Jum'at 24 Juli 2026 Penguatan karakter dan Seni Rupa

Jum'at 24 Juli 2026

Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 5A SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin. 

B. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Unsur Rupa

Unsur rupa adalah bagian dasar yang membentuk sebuah karya seni rupa. Semua karya seni tersusun dari beberapa unsur rupa.

2. Macam-Macam Unsur Rupa

a. Titik

Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana. Titik dapat menjadi awal terbentuknya garis dan gambar.

Contoh:

  • Bintang di langit.
  • Bintik-bintik pada kain batik.

b. Garis

Garis terbentuk dari kumpulan titik yang memanjang.

Macam-macam garis:

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis zig-zag
  • Garis putus-putus

Fungsi garis:

  • Membentuk gambar.
  • Memberi arah.
  • Memberi kesan gerak.

c. Bentuk

Bentuk adalah gabungan beberapa garis yang membentuk bidang.

Contoh:

  • Lingkaran
  • Persegi
  • Segitiga
  • Oval

Bentuk dapat berupa:

  • Bentuk geometris
  • Bentuk alami

d. Warna

Warna membuat karya menjadi lebih menarik.

Macam warna:

  • Warna primer (merah, kuning, biru)
  • Warna sekunder (hijau, jingga, ungu)

e. Tekstur

Tekstur adalah permukaan suatu benda yang dapat diraba atau dilihat.

Contoh:

  • Halus
  • Kasar
  • Licin
  • Berbulu

f. Ruang

Ruang adalah kesan luas atau kedalaman pada gambar.

Contoh:

  • Gambar jalan yang tampak jauh.
  • Pemandangan pegunungan.

C. Kegiatan Mengamati

Guru menunjukkan beberapa gambar, misalnya:

  • Rumah
  • Pohon
  • Sepeda
  • Pemandangan

Peserta didik mengamati gambar kemudian mengidentifikasi:

  • Titik
  • Garis
  • Bentuk
  • Warna
  • Tekstur
  • Ruang

D. Kegiatan Mengamati Objek di Sekitar

Peserta didik mengamati benda yang ada di kelas, misalnya:

  • Tas
  • Buku
  • Meja
  • Kursi
  • Botol minum

Kemudian mengisi tabel berikut.

Nama BendaTitikGarisBentukWarnaTeksturRuang
BukuAdaLurusPersegi panjangBiruHalusAda
MejaAdaLurusPersegiCokelatHalusAda

E. Latihan

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa yang dimaksud unsur rupa?
  2. Sebutkan enam unsur rupa!
  3. Apa perbedaan titik dan garis?
  4. Sebutkan contoh benda yang memiliki tekstur kasar!
  5. Mengapa warna penting dalam karya seni?

PERTEMUAN 2

A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian unsur rupa.
  2. Mengelompokkan unsur rupa berdasarkan hasil pengamatan.
  3. Menjelaskan prinsip-prinsip desain sederhana.

B. Materi Pembelajaran

Mengelompokkan Unsur Rupa

Setelah melakukan pengamatan, unsur rupa dapat dikelompokkan menjadi:

UnsurContoh
TitikBintik pada daun
GarisTepi meja
BentukBola berbentuk lingkaran
WarnaMerah, hijau, kuning
TeksturKasar, halus
RuangRuangan kelas

Prinsip-Prinsip Desain

Selain unsur rupa, karya seni juga menggunakan prinsip desain agar terlihat indah.

1. Keseimbangan

Susunan bagian gambar terlihat seimbang.

Contoh:
Pohon di kanan diimbangi rumah di kiri.


2. Irama

Pengulangan bentuk atau warna yang teratur sehingga terlihat menarik.

Contoh:
Deretan bunga.


3. Kesatuan

Semua unsur saling mendukung sehingga menjadi satu gambar yang utuh.

Contoh:
Gambar taman yang terdiri dari bunga, pohon, rumput, dan langit.


4. Penekanan

Bagian tertentu dibuat paling menarik perhatian.

Contoh:
Bunga berwarna merah di antara bunga putih.


C. Aktivitas Kelompok

Amatilah gambar yang diberikan guru.

Kemudian diskusikan:

  • Di mana letak titik?
  • Garis apa yang digunakan?
  • Bentuk apa saja yang tampak?
  • Warna apa yang dominan?
  • Bagaimana teksturnya?
  • Apakah terdapat ruang?
  • Apakah gambar sudah seimbang?
  • Bagian mana yang menjadi pusat perhatian?

D. Tugas Individu

Gambarlah pemandangan sederhana.

Kemudian beri tanda pada:

  • Titik
  • Garis
  • Bentuk
  • Warna
  • Tekstur
  • Ruang

Selanjutnya jelaskan:

  • Keseimbangan
  • Irama
  • Kesatuan
  • Penekanan

yang terdapat pada gambar.


E. Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut.

  1. Unsur rupa apa yang paling mudah kamu temukan?
  2. Unsur rupa apa yang masih sulit kamu pahami?
  3. Mengapa prinsip desain penting dalam membuat karya seni?

F. Penilaian

Penilaian Sikap

  • Aktif mengamati.
  • Bekerja sama.
  • Bertanggung jawab.

Penilaian Pengetahuan

Tes tertulis mengenai:

  • Pengertian unsur rupa.
  • Jenis-jenis unsur rupa.
  • Prinsip desain.

Penilaian Keterampilan

AspekSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
Ketepatan mengidentifikasi unsur rupa
Kerapian gambar
Kreativitas
Kemampuan menjelaskan hasil karya

Ringkasan Materi

  • Unsur rupa terdiri atas titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang. Unsur-unsur ini merupakan dasar pembentuk karya seni rupa.
  • Titik adalah unsur paling sederhana, sedangkan garis terbentuk dari rangkaian titik dan dapat membentuk bentuk atau bidang.
  • Warna memberi kesan dan keindahan, tekstur menunjukkan sifat permukaan benda, dan ruang memberikan kesan luas atau kedalaman.
  • Selain unsur rupa, karya seni juga menerapkan prinsip desain, yaitu keseimbangan, irama, kesatuan, dan penekanan, agar karya terlihat harmonis, menarik, dan memiliki fokus utama.

A. Pengertian Kesungguhan dalam Belajar

Kesungguhan dalam belajar adalah sikap melakukan proses belajar dengan penuh semangat, disiplin, tekun, dan bertanggung jawab untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Ciri-ciri siswa yang bersungguh-sungguh:

  • Datang tepat waktu.
  • Fokus saat pembelajaran berlangsung.
  • Tidak mudah menyerah ketika mengalami kesulitan.
  • Menyelesaikan tugas tepat waktu.
  • Aktif bertanya dan berdiskusi.
  • Berusaha memperbaiki kesalahan.

Manfaat kesungguhan:

  • Prestasi belajar meningkat.
  • Memahami materi lebih baik.
  • Melatih kedisiplinan.
  • Membentuk rasa tanggung jawab.
  • Menumbuhkan rasa percaya diri.

B. Pengertian Kemandirian dalam Belajar

Kemandirian belajar adalah kemampuan seseorang mengatur proses belajarnya sendiri tanpa selalu bergantung kepada orang lain.

Siswa yang mandiri mampu:

  • Menentukan target belajar.
  • Mengatur waktu belajar.
  • Mencari sumber belajar secara aktif.
  • Menyelesaikan tugas sendiri.
  • Mengevaluasi hasil belajarnya.

Ciri-ciri belajar mandiri

  • Memiliki inisiatif belajar.
  • Bertanggung jawab terhadap tugas.
  • Mampu mengambil keputusan.
  • Disiplin.
  • Percaya pada kemampuan diri.
  • Mau belajar dari kesalahan.

C. Pentingnya Kesungguhan dan Kemandirian

Di era digital, informasi sangat mudah diperoleh. Oleh karena itu, keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh guru, tetapi juga oleh kemauan dan usaha peserta didik sendiri.

Siswa yang memiliki kesungguhan dan kemandirian akan:

  • Lebih siap menghadapi ujian.
  • Mampu menyelesaikan masalah.
  • Memiliki motivasi belajar yang kuat.
  • Lebih mudah mencapai cita-cita.

D. Contoh Perilaku

Perilaku yang menunjukkan kesungguhan

  • Belajar sesuai jadwal.
  • Mencatat materi penting.
  • Mengulang pelajaran di rumah.
  • Bertanya jika belum paham.
  • Mengurangi penggunaan gawai saat belajar.

Perilaku yang menunjukkan kemandirian

  • Mengerjakan tugas tanpa menyontek.
  • Mencari referensi tambahan.
  • Membuat rangkuman sendiri.
  • Mengatur target belajar mingguan.
  • Mengevaluasi hasil belajar secara berkala.

E. Hambatan dalam Belajar

Beberapa hambatan yang sering muncul:

  • Malas.
  • Menunda pekerjaan.
  • Terlalu banyak bermain media sosial atau gim.
  • Kurang percaya diri.
  • Tidak memiliki tujuan belajar.

Cara Mengatasinya

  • Membuat jadwal belajar.
  • Menentukan target harian.
  • Belajar sedikit demi sedikit tetapi konsisten.
  • Memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah mencapai target.
  • Meminta bantuan guru atau teman jika mengalami kesulitan.

F. Refleksi Diri

Jawablah pertanyaan berikut secara jujur.

  1. Apakah saya belajar setiap hari?
  2. Apakah saya mengerjakan tugas sendiri?
  3. Apakah saya mudah menyerah saat menemui soal sulit?
  4. Apa kebiasaan yang harus saya ubah agar lebih mandiri?
  5. Target belajar apa yang ingin saya capai minggu ini?

G. Aktivitas Pembelajaran

Diskusi Kelompok

Diskusikan kasus berikut.

Kasus

Andi lebih sering bermain gim daripada belajar. Ketika ada tugas, ia menunggu jawaban dari teman. Nilainya mulai menurun, tetapi ia merasa tidak memiliki waktu untuk belajar.

Pertanyaan

  1. Sikap apa yang belum dimiliki Andi?
  2. Apa dampaknya?
  3. Apa solusi yang dapat dilakukan Andi?
  4. Apa yang akan kalian lakukan jika menjadi Andi?

H. Komitmen Pribadi

Tuliskan komitmen yang akan dilakukan selama satu minggu.

Contoh:

Saya berkomitmen untuk:

  • Belajar minimal 30 menit setiap hari.
  • Mengerjakan tugas tanpa menyontek.
  • Mengurangi bermain media sosial saat waktu belajar.
  • Bertanya kepada guru jika ada materi yang belum dipahami.

0 komentar:

Posting Komentar