Senin 27 Juli 2026 Matematika, Bahasa Indonesia, P.Pancasila

Senin 27 Juli 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 


Membandingkan Bilangan Cacah

Untuk membandingkan dua bilangan digunakan tanda berikut:

  • > artinya lebih besar dari
  • < artinya lebih kecil dari
  • = artinya sama dengan

Contoh

  1. 456 > 321
  2. 789 < 800
  3. 1.250 = 1.250

Cara Membandingkan

  1. Lihat jumlah digitnya.

    • Bilangan dengan digit lebih banyak nilainya lebih besar.

    Contoh:

    • 987 > 99
  2. Jika jumlah digit sama, bandingkan mulai dari angka paling kiri (nilai tempat terbesar).

    Contoh:

    • 4.567 dan 4.321
    • Ribuan sama (4)
    • Ratusan: 5 > 3
    • Jadi 4.567 > 4.321

Mengurutkan Bilangan Cacah

Mengurutkan berarti menyusun bilangan dari yang terkecil ke terbesar atau terbesar ke terkecil.

Contoh 1 (Urutan Naik)

Urutkan bilangan berikut:

450, 275, 890, 610

Jawaban:
275, 450, 610, 890

Contoh 2 (Urutan Turun)

Urutkan bilangan berikut:

1.250, 980, 2.100, 1.700

Jawaban:
2.100, 1.700, 1.250, 980

D. Nilai Tempat

Contoh bilangan 48.726

AngkaNilai Tempat
4Puluh ribu
8Ribu
7Ratus
2Puluh
6Satuan

Memahami nilai tempat membantu saat membandingkan dan mengurutkan bilangan.

Contoh Soal

Soal 1

Bandingkan bilangan berikut.

a. 3.450 ... 3.405

Jawaban:
3.450 > 3.405

Soal 2

Urutkan dari yang terkecil.

675, 890, 234, 456

Jawaban:
234, 456, 675, 890

Soal 3

Urutkan dari yang terbesar.

2.345, 1.987, 3.210, 2.100

Jawaban:
3.210, 2.345, 2.100, 1.987

Latihan

  1. Beri tanda >, <, atau =
    • a. 567 ... 576
    • b. 1.890 ... 1.890
    • c. 2.345 ... 2.354
  2. Urutkan dari yang terkecil:
    • 987, 765, 654, 876
  3. Urutkan dari yang terbesar:
    • 4.560, 4.650, 4.506, 4.605

Kunci Jawaban

  1. a. < b. = c. <
  2. 654, 765, 876, 987
  3. 4.650, 4.605, 4.560, 4.506

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia

Topik: Kata Berawalan pe-

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  • mengidentifikasi kata dasar dari kata berawalan pe-;
  • menjelaskan makna kata berawalan pe- berdasarkan konteks kalimat;
  • melengkapi tabel hubungan antara kata dasar dan kata berawalan pe-;
  • membuat kalimat menggunakan kata berawalan pe- yang sesuai.

Materi Inti

Apa Itu Awalan pe-?

Awalan pe- adalah imbuhan yang ditambahkan di depan kata dasar untuk membentuk kata benda. Kata berawalan pe- biasanya menunjukkan orang yang melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan.

Contoh

Kata DasarKata Berawalan pe-Makna
bacapembacaorang yang membaca
tulispenulisorang yang menulis
lukispelukisorang yang melukis
didikpendidikorang yang mendidik
ajarpengajarorang yang mengajar
sapupenyapuorang yang menyapu
usahapengusahaorang yang berusaha atau menjalankan usaha
kebunpekebunorang yang berkebun

Memahami Makna Berdasarkan Konteks Kalimat

Perhatikan kalimat berikut!

  1. Pembaca terlihat antusias saat mengikuti kegiatan membaca di perpustakaan.
    • Pembaca berarti orang yang membaca.
  2. Ibu Rani adalah penulis buku cerita anak.
    • Penulis berarti orang yang menulis.
  3. Pak Andi merupakan pelukis terkenal di kota ini.
    • Pelukis berarti orang yang melukis.
  4. Bu Sinta adalah seorang pendidik yang sabar.
    • Pendidik berarti orang yang mendidik.

Kegiatan 1

Mengidentifikasi Kata Dasar

Temukan kata dasar dari kata-kata berikut!

Kata Berawalan pe-Kata Dasar
pembeli..........
penyanyi..........
pengemudi..........
penari..........
peternak..........

Kegiatan 2

Melengkapi Tabel

Lengkapilah tabel berikut!

Kata DasarKata Berawalan pe-Makna
bacapembacaorang yang membaca
masak....................
tani....................
nyanyi....................
jahit....................
jual....................

Jawaban yang diharapkan

Kata DasarKata Berawalan pe-Makna
masakpemasakorang yang memasak
tanipetaniorang yang bertani
nyanyipenyanyiorang yang bernyanyi
jahitpenjahitorang yang menjahit
jualpenjualorang yang menjual

Kegiatan 3

Membuat Kalimat

Buatlah satu kalimat menggunakan kata-kata berikut!

  1. pembaca
  2. penulis
  3. penyanyi
  4. penjahit
  5. petani

Contoh

  • Ayah menjadi pembaca pidato pada upacara bendera.
  • Kakak bercita-cita menjadi penulis novel.

Diskusi Kelompok

  1. Setiap kelompok melengkapi tabel hubungan antara kata dasar dan kata berawalan pe-.
  2. Kelompok mendiskusikan makna setiap kata berdasarkan contoh kalimat.
  3. Setiap anggota kelompok membuat minimal satu kalimat menggunakan kata berawalan pe-.

Presentasi

  • Kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. (Komunikasi)
  • Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan.
  • Guru memberikan penguatan mengenai fungsi dan makna awalan pe-.

Penguatan Guru

  • Awalan pe- membentuk kata benda.
  • Kata berawalan pe- umumnya menunjukkan orang yang melakukan suatu pekerjaan, kegiatan, atau memiliki profesi tertentu.
  • Bentuk awalan dapat berubah menjadi pem-, pen-, peng-, peny-, atau pe- sesuai dengan huruf awal kata dasar.
  • Makna kata berawalan pe- dapat dipahami melalui konteks kalimat.

Sejarah perumusan Pancasila berawal dari sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan) yang digelar dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Tiga tokoh utama yaitu Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno mengusulkan gagasan dasar negara, yang kemudian disempurnakan oleh Panitia Sembilan menjadi Piagam Jakarta dan disahkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945. [1, 2, 3, 4]
Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945)
Badan ini mengadakan sidang pertama untuk merancang fondasi Indonesia merdeka. Tiga tokoh menyampaikan usulannya: [1, 2]
  • Mohammad Yamin (29 Mei 1945): Mengusulkan lima asas yaitu Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. [1, 2]
  • Soepomo (31 Mei 1945): Menekankan konsep kekeluargaan dan persatuan integralistik dengan usulan Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan, Musyawarah, dan Keadilan Rakyat. [1, 2]
  • Soekarno (1 Juni 1945): Memperkenalkan istilah Pancasila yang berisi Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme/Kemanusiaan, Mufakat/Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang berkebudayaan. [1]
Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta (22 Juni 1945)
  • BPUPKI membentuk panitia kecil berjumlah sembilan orang.
  • Tugasnya menampung dan menyelaraskan berbagai usulan dasar negara.
  • Menghasilkan dokumen Piagam Jakarta (Jakarta Charter).
  • Sila pertama berbunyi: "Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". [1, 2, 3, 4]
Pengesahan Pancasila (18 August 1945)
  • PPKI mengadakan sidang sehari setelah proklamasi kemerdekaan.
  • Kalimat kewajiban syariat Islam diubah atas usul tokoh Indonesia Timur demi menjaga persatuan bangsa.
  • Disahkan bentuk final Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945

0 komentar:

Posting Komentar