Hari/Tanggal : Rabu / 26 Agustus 2026
Nama guru : Osnita Sari, S.Pd.
Fase / Kelas : C / 5A
Mapel : Matematika, IPA
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Pengertian PerkalianPerkalian adalah penjumlahan berulang dengan bilangan yang sama. Contoh: 4 × 3 Artinya: 3 + 3 + 3 + 3 = 12 Jadi: 4 × 3 = 12 C. Perkalian Bersusun ke BawahPerkalian bersusun ke bawah adalah cara menghitung perkalian dengan menyusun bilangan berdasarkan nilai tempatnya. Nilai tempat yang perlu diperhatikan:
Contoh 1: 23 × 4Susun bilangan:
Langkah pertama: kalikan satuan. 4 × 3 = 12 Tulis 2 pada tempat satuan dan simpan 1.
Langkah kedua: kalikan puluhan. 4 × 2 = 8 Tambahkan simpanan 1: 8 + 1 = 9 Jadi:
Jadi, 23 × 4 = 92. D. Perkalian Bilangan RatusanContoh 2: 125 × 3
Langkah 1 – Satuan 3 × 5 = 15 Tulis 5, simpan 1. Langkah 2 – Puluhan 3 × 2 = 6 Langkah 3 – Ratusan 3 × 1 = 3 Hasilnya:
125 × 3 = 375 E. Perkalian dengan Bilangan Dua AngkaUntuk perkalian dengan bilangan dua angka, kita mengalikan secara bertahap berdasarkan satuan dan puluhan. Contoh 3: 24 × 12Susun:
Langkah 1: Kalikan dengan angka satuanAngka satuannya adalah 2. 2 × 4 = 8 Hasil sementara:
Langkah 2: Kalikan dengan angka puluhanAngka puluhannya adalah 1, yang berarti 10. 1 × 24 = 24 Karena dikalikan puluhan, hasilnya digeser satu tempat ke kiri:
Jadi: 24 × 12 = 288 F. Contoh Perkalian Lain1. 136 × 4
Jadi: 136 × 4 = 544 2. 245 × 3
Jadi: 245 × 3 = 735 3. 321 × 12
Jadi: 321 × 12 = 3.852 Tujuan Pembelajaran |
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu: 1) menjelaskan pengertian komponen biotik dan abiotik; 2) mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem; 3) menganalisis hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dengan komponen abiotik; 4) menyusun bagan hubungan komponen biotik dan abiotik; serta 5) menyelesaikan masalah sederhana yang berkaitan dengan keseimbangan ekosistem.A. MATERI PEMBELAJARAN1. Pengertian EkosistemEkosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan di sekitarnya. Contoh ekosistem:
Dalam suatu ekosistem terdapat komponen biotik dan komponen abiotik. 2. Komponen BiotikKomponen biotik adalah semua makhluk hidup yang terdapat dalam ekosistem. Contohnya:
Berdasarkan perannya, makhluk hidup dapat dibedakan menjadi: a. Produsen b. Konsumen c. Pengurai 3. Komponen AbiotikKomponen abiotik adalah bagian lingkungan yang bukan makhluk hidup tetapi sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Contohnya:
4. Hubungan Biotik dan AbiotikMakhluk hidup tidak dapat hidup sendiri. Mereka membutuhkan komponen abiotik untuk bertahan hidup.
Contoh: Jadi, perubahan pada satu komponen ekosistem dapat memengaruhi komponen lainnya. 5. Contoh Saling Ketergantungan dalam Ekosistem SawahPerhatikan hubungan berikut: Matahari → Padi → Belalang → Katak → Ular → Elang Selain itu: Tanah + Air + Cahaya Matahari → Padi → Manusia Jika sawah kekurangan air, pertumbuhan padi terganggu. Jika jumlah padi berkurang, belalang kehilangan sumber makanan. Selanjutnya, hewan yang memakan belalang juga dapat mengalami kekurangan makanan. Inilah yang disebut saling ketergantungan dalam ekosistem. C. AKTIVITAS PESERTA DIDIKAyo Kelompokkan!Tuliskan komponen berikut ke dalam kelompok yang tepat. Padi – Air – Belalang – Tanah – Matahari – Katak – Udara – Ular – Bakteri – Batu
Ayo Analisis!Kasus: Jawablah pertanyaan berikut:
D. PROYEK KELOMPOK“BAGAN EKOSISTEM DI SEKITARKU”Petunjuk:
Contoh: MATAHARI Sementara itu: AIR + TANAH + UDARA + MINERAL E. REFLEKSIPeserta didik menjawab:
|
.gif)

0 komentar:
Posting Komentar