Senin 20 Juli 2026 Matematika dan Bahasa Indonesia

Senin 20 Juli 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 

Materi Pembelajaran

A. Mengenal Nilai Tempat

Setiap angka dalam suatu bilangan memiliki nilai tempat.

Nilai TempatContoh
Satuan1
Puluhan10
Ratusan100
Ribuan1.000
Puluh Ribu10.000
Ratus Ribu100.000
Juta1.000.000

Contoh:

456.789

Ratus RibuPuluh RibuRibuRatusPuluhSatuan
456789

Dibaca:

Empat ratus lima puluh enam ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan.


B. Cara Membaca Bilangan

Langkah-langkah

  1. Pisahkan bilangan menjadi kelompok ribuan.
  2. Baca kelompok ribuan terlebih dahulu.
  3. Tambahkan kata "ribu".
  4. Lanjutkan membaca tiga angka berikutnya.

Contoh 1

2.345

= Dua ribu tiga ratus empat puluh lima.


Contoh 2

45.678

= Empat puluh lima ribu enam ratus tujuh puluh delapan.


Contoh 3

123.456

= Seratus dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh enam.


Contoh 4

800.125

= Delapan ratus ribu seratus dua puluh lima.


Contoh 5

1.000.000

= Satu juta.


C. Contoh Membaca Bilangan

Lambang BilanganCara Membaca
1.250Seribu dua ratus lima puluh
7.890Tujuh ribu delapan ratus sembilan puluh
25.430Dua puluh lima ribu empat ratus tiga puluh
104.508Seratus empat ribu lima ratus delapan
999.999Sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan
1.000.000Satu juta

D. Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Gunakan kata seribu untuk bilangan 1.000.
  • Gunakan kata seratus untuk bilangan 100.
  • Gunakan kata sejuta atau satu juta untuk 1.000.000.
  • Jangan membaca angka satu per satu.

Contoh:

125.430

❌ Satu dua lima empat tiga nol

✅ Seratus dua puluh lima ribu empat ratus tiga puluh.


Contoh Soal

Soal 1

Bacalah bilangan berikut!

a. 6.540

b. 23.891

c. 105.320

d. 450.018

e. 1.000.000

Jawaban

a. Enam ribu lima ratus empat puluh.

b. Dua puluh tiga ribu delapan ratus sembilan puluh satu.

c. Seratus lima ribu tiga ratus dua puluh.

d. Empat ratus lima puluh ribu delapan belas.

e. Satu juta.


Latihan

A. Bacalah bilangan berikut!

  1. 8.765
  2. 16.420
  3. 72.915
  4. 300.018
  5. 999.999

B. Tuliskan lambang bilangannya!

  1. Tiga puluh dua ribu lima ratus enam belas = ...............
  2. Delapan ratus tujuh puluh ribu sembilan = ...............
  3. Seratus dua puluh ribu lima puluh = ...............
  4. Lima ratus enam ribu tujuh ratus delapan puluh dua = ...............
  5. Satu juta = ...............



BAHASA INDONESIA

A. Pengertian Teks Sastra Berbentuk Teks Aural

Teks sastra berbentuk teks aural adalah karya sastra yang pada awalnya disampaikan secara lisan atau didengarkan, seperti cerita rakyat, dongeng, legenda, fabel, dan hikayat. Dalam pembelajaran, teks aural dapat disajikan dalam bentuk rekaman suara, video, atau naskah yang dibacakan guru.

Melalui teks sastra, pembaca dapat memperoleh hiburan sekaligus pelajaran hidup yang disampaikan melalui tokoh, peristiwa, dan pesan cerita.


B. Unsur-Unsur Teks Sastra

1. Tema

Tema adalah gagasan pokok atau ide utama yang menjadi dasar sebuah cerita.

Contoh tema:

  • Kejujuran
  • Persahabatan
  • Kerja keras
  • Kasih sayang
  • Tanggung jawab
  • Keberanian

Cara menentukan tema:

  • Membaca atau menyimak cerita sampai selesai.
  • Menentukan permasalahan utama dalam cerita.
  • Menemukan ide yang paling sering muncul.

2. Tokoh

Tokoh adalah pelaku dalam cerita.

Tokoh dapat dibedakan menjadi:

  • Tokoh utama, yaitu tokoh yang paling banyak diceritakan.
  • Tokoh tambahan, yaitu tokoh yang membantu jalannya cerita.

Watak tokoh dapat berupa:

  • Jujur
  • Rajin
  • Baik hati
  • Sombong
  • Pemarah
  • Penolong
  • Penyabar

Watak tokoh dapat diketahui melalui:

  • Ucapan tokoh.
  • Perilaku tokoh.
  • Pikiran tokoh.
  • Penjelasan pengarang.
  • Tanggapan tokoh lain.

3. Latar

Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa.

a. Latar Tempat

Menunjukkan lokasi kejadian.

Contoh:

  • Hutan
  • Sekolah
  • Rumah
  • Sungai
  • Pasar

b. Latar Waktu

Menunjukkan kapan peristiwa berlangsung.

Contoh:

  • Pagi hari
  • Siang
  • Malam
  • Liburan
  • Musim hujan

c. Latar Suasana

Menunjukkan keadaan yang dirasakan dalam cerita.

Contoh:

  • Menegangkan
  • Sedih
  • Gembira
  • Damai
  • Haru

4. Amanat

Amanat adalah pesan atau pelajaran yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.

Contoh:

  • Jangan berbohong.
  • Rajin belajar akan membawa keberhasilan.
  • Tolong-menolong membuat pekerjaan menjadi ringan.
  • Hormatilah orang tua.

5. Nilai-Nilai dalam Cerita

Nilai adalah pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa nilai yang sering ditemukan antara lain:

a. Nilai Moral

Mengajarkan sikap yang baik.

Contoh:

  • Bersikap jujur.
  • Bertanggung jawab.
  • Menepati janji.

b. Nilai Sosial

Mengajarkan hubungan antarmanusia.

Contoh:

  • Gotong royong.
  • Tolong-menolong.
  • Menghargai orang lain.

c. Nilai Religius

Mengajarkan hubungan manusia dengan Tuhan.

Contoh:

  • Bersyukur.
  • Berdoa.
  • Berserah diri kepada Tuhan.

d. Nilai Budaya

Mengajarkan adat istiadat atau kebiasaan masyarakat.

Contoh:

  • Menghormati tradisi.
  • Melestarikan budaya daerah.

C. Contoh Teks Sastra

Semut dan Burung Merpati

Pada suatu hari, seekor semut sedang mencari makanan di tepi sungai. Tanpa sengaja semut terpeleset dan jatuh ke dalam air. Ia berusaha menyelamatkan diri, tetapi arus sungai sangat deras.

Seekor burung merpati yang sedang bertengger di atas pohon melihat kejadian itu. Burung merpati segera memetik sehelai daun dan menjatuhkannya ke sungai. Semut naik ke atas daun sehingga berhasil menyelamatkan diri.

Beberapa hari kemudian, seorang pemburu datang membawa ketapel untuk menangkap burung merpati. Semut melihat pemburu itu. Dengan cepat semut menggigit kaki pemburu hingga ia terkejut dan meleset saat melepaskan ketapelnya. Burung merpati pun terbang dengan selamat.

Sejak saat itu, semut dan burung merpati tetap saling menolong ketika membutuhkan bantuan.


D. Analisis Isi Cerita

UnsurHasil Analisis
TemaTolong-menolong dan balas budi.
TokohSemut, burung merpati, pemburu.
Watak TokohSemut: tahu berterima kasih. Burung merpati: baik hati dan penolong. Pemburu: ingin menangkap burung.
Latar TempatTepi sungai dan hutan.
Latar WaktuSiang hari.
Latar SuasanaMenegangkan kemudian membahagiakan.
AmanatBerbuat baik kepada orang lain akan membawa kebaikan pula.
Nilai MoralSaling menolong dan berterima kasih.
Nilai SosialPeduli terhadap sesama.

E. Langkah-Langkah Menganalisis Cerita

  1. Bacalah atau simak cerita dengan saksama.
  2. Tentukan tokoh-tokoh dalam cerita.
  3. Temukan peristiwa penting yang terjadi.
  4. Tentukan tema berdasarkan isi cerita.
  5. Tentukan latar tempat, waktu, dan suasana.
  6. Temukan pesan yang ingin disampaikan pengarang.
  7. Tuliskan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

F. Latihan

A. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa tema cerita Semut dan Burung Merpati?
  2. Siapa tokoh utama dalam cerita?
  3. Di mana latar tempat cerita berlangsung?
  4. Apa amanat yang dapat dipetik?
  5. Sebutkan dua nilai yang terdapat dalam cerita!

0 komentar:

Posting Komentar