Selasa, 6 Januari 2026
Assalamualaikum Ananda Shaleh dan Shaleha kelas 6B SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung. Ibu guru berharap ananda semua dalam keadaan sehat Wal'afiat, dan Terus belajar dengan Semangat.........Jadikan setiap hari kesempatan untuk berkembang, dan jangan pernah berhenti menggali ilmu......Dan juga Jadilah Pribadi yang Pantang menyerah Nak, Jadikan kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir, dan terus berusaha mencapai impian besar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dalam kalian Berproses Aamiin Yaa Robbalalamin.
Berikut Materi yang akan kita pelajari hari ini
B. Pengantar Materi
Bangun ruang adalah bangun yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi sehingga mempunyai volume. Dua contoh bangun ruang yang sering kita temui adalah kubus dan balok.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
Kubus: dadu, rubik
Balok: kotak sepatu, buku, batu bata
C. Ciri-ciri Kubus dan Balok
1. Kubus
Memiliki 6 sisi berbentuk persegi
Memiliki 12 rusuk yang sama panjang
Memiliki 8 titik sudut
2. Balok
Memiliki 6 sisi berbentuk persegi panjang
Memiliki 12 rusuk (3 pasang rusuk sama panjang)
Memiliki 8 titik sudut
D. Mengonstruksi Kubus dan Balok
Mengonstruksi berarti membuat atau merangkai suatu bangun.
Alat dan Bahan:
Kertas karton / kertas manila
Penggaris
Pensil
Gunting
Lem atau selotip
Langkah-langkah:
Buat jaring-jaring kubus atau balok di atas karton.
Gunting sesuai pola jaring-jaring.
Lipat pada bagian rusuk.
Rekatkan hingga membentuk kubus atau balok.
Amati dan sebutkan jumlah sisi, rusuk, dan titik sudutnya.
Pertanyaan Refleksi:
Apa perbedaan utama kubus dan balok?
Kesulitan apa yang kamu temui saat membuat bangun ruang?
G. Penutup
Dengan mengonstruksi kubus dan balok, murid dapat memahami bangun ruang tidak hanya secara teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung.
Video Pembelajaran:
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Matematika Kelas 6 - Bab 3: Kubus dan Balok
Nama: __________________________
Kelas: __________________________
Tanggal: __________________________
A. Topik 1: Mengonstruksi dan Mengurai Bangun Ruang
Tujuan Pembelajaran:
● Menentukan hasil mengonstruksi bangun ruang dari kubus atau balok.
● Menentukan jumlah kubus atau balok penyusun dari sebuah bangun ruang gabungan.
Aktivitas 1: Tantangan Arsitek Cilik
Kamu adalah seorang arsitek. Tugasmu adalah membuat berbagai model bangunan menggunakan 4 kubus satuan yang identik.
1. Ayo Membangun!
○ Ambillah 4 buah kubus satuan.
○ Susunlah kubus-kubus tersebut untuk membuat sebuah model bangunan. Ingat, setiap kubus harus menempel dengan kubus lain minimal pada satu sisi penuh (bukan hanya di ujung atau sudutnya).
○ Gambarlah model bangunan yang berhasil kamu buat pada kertas isometrik atau buku berpetak.
○ Sekarang, coba bongkar dan susun kembali dengan cara yang berbeda. Ada berapa banyak model bangunan berbeda yang bisa kamu buat dari 4 kubus? (Model yang sama jika hanya diputar tidak dihitung sebagai model yang berbeda).
2. Menganalisis Karyamu:
○ Dari semua model yang kamu buat, model mana yang paling tinggi? Berapa tinggi model tersebut (dalam satuan kubus)?
○ Model mana yang membutuhkan "lantai" atau alas paling luas? Berapa luas alasnya (dalam satuan kubus)?
3. Kesimpulanmu:
Apakah jumlah kubus yang sama selalu menghasilkan bentuk bangunan yang sama? Jelaskan jawabanmu.
Aktivitas 2: Detektif Bangunan
Seorang arsitek meninggalkan beberapa gambar model bangunan, tetapi ia lupa menuliskan berapa banyak kubus yang ia gunakan. Jadilah detektif dan cari tahu jumlahnya!
1. Menghitung Kubus yang Terlihat dan Tersembunyi:
○ Perhatikan gambar sebuah bangunan yang terdiri dari tumpukan kubus (guru akan menunjukkan gambarnya atau lihat pada buku siswa).
○ Hitunglah dulu semua kubus yang bisa kamu lihat dengan jelas. Jumlahnya: _______ kubus.
○ Sekarang, pikirkan kubus yang tersembunyi. Ingat, sebuah kubus di lantai atas pasti ditopang oleh kubus di bawahnya. Ada berapa kubus yang tidak terlihat dari gambar? Jumlahnya: _______ kubus.
2. Menemukan Total Kubus:
○ Jumlahkan kubus yang terlihat dan yang tersembunyi.
○ Total kubus yang menyusun bangunan tersebut adalah: _______ kubus.
3. Latihan Berpikir Kritis:
Jika sebuah bangunan memiliki kubus di lantai 3, berapa minimal jumlah kubus yang menyusun tumpukan di bawahnya (di lantai 1 dan 2)? Jelaskan
.gif)

0 komentar:
Posting Komentar