid memberikan apresiasi positif kepada teman dengan kalimat sederhana, misalnya:Murid menceritakan pengalaman membuat makrame dengan suasana santai dan menyenangkan.Guru memberikan apresiasi terhadap proses dan usaha, bukan hanya hasil akhir.Alur Tujuan Pembelajaran
Murid dapat mengenal pengertian, fungsi, alat, bahan, dan teknik dasar makrame.
Murid dapat mengidentifikasi unsur seni rupa yang terdapat pada karya makrame.
Murid dapat menerapkan teknik simpul dasar untuk membuat karya makrame sederhana.
Murid dapat menghasilkan karya makrame sederhana dengan memperhatikan unsur dan prinsip seni rupa.
Murid dapat mengamati dan memberikan apresiasi terhadap karya sendiri dan karya teman dengan menggunakan kosakata seni rupa.
Murid dapat merefleksikan proses pembuatan dan hasil karya makrame menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
🌿 Bahan Ajar Seni Rupa Kelas V SD
Materi: Eksplorasi Variasi Teknik Penggunaan Alat dan/atau Bahan Kerajinan Anyaman
Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat mengeksplorasi variasi teknik penggunaan alat dan/atau bahan dalam membuat kerajinan anyaman serta menghasilkan karya anyaman sederhana yang kreatif dan memiliki nilai guna.
A. Mengenal Kerajinan Anyaman
Anyaman adalah kerajinan yang dibuat dengan cara menyilangkan, menyisipkan, atau menumpangkan bahan secara teratur sehingga membentuk pola tertentu.
Anyaman dapat dibuat menjadi berbagai benda yang indah dan bermanfaat, seperti:
- Keranjang
- Tempat pensil
- Tas
- Dompet
- Hiasan dinding
- Tempat tisu
- Gantungan
- Alas meja
Keselamatan kerja: Gunakan gunting dengan hati-hati, jangan berlari sambil membawa alat, dan rapikan alat setelah digunakan.
D. Teknik Dasar Menganyam
Ada beberapa teknik yang dapat dieksplorasi oleh murid.
1. Teknik Anyaman Satu-Satu
Bahan disusun dengan pola:
Atas – bawah – atas – bawah
Contoh:
Teknik ini merupakan teknik dasar yang paling mudah dipelajari.
2. Teknik Anyaman Dua-Dua
Bahan dilewatkan dua bagian di atas, kemudian dua bagian di bawah secara bergantian.
Pola dapat dibuat seperti:
Atas – atas – bawah – bawah
Teknik ini menghasilkan pola yang berbeda dari anyaman satu-satu.
3. Teknik Anyaman Warna
Gunakan bahan dengan dua atau lebih warna. Perbedaan warna dapat membentuk pola garis, kotak, zig-zag, atau pola lainnya.
0 komentar:
Posting Komentar